Pemkot Makassar Canangkan Gerakan “Jumat Bersih” Serentak

- Jurnalis

Senin, 30 Juni 2025 - 00:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Makassar bersama warga saat edukasi pemilahan sampah pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025 di Car Free Day.

Wali Kota Makassar bersama warga saat edukasi pemilahan sampah pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025 di Car Free Day.

Makassar, allnatsar.id — Pemerintah Kota Makassar memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025 dengan langkah konkret untuk menciptakan perubahan perilaku masyarakat dan tata kelola persampahan yang lebih modern.

Puncak acara berlangsung di kawasan Car Free Day Jalan Jenderal Sudirman, Minggu (29/6/2025), dengan tema “Hentikan Polusi Plastik”.

Menindaklanjuti momentum Hari Lingkungan Hidup Nasional 2025, Pemkot Makassar secara resmi mencanangkan gerakan “Jumat Bersih” serentak.

Program ini menjadi salah satu dari inisiatif strategis yang digulirkan sebagai wujud komitmen Pemerintah Kota dalam meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya kebersihan lingkungan.

Gerakan ini bukan sekadar ritual simbolis. Lewat kerja bakti rutin, seperti mengambil sampah di sekitar kanal, menata kembali kawasan pasar, dan menggerakkan semangat partisipasi warga setiap Jumat, Pemkot berharap “Jumat Bersih” menjadi pintu gerbang perubahan budaya menuju Makassar yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Pada kesempatan ini, Pemerintah Kota Makassar resmi mencanangkan gerakan Jumat Bersih yang akan dimulai pada Jumat mendatang. Melalui program ini, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), perangkat RT/RW, kelurahan, serta kecamatan diwajibkan turun langsung membersihkan lingkungan sekitar secara rutin.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan, gerakan ini merupakan bagian dari upaya menciptakan kebiasaan baru dalam menjaga kebersihan kota.

“Jumat Bersih ini bukan hanya seremoni. Semua elemen harus bergerak bersama-sama, rutin setiap minggu, membersihkan wilayahnya,” ujar Munafri.

Baca Juga :  Pemkot Makassar Gandeng PKS, Fokus pada Sampah hingga Pendidikan

Ia berharap kegiatan ini bisa memupuk kepedulian kolektif, sekaligus menjadi budaya bersih yang konsisten, bukan sekadar kegiatan sesaat.

“Kalau kebiasaan bersih sudah tumbuh, kita tidak perlu tunggu ada lomba atau acara besar untuk bergerak,” tambahnya.

Acara ini dihadiri Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Ketua TP PKK Melinda Aksa Mahmud, jajaran kepala SKPD, perwakilan BUMD, hingga komunitas pemerhati lingkungan.

Pemkot Makassar juga akan menyiapkan mekanisme pemantauan dan evaluasi, termasuk pemberian penghargaan bagi lingkungan RT-RW yang paling aktif menjaga kebersihan.

Gerakan Jumat Bersih menjadi salah satu rangkaian langkah Pemkot dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025.

Bebas sampah plastik, kebijakan larangan penggunaan plastik sekali pakai di lingkup perkantoran pemerintah.

Munafri menekankan bahwa pengurangan plastik harus didukung regulasi yang kuat agar tidak hanya berhenti sebagai slogan.

“Ini bukan hanya momen seremonial. Kita ingin membangun budaya baru yang konsisten,tegasnya.

Untuk memperkuat pengelolaan sampah, Pemkot Makassar juga akan mengaktifkan kembali Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R) di seluruh kecamatan.

Sekaligus mendukung target pengurangan sampah plastik dan optimalisasi pengelolaan TPS 3R di setiap kecamatan.

“TPS 3R ini harus menjadi pusat pemilahan. Sampah organik, anorganik, dan residu dipilah dari awal, sehingga hanya residu yang masuk TPA,” tutur Munafri.

Baca Juga :  Pemkot Makassar Siap Bantu Percepatan Izin dan Penanganan Lahan PTUN Makassar

Pemerintah turut mendorong sektor swasta, terutama asosiasi hotel dan restoran, agar ikut mendukung program ini.

Langkah proaktif lain yang digulirkan yakni program konversi sampah bernilai ekonomi. Pemkot Makassar menargetkan sampah rumah tangga dapat dikonversi menjadi nilai tukar untuk membantu pembayaran listrik prabayar warga berpenghasilan rendah.

“Kalau sampah punya value, warga akan terdorong memilah. Ini kita trial mulai bulan ini. Target kita Agustus sudah berjalan lebih luas,” jelasnya.

Sebagai upaya membiasakan perilaku bersih di tingkat komunitas, Pemkot Makassar juga akan mengadakan lomba kebersihan lingkungan antar-RT dan RW setiap bulan. RT teraktif dan terbersih akan mendapat penghargaan.

“Kalau sudah terbiasa, kita tidak perlu tunggu lomba untuk bersih-bersih. Ini yang kita harapkan jadi habit,” kata Munafri.

Munafri mengajak seluruh masyarakat untuk mengubah pola pikir dan kebiasaan sehari-hari.

Ia menegaskan kebersihan dan pengurangan sampah adalah tanggung jawab bersama.

“Saya tahu ini tidak mudah. Tapi kita harus mulai. Kalau jogging pagi, bawa tumbler sendiri. Tidak ada lagi beli air kemasan. Kita punya tekad yang sama. Kalau tidak kita mulai dari diri sendiri, persoalan sampah tidak akan selesai,” pungkasnya.

Berita Terkait

Wali Kota Makassar Bekali Ribuan Maba Bosowa Jadi Bagian dari Pembangunan Kota
Wakapolres Instruksikan Tindak Tegas APMS Nakal
Audiensi dengan HMI, PLN UID Sulselbar Janji Respon Cepat Aduan dan Klaim Kerusakan Elektronik
Iuran Sampah Gratis di Kecamatan Makassar Capai 3.832 KK, Appi Siapkan Perluasan hingga 1.300 VA
Perkuat Layanan Kesehatan, Bupati Jeneponto Resmikan Cathlab di RSUD Lanto Dg Pasewang
Munafri Tepati Janji Politik: Beban Warga Dirinngankan, 9.307 KK Tamalate Bebas Iuran Sampah
Iuran Sampah Gratis Diperluas, 12.501 KK di Tamalanrea Berpotensi Nikmati Pembebasan di 2026
Appi Bawa Kepala OPD Menyeberang ke Pulau Sangkarrang, Janji Percepat Pembangunan di Pulau
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:51 WIB

Wali Kota Makassar Bekali Ribuan Maba Bosowa Jadi Bagian dari Pembangunan Kota

Rabu, 9 September 2026 - 15:02 WIB

Wakapolres Instruksikan Tindak Tegas APMS Nakal

Selasa, 8 September 2026 - 21:02 WIB

Audiensi dengan HMI, PLN UID Sulselbar Janji Respon Cepat Aduan dan Klaim Kerusakan Elektronik

Selasa, 8 September 2026 - 18:56 WIB

Iuran Sampah Gratis di Kecamatan Makassar Capai 3.832 KK, Appi Siapkan Perluasan hingga 1.300 VA

Selasa, 8 September 2026 - 16:41 WIB

Perkuat Layanan Kesehatan, Bupati Jeneponto Resmikan Cathlab di RSUD Lanto Dg Pasewang

Berita Terbaru