Wali Kota Munafri Resmikan Dapur MBG SPPG di Biringkanaya, Peningkatan Gizi dan Ekonomi Masyarakat

- Jurnalis

Minggu, 11 Januari 2026 - 07:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Walikota Makassar Munafri Arifuddin

Foto: Walikota Makassar Munafri Arifuddin

Makassar, allnatsar,id – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meresmikan dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berlokasi di Biringkanaya III, Kelurahan Sudiang Raya, Kecamatan Biringkanaya, Sabtu (10/1/2026).

Dalam sambutannya, Munafri Arifuddin menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas hadirnya SPPG di kawasan tersebut. Ia mengaku lokasi ini memiliki kenangan tersendiri, karena pernah menjadi tempat pelaksanaan kampanye besar sebelumnya.

“Keberadaan SPPG MBG ini, tentu menjadi hal yang sangat menggembirakan. Hari ini, kita kembali hadir dengan tujuan yang jauh lebih mulia, yakni memastikan pemenuhan gizi bagi anak-anak kita,” ujar Munafri.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Makassar yang akrab disapa Appi ini juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Syamsudin Raga beserta keluarga dan seluruh mitra yang telah berkontribusi membangun dan menghadirkan SPPG di wilayah Biringkanaya.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Syamsudin Raga dan keluarga, serta seluruh mitra yang telah membangun SPPG ini. Ini adalah bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat,” ungkapnya.

Munafri berharap, kehadiran SPPG ini dapat memperluas jangkauan program Makan Bergizi Gratis sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa di Kota Makassar.

“Insya Allah, SPPG ini akan memberikan manfaat yang luas, bukan hanya bagi penerima manfaat, tetapi juga bagi masyarakat yang terlibat langsung sebagai pekerja, pegawai, maupun pihak-pihak yang menjadi pemasok bahan pangan,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa operasional SPPG harus berjalan sesuai dengan aturan dan standar yang telah ditetapkan pemerintah, terutama terkait standar higienitas, kesehatan, dan keamanan pangan.

Baca Juga :  Berbagi Inspiratif di Kalla Youth Fest, Munafri: Hidup Sehat dari Kebiasaan, Bukan Ikut Tren

Yang paling penting adalah bagaimana SPPG ini dapat berjalan secara operasional dengan baik dan mengikuti seluruh aturan yang ada.

“Standarisasi higienis dan kesehatan harus benar-benar dijalankan agar kualitas makanan yang disalurkan tetap terjaga,” imbuh Appi.

Orang nomor satu Kota Makassar ini, berharap program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan optimal, tepat sasaran, serta memberikan dampak berkelanjutan bagi peningkatan kualitas kesehatan, gizi, dan kesejahteraan masyarakat.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kehadiran SPPG merupakan bagian dari implementasi program prioritas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam upaya peningkatan gizi anak-anak Indonesia.

Baca Juga :  DLH Jeneponto Beri Ultimatum Yayasan Terkait Pengelolaan IPAL di Lokasi MBG

“Dengan hadirnya SPPG ini, kita bersama-sama menjalankan program utama Bapak Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto,” tuturnya.

“Harapan kita, makanan bergizi ini benar-benar sampai ke sasaran, khususnya kepada anak-anak kita, sehingga peningkatan gizi dapat berjalan dengan baik,” sambung mantan Bos PSM itu.

Selain berdampak pada peningkatan kesehatan dan gizi, Munafri juga menilai SPPG membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Appi menyebut, dalam satu hari, SPPG dapat memproduksi hingga 1.000 bahkan lebih dari 1.000 paket makanan.

Tentu ini membutuhkan pasokan bahan pangan dalam jumlah besar, seperti telur, daging, ikan, dan bahan lainnya.

“Ini adalah peluang bagi masyarakat sekitar untuk ikut terlibat, baik sebagai pemasok bahan pangan maupun sebagai tenaga kerja di SPPG ini,” jelasnya.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam rantai pasok SPPG dapat menjadi sumber penghasilan tambahan sekaligus memperkuat ekonomi lokal.

Bagi masyarakat yang belum bisa menjadi pemasok, masih ada peluang untuk bekerja sebagai pegawai atau pekerja di tempat ini.

“Semua bisa terlibat untuk bersama-sama membantu menyalurkan makanan bergizi bagi anak-anak kita,” pungkas Munafri.

Berita Terkait

Aliyah Mustika Ilham Tegaskan Komitmen Pemkot Makassar Perkuat Penanggulangan HIV, TBC dan Malaria
Perkuat Layanan Kesehatan, Bupati Jeneponto Resmikan Cathlab di RSUD Lanto Dg Pasewang
103 Ribu Pekerja Rentan Makassar Terlindungi, Direktur Pelayanan BPJS: Kebijakan Appi Kami Apresiasi
Pemkab Jeneponto Perkuat Sinergi Lintas Sektor dalam Percepatan Penanganan Stunting
Perkuat Tata Kelola BLUD Bagi Kapus, Appi: Jangan Takut Ambil Keputusan, Perlu Pahami Aturan
Fakta Terbaru: MHM 2026 Mei Lalu, Dongkrak Ekonomi, Perputaran Uang Tembus Rp52,3 Miliar
Pj Sekda Jeneponto Pimpin Rapat Optimalisasi Kepesertaan JKN dan Iuran Program KP Desa Bersama BPJS Kesehatan
Tingkatkan Kualitas Hidup, OLY Life Hadirkan Terapi Kesehatan Gratis bagi Warga Pangkep
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 17:32 WIB

Aliyah Mustika Ilham Tegaskan Komitmen Pemkot Makassar Perkuat Penanggulangan HIV, TBC dan Malaria

Selasa, 8 September 2026 - 16:41 WIB

Perkuat Layanan Kesehatan, Bupati Jeneponto Resmikan Cathlab di RSUD Lanto Dg Pasewang

Sabtu, 5 September 2026 - 14:11 WIB

103 Ribu Pekerja Rentan Makassar Terlindungi, Direktur Pelayanan BPJS: Kebijakan Appi Kami Apresiasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Pemkab Jeneponto Perkuat Sinergi Lintas Sektor dalam Percepatan Penanganan Stunting

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:30 WIB

Perkuat Tata Kelola BLUD Bagi Kapus, Appi: Jangan Takut Ambil Keputusan, Perlu Pahami Aturan

Berita Terbaru