Munafri: Kerukunan Antar Umat Beragama Jadi Fondasi Stabilitas dan Pertumbuhan Kota

- Jurnalis

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, allnatsar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa kerukunan antarumat beragama merupakan fondasi penting dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan dan kesejahteraan masyarakat di Kota Makassar.

Hal itu disampaikan wali kota yang akrab disapa Appi ini saat menghadiri pengukuhan pengurus Forum Kemanusiaan Lintas Agama (FKLA) Sulawesi Selatan di Makassar, di Aula Keuskupan Agung, Jumat (31/7/2026).

Appi menyampaikan apresiasi atas terbentuknya FKLA Sulsel yang dinilai memiliki peran strategis dalam memperkuat nilai kemanusiaan dan toleransi di tengah keberagaman masyarakat.

Ia meminta forum tersebut tidak boleh hanya bergerak ketika terjadi bencana, tetapi harus menjadi kekuatan bersama dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis.

“Ini adalah kesempatan yang sangat baik untuk saling bertemu dan merawat keberagaman yang telah kita bangun selama ini. Kota ini tidak menyediakan tempat untuk satu agama saja, tetapi menyediakan seluruh sudut kotanya untuk keberagaman seluruh masyarakat bisa hidup dan tumbuh bersama-sama,” ujarnya.

Ia menyebut, perjalanan Kota Makassar sebagai kota metropolitan tidak terlepas dari berbagai dinamika sosial. Namun, keberagaman tersebut justru menjadi kekuatan yang harus dirawat bersama.

Baca Juga :  Aliyah Mustika Ilham Dorong sinergi dengan Komunitas untuk Wujudkan Kota yang Inklusif dan Berkelanjutan

Appi menyampaikan penghargaan Harmony Award yang diterima Kota Makassar pada 2024 merupakan salah satu bentuk apresiasi atas kerja bersama dalam menjaga kerukunan.

Ia menilai kehadiran FKLA dapat memperluas semangat kemanusiaan tanpa sekat agama maupun kelompok. Ia mencontohkan, dalam situasi bencana, bantuan kepada masyarakat tidak pernah dibatasi oleh latar belakang agama.

“Saya pemeluk agama Islam. Saya tidak akan membantu hanya kepada saudara-saudara muslim yang membutuhkan bantuan saya. Ada juga saudara-saudara lain dari agama lain yang bisa menerima apa yang bisa saya bantu. Demikian pula sebaliknya,” tegasnya.

Appi menggaris bawahi, kerukunan bukan hanya persoalan kehidupan sosial, tetapi berkaitan langsung dengan keberlangsungan pembangunan kota.

Stabilitas sosial dan keamanan, kata dia, menjadi salah satu faktor penting yang membuat masyarakat nyaman dan investor tertarik datang ke Makassar. Kehadiran investasi kemudian akan mendorong perputaran ekonomi dan bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Meneladani Rasulullah, PMII dan Pemkot Makassar Perkuat Kolaborasi Jaga Kota

“Kalau setiap hari ada konflik horizontal, konflik keagamaan, orang tidak akan mau datang. Maka dari itu, baseline, dasar dari segalanya adalah kerukunan antarumat beragama yang harus kita jaga dengan baik,” jelasnya.

Appi berharap kepengurusan FKLA yang telah dikukuhkan dapat segera diterjemahkan menjadi aksi nyata. Ia mengingatkan masih banyak persoalan sosial di Kota Makassar yang membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, termasuk dalam memastikan akses pendidikan bagi anak-anak.

Ia mengajak sekolah-sekolah swasta milik berbagai kelompok dan organisasi keagamaan untuk ikut membantu menampung peserta didik yang belum tertampung di sekolah negeri, dengan proses pembelajarannya mendapat dukungan Pemerintah Kota Makassar melalui APBD.

Selain pendidikan, Appi juga mengajak para tokoh lintas agama menjadi bagian penting dalam menyukseskan program pengelolaan sampah di Kota Makassar. Menurutnya, tokoh agama memiliki posisi strategis untuk menyampaikan pesan perubahan kepada masyarakat.

Ia berharap sinergi antara pemerintah, tokoh agama, organisasi lintas agama dan komunitas kemanusiaan terus diperkuat untuk menghadirkan kota yang aman, inklusif dan harmonis.

Berita Terkait

Milad ke-60 KAHMI, Wali Kota Appi Buka Ruang Kritik dan Gagasan untuk Pembangunan Makassar
Di Hadapan Praja Muda IPDN, Appi Paparkan Sapta MULIA: Makassar Harus Jadi Ruang Tamu Indonesia
Apron Terpasang, Bumbu Diracik, Munafri Sabet Juara I Lomba Masak Nasi Goreng Antar Kepala Daerah
Dulu Penertiban, Kini Pemberdayaan: Appi Hidupkan Ekonomi Rakyat Lewat CFD
Pappaseng Jadi Roh Logo HUT ke-419 Makassar, Appi: Budaya Lokal Warisan Leluhur Harus Dijaga
Tak Lagi Paksa Penumpang Masuk, Terminal Makassar Siapkan Strategi Baru Hidupkan Terminal Daya
Tancap Gas Menuju Pelantikan, DPP Kepmi Bone di Bawah Kepemimpinan Khaidir Siap Bersinergi dan Kawal Kemajuan Bone
Wali Kota Makassar Arahkan Perayaan HUT Kota ke-419 Dikemas Berdampak Bagi Warga
Berita ini 103 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Milad ke-60 KAHMI, Wali Kota Appi Buka Ruang Kritik dan Gagasan untuk Pembangunan Makassar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:19 WIB

Di Hadapan Praja Muda IPDN, Appi Paparkan Sapta MULIA: Makassar Harus Jadi Ruang Tamu Indonesia

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Apron Terpasang, Bumbu Diracik, Munafri Sabet Juara I Lomba Masak Nasi Goreng Antar Kepala Daerah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Dulu Penertiban, Kini Pemberdayaan: Appi Hidupkan Ekonomi Rakyat Lewat CFD

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Pappaseng Jadi Roh Logo HUT ke-419 Makassar, Appi: Budaya Lokal Warisan Leluhur Harus Dijaga

Berita Terbaru