Makassar, allnatsar.id — Tim Nasional Belanda sukses mengamankan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia dengan status mentereng sebagai juara Grup F. Kepastian ini diraih setelah skuad De Oranje menumbangkan perlawanan sengit Tunisia dengan skor 3-1 dalam laga pamungkas fase grup yang digelar di Kansas City Stadium, Kamis (25/6/2026) waktu setempat.
Kemenangan ini tidak hanya mengantarkan tim asuhan pelatih Belanda ke fase gugur, tetapi juga menorehkan tinta emas dalam sejarah sepak bola mereka. Untuk pertama kalinya dalam 58 pertandingan yang telah mereka lakoni di sepanjang sejarah Piala Dunia, Belanda mampu mencetak dua gol dalam tujuh menit pertama pertandingan.
Belanda langsung menggebrak sejak peluit pertama dibunyikan. Laga baru berjalan tiga menit, tekanan bertubi-tubi dari lini serang Belanda memaksa gelandang Tunisia, Ellyes Skhiri, melakukan kesalahan fatal. Halauan bolanya justru bersarang ke gawang sendiri, mengubah papan skor menjadi 1-0 untuk keunggulan Belanda.
Belum sempat Tunisia bernapas dan menata kembali organisasi pertahanan mereka, gempuran kilat Belanda kembali membuahkan hasil. Pada menit ke-7, striker muda berbakat Brian Brobbey sukses menggandakan keunggulan menjadi 2-0 setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang Tunisia. Start horor bagi Tunisia ini sekaligus menjadi catatan sejarah baru bagi efisiensi lini depan De Oranje.
Memasuki babak kedua, Tunisia mencoba bangkit dan bermain lebih terbuka. Usaha keras wakil Afrika ini membuahkan hasil pada menit ke-54 melalui aksi gemilang Mastouri yang berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1. Gol tersebut sempat membakar semangat para pemain Tunisia untuk menyamakan kedudukan.
Namun, mentalitas juara Belanda berbicara. Alih-alih tertekan, Belanda justru berhasil mengunci kemenangan pada menit ke-62. Memanfaatkan situasi bola mati, bek tangguh Jan Paul van Hecke maju membantu serangan dan melepaskan sundulan akurat yang tak mampu dihalau kiper Tunisia. Skor 3-1 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.
Dengan hasil ini, Belanda kokoh di puncak klasemen Grup F dan dipastikan melaju ke babak 32 besar. Lawan berat sudah menanti mereka di fase gugur, di mana De Oranje dijadwalkan akan menantang kekuatan Maroko. Pertandingan hidup-mati tersebut akan digelar di Monterrey pada tanggal 29 Juni mendatang.
Kombinasi antara rekor sejarah yang pecah, ketajaman lini depan, dan solidnya pertahanan menjadi modal berharga bagi Belanda untuk terus melangkah jauh dalam turnamen sepak bola terakbar di dunia ini.









