Gagas “Pandawara”, Walikota Munafri Targetkan Makassar Zero Waste

- Jurnalis

Selasa, 12 Agustus 2025 - 16:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Walikota Makassar Munafri bersama Forum Sulsel peduli

Foto: Walikota Makassar Munafri bersama Forum Sulsel peduli

Makassar, allnatsar.id — Dalam upaya memperkuat pengelolaan sampah di Kota Makassar, Wali Kota Munafri Arifuddin menggagas pembentukan “pandawara”, yakni tim khusus pengelola sampah yang melibatkan anak-anak jalanan, anak terlantar, dan warga kurang mampu.

Program ini diharapkan menjadi solusi ganda, mengatasi permasalahan sampah sekaligus memberdayakan kelompok rentan agar memiliki keterampilan dan penghasilan yang layak.

Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Makassar, saat menerima Ketua Harian Forum Sulsel Peduli, Andi Akmal, saat audiensi di Balai Kota, Selasa (12/8/2025).

Pemkot Makassar, mengapresiasi langkah Forum Sulsel Peduli dan berharap kolaborasi ini dapat menjadi contoh gerakan masyarakat yang konsisten dalam menjaga kebersihan kota.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmennya untuk menjadikan Makassar sebagai kota zero waste atau nol sampah dalam kurun waktu tiga tahun.

Munafri menekankan pentingnya pengelolaan sampah yang tepat, kolaborasi lintas sektor, dan pelibatan seluruh elemen masyarakat.

“Saya butuh teman-teman untuk bersama-sama melakukan ini. Mengapa harus impor, kalau kita bisa lakukan sendiri. Proses ini akan kita jalankan,” ujarnya.

Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah mengembalikan keberadaan tumbuhan endemik yang sudah jarang dijumpai di Kota Makassar. Pemkot akan mencari bibit pohon endemik dan menanamnya kembali di berbagai wilayah.

Baca Juga :  Pimpin Rakor Program Sapta Mulia, Sekda Makassar Tekankan Penyelesaian Regulasi dan Penguatan Program MCH

Munafri juga mengusulkan pembentukan “pandawara” atau tim khusus pengelola sampah di tingkat kota, yang melibatkan anak-anak jalanan, anak terlantar, dan warga kurang mampu.

Mereka akan dilatih menjadi tenaga terampil dalam pengelolaan sampah, sehingga memiliki penghasilan sekaligus berkontribusi menjaga lingkungan.

“Daripada mereka turun ke jalan, lebih baik mereka terlibat dalam pengelolaan sampah,” tegasnya.

Selain pemberdayaan masyarakat, Pemkot Makassar juga berencana menggandeng pabrik-pabrik pengelolaan untuk mengubah sampah menjadi sumber ekonomi.

Munafri mencontohkan pemanfaatan magot yang mampu menguraikan sampah organik secara efektif, sebagai model pengelolaan yang dapat diadopsi warga.

“Saya targetkan rumah tangga di Makassar bisa menjadi nol sampah karena terkelola dengan baik,” pungkasnya.

Diketahui, Forum Sulsel Peduli menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Makassar dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Audiensi ini membahas rencana aksi sosial Merdeka dari Sampah yang akan digelar dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan RI.

Menurut Andi Akmal, Forum Sulsel Peduli selama ini telah aktif melakukan aksi peduli lingkungan seperti penanaman pohon, kegiatan bersih-bersih, dan edukasi kepada masyarakat.

Baca Juga :  HUT Kota Makassar 2025: Momentum Hadirkan Pemerintah di Tengah Masyarakat

Andi Akmal, menyampaikan dukungan penuh terhadap program peduli lingkungan yang dijalankan Pemerintah Kota Makassar.

Menurut Andi Akmal, selama ini Forum Sulsel Peduli telah aktif melakukan berbagai aksi nyata, mulai dari gerakan bersih-bersih, penanaman pohon, hingga edukasi lingkungan.

“Kehadiran kami di sini untuk menyampaikan bahwa program ini sudah berjalan, sejalan dengan kegiatan pemerintah. Insya Allah kita akan terus bersinergi agar kegiatan seperti ini merata dan berkesinambungan,” ujarnya.

Dalam rangkaian peringatan 17 Agustus, Forum Sulsel Peduli menggelar program Merdeka dari Sampah yang melibatkan masyarakat di seluruh kecamatan.

Tak hanya itu, pada peringatan Sumpah Pemuda di bulan Oktober mendatang, pihaknya juga berencana mengadakan kegiatan jalan bersama serentak di seluruh kecamatan.

Selain aksi lapangan, Forum Sulsel Peduli juga menyiapkan program edukasi lingkungan ke sekolah-sekolah dasar dan menengah di Makassar.

“Edukasi sejak dini sangat penting, agar generasi muda kita tumbuh dengan kesadaran menjaga lingkungan,” kata Andi Akmal.

Berita Terkait

Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah XXX Tahun 2026 Berlangsung Khidmat
Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Pertanian UIT Kunjungi TPS 3R Rusunawa Mariso
Wali Kota Makassar Isi WFH Bersama SKPD Pantau Jumat Bersih di Wajo dan Ujung Tanah
Munafri dan Kepala Daerah Se-Sulsel Rakor Bersama Kementerian LH, Teken Komitmen Atasi Sampah
Pemkab Jeneponto Perpanjang Kontrak Ratusan PPPK, Bupati Tekankan Disiplin dan Kinerja
Dari Desa untuk Negeri, TMMD ke-128 Jeneponto Fokus Bangun Infrastruktur dan Kesejahteraan
Wali Kota Makassar Hadiri Rakor Pengembangan Infrastruktur Dasar, Fokus PSEL di Antang
Pemkab Jeneponto Luncurkan Logo dan Tema Hari Jadi ke-163: A’bulo Sibatang, Ikhlas dan Bahagia
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 13:48 WIB

Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah XXX Tahun 2026 Berlangsung Khidmat

Senin, 27 April 2026 - 13:35 WIB

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Pertanian UIT Kunjungi TPS 3R Rusunawa Mariso

Sabtu, 25 April 2026 - 06:43 WIB

Wali Kota Makassar Isi WFH Bersama SKPD Pantau Jumat Bersih di Wajo dan Ujung Tanah

Jumat, 24 April 2026 - 06:07 WIB

Munafri dan Kepala Daerah Se-Sulsel Rakor Bersama Kementerian LH, Teken Komitmen Atasi Sampah

Rabu, 22 April 2026 - 15:39 WIB

Pemkab Jeneponto Perpanjang Kontrak Ratusan PPPK, Bupati Tekankan Disiplin dan Kinerja

Berita Terbaru