Prabowo dan Abraham Samad Bahas Reformasi Penegakan Hukum dalam Pertemuan di Kertanegara

- Jurnalis

Senin, 2 Februari 2026 - 13:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, allnatsar.id — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menggelar pertemuan tertutup selama sekitar lima jam dengan sejumlah tokoh Nasional di kediamannya di Jalan Kertanegara, Jakarta, Kamis (30/1). Salah satu tokoh yang hadir adalah mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah isu strategis dibahas, mulai dari pemberantasan korupsi, reformasi kepolisian, hingga pengelolaan sumber daya alam (SDA). Abraham Samad menyebut diskusi berlangsung terbuka dan mendalam, dengan penekanan pada komitmen Presiden terhadap penegakan hukum yang tegas dan berkeadilan.

Menurut Abraham Samad, Presiden Prabowo menegaskan sikapnya untuk tidak berkompromi terhadap praktik perampokan SDA dan dominasi oligarki yang merugikan negara. Presiden, kata Samad, menyatakan komitmennya untuk mengejar siapa pun yang terbukti merugikan kepentingan nasional, tanpa memandang latar belakang atau kekuatan ekonomi.

“Presiden menegaskan bahwa tidak boleh ada negosiasi bagi pihak-pihak yang merampok kekayaan Negara. Penegakan hukum harus berjalan tanpa pandang bulu,” ujar Abraham Samad.

Salah satu topik utama yang mengemuka adalah kondisi KPK pascarevisi Undang-Undang KPK tahun 2019. Samad secara langsung menyampaikan pandangannya kepada Presiden bahwa revisi tersebut telah melemahkan independensi KPK dan berdampak serius pada efektivitas pemberantasan korupsi.

Baca Juga :  Wali Kota dan Wawali Makassar Ikut Konferensi Infrastruktur Internasional 2025 di Jakarta, Dibuka Oleh Presiden Prabowo

Ia mendorong agar pemerintah mempertimbangkan pemulihan independensi KPK, termasuk melalui perubahan regulasi dan perbaikan mekanisme rekrutmen pimpinan agar lebih transparan dan partisipatif.

Selain itu, para tokoh yang hadir juga sepakat bahwa reformasi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) merupakan agenda mendesak. Reformasi dinilai perlu dilakukan secara menyeluruh untuk memperkuat profesionalisme dan kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

Dalam bidang politik luar Negeri, Prabowo turut menyinggung posisi Indonesia terkait keikutsertaan dalam Board of Peace, sebuah forum internasional yang diinisiasi mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Presiden menegaskan bahwa keikutsertaan Indonesia tidak bersifat mengikat dan akan dievaluasi jika dinilai bertentangan dengan kepentingan nasional, khususnya terkait isu Palestina dan Gaza.

Baca Juga :  Enam Talenta Siswa Makassar Tembus FLS3N Nasional, Wali Kota Siapkan Beasiswa sebagai Apresiasi

Pertemuan tersebut juga menyoroti pentingnya penyelamatan dan pengelolaan SDA sebagai sumber utama peningkatan pendapatan negara. Presiden disebut menaruh perhatian besar pada kebocoran penerimaan negara akibat praktik korupsi dan tata kelola yang lemah di sektor SDA.

Abraham Samad menilai pertemuan ini sebagai sinyal penting bagi arah kebijakan pemerintahan ke depan. Namun, ia menegaskan bahwa komitmen tersebut perlu dibuktikan melalui langkah konkret, terutama dalam memperkuat kembali lembaga pemberantasan korupsi dan reformasi penegakan hukum secara konsisten.

Berita Terkait

Tak Ingin Masyarakat Jadi Korban, Appi Desak Pertamina dan Pengelola SPBU Atur Jadwal Antrean Bus dan Truk
Munafri Bawa Makassar Raih Apresiasi Nasional, Sekolah Pulau Direvitalisasi, Tunjangan Guru Diperkuat
Wakapolres Instruksikan Tindak Tegas APMS Nakal
Kunjungi KBRI Tokyo, Aliyah Mustika Ilham Bahas Penguatan Kerja Sama Makassar–Jepang
MTQ VIII Korpri Nasional Resmi Ditutup, Kepala BKN Sebut Makassar Sukses Jadi Penyelenggara
Tampil di TV Nasional, Appi Ungkap MCH Jadi Etalase Bakat dan Potensi Anak Muda Makassar
Pemkot Makassar Perkuat Sarana Persampahan, Armada Ditambah dan Mesin Pengolah Sampah
MTQ VIII KORPRI Nasional Resmi Dibuka Menang RI, Appi: Ribuan Tamu Jadi Mesin Penggerak Ekonomi
Berita ini 168 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 15:50 WIB

Tak Ingin Masyarakat Jadi Korban, Appi Desak Pertamina dan Pengelola SPBU Atur Jadwal Antrean Bus dan Truk

Kamis, 10 September 2026 - 15:53 WIB

Munafri Bawa Makassar Raih Apresiasi Nasional, Sekolah Pulau Direvitalisasi, Tunjangan Guru Diperkuat

Rabu, 9 September 2026 - 15:02 WIB

Wakapolres Instruksikan Tindak Tegas APMS Nakal

Kamis, 3 September 2026 - 09:34 WIB

Kunjungi KBRI Tokyo, Aliyah Mustika Ilham Bahas Penguatan Kerja Sama Makassar–Jepang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:23 WIB

MTQ VIII Korpri Nasional Resmi Ditutup, Kepala BKN Sebut Makassar Sukses Jadi Penyelenggara

Berita Terbaru