TP PKK Kota Makassar Bekali UMKM dengan Literasi Keuangan dan Digital

- Jurnalis

Sabtu, 14 Juni 2025 - 16:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta sosialisasi Kampung Mandiri yang terdiri dari pelaku UMKM binaan TP PKK Kota Makassar berfoto bersama usai mengikuti edukasi literasi keuangan dan digital di Baruga Rumah Jabatan Wali Kota, Jumat (13/6/2025).

Peserta sosialisasi Kampung Mandiri yang terdiri dari pelaku UMKM binaan TP PKK Kota Makassar berfoto bersama usai mengikuti edukasi literasi keuangan dan digital di Baruga Rumah Jabatan Wali Kota, Jumat (13/6/2025).

MAKASSAR, allnatsar.id — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Makassar memberikan edukasi literasi keuangan kepada ratusan pelaku UMKM binaan dalam kegiatan Sosialisasi Kampung Mandiri, di Baruga Rumah Jabatan Wali Kota, Jumat (13/6/2025).

Kegiatan ini merupakan hari terakhir dari sosialisasi Kampung Mandiri selama empat hari yang diikuti para pelaku UMKM binaan TP PKK Kota Makassar.

Ketua Pokja II TP PKK Kota Makassar, Andi Indrawaty, mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas pelaku UMKM, khususnya dalam pengelolaan keuangan dan pemanfaatan teknologi digital.

“Kemampuan dalam mengelola keuangan dan memahami literasi digital sangat penting dimiliki pelaku UMKM. Ini bukan sekadar pelengkap, tapi menjadi fondasi utama untuk menopang pertumbuhan usaha secara berkelanjutan dan mandiri,” ujarnya

Ia menyampaikan Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, sangat mendorong adanya pembekalan yang menyeluruh bagi pelaku UMKM agar bisa mandiri dan naik kelas. L

“Bu Melinda ingin para pelaku UMKM tidak hanya mampu memproduksi, tetapi juga paham mengelola usaha, baik dari sisi keuangan maupun pemasaran digital,” ujarnya.

Baca Juga :  Makassar Jadi Magnet Investasi di Kawasan Timur Indonesia

Untuk itu, Ia berharap agar seluruh materi dan bekal yang telah diberikan dapat diterapkan dalam kegiatan usaha sehari-hari. Ia mendorong agar peserta turut membagikan ilmu dan pengalaman kepada pelaku UMKM lain yang belum sempat ikut dalam pelatihan ini.

Sesi materi pertama disampaikan oleh Anwardin, perwakilan Bank Indonesia Cabang Sulawesi Selatan. Ia membawakan materi tentang pentingnya laporan keuangan bagi pelaku UMKM. Anwardin menjelaskan pencatatan keuangan adalah fondasi dalam mengembangkan usaha.

“Laporan keuangan dapat membantu pelaku usaha memisahkan keuangan pribadi dan bisnis, mengetahui kekayaan usaha, serta menghitung keuntungan dan kerugian. Selain itu, laporan keuangan juga bermanfaat untuk mengevaluasi kinerja dan merencanakan ekspansi usaha,” jelasnya.

Anwardin menambahkan laporan keuangan juga menjadi syarat penting saat pelaku UMKM ingin mengajukan kredit ke lembaga keuangan, menjalin kemitraan bisnis, hingga pengurusan izin usaha.

“Pencatatan keuangan bukan beban, tapi investasi masa depan. Mulailah sekarang, sekecil apa pun usaha kita, biasakan disiplin dan konsisten,” ajaknya kepada peserta.

Baca Juga :  Wali Kota Munafri: Makassar Half Marathon, Tingkatkan Okupansi Hotel dan Berdayakan UMKM di Makassar

Sementara itu, pemateri kedua Nada Madarmuha dari Program Digital Entrepreneurship Academy membawakan materi tentang pentingnya literasi digital dalam pengembangan usaha. Ia menekankan bahwa melek digital adalah keharusan di era sekarang.

Nada menjelaskan bagaimana pelaku UMKM dapat memanfaatkan platform digital untuk pemasaran dan pembayaran.

“Ayo mulai memanfaatkan berbagai teknologi, seperti aplikasi akuntansi digital untuk pencatatan keuangan, platform ChatGPT untuk membantu komunikasi dan ide konten, hingga media sosial sebagai sarana membangun branding dan meningkatkan penjualan,” ujarnya.

Ia juga mengedukasi peserta tentang pentingnya keamanan digital agar usaha tidak rentan terhadap penipuan atau kebocoran data.

Dengan kombinasi literasi keuangan dan digital, TP PKK Kota Makassar berharap UMKM binaan dapat menjadi bagian dari penggerak ekonomi lokal yang tangguh, inovatif, dan mandiri.

Selain menerima materi, para peserta juga membawa produk unggulan mereka untuk dipasarkan dan diperkenalkan sesama pelauk UMKM.

Berita Terkait

Setelah 20 Tahun: Lapak PKL di Sultan Alauddin Akhirnya Ditata, Pemkot Siapkan Solusi Representatif
Perkuat Sinergi Pusat–Daerah, Wali Kota Munafri Temui Dirjen Bina Keuangan Kemendagri
Wali Kota Munafri Temui Ditjen Otda Kemendagri, Perkuat Sinergi Pemerintahan Pusat dan Daerah
Wali Kota Munafri Siapkan Langkah Konkret, Hidupkan Kembali Terminal Kota
Bertemu Walikota Makassar, KPU Bahas Sinergi Program Pemutakhiran Data dan Pendidikan Pemilih
Kurangi Sampah ke TPA, KLH Apresiasi Aktivasi Bank Sampah dan TPS 3R di Makassar
BPC HIPMI Luwu Timur Nyatakan Dukungan Penuh Terhadap Pembentukan Provinsi Luwu Raya!
Evakuasi Berlanjut, Tim SAR Gabungan Temukan Barang Korban dan Puing Pesawat ATR 42-500
Berita ini 14 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 03:51 WIB

Setelah 20 Tahun: Lapak PKL di Sultan Alauddin Akhirnya Ditata, Pemkot Siapkan Solusi Representatif

Kamis, 29 Januari 2026 - 03:42 WIB

Perkuat Sinergi Pusat–Daerah, Wali Kota Munafri Temui Dirjen Bina Keuangan Kemendagri

Selasa, 27 Januari 2026 - 18:15 WIB

Wali Kota Munafri Temui Ditjen Otda Kemendagri, Perkuat Sinergi Pemerintahan Pusat dan Daerah

Sabtu, 24 Januari 2026 - 09:07 WIB

Wali Kota Munafri Siapkan Langkah Konkret, Hidupkan Kembali Terminal Kota

Jumat, 23 Januari 2026 - 06:48 WIB

Bertemu Walikota Makassar, KPU Bahas Sinergi Program Pemutakhiran Data dan Pendidikan Pemilih

Berita Terbaru