DPPKB Kota Makassar Gelar Rakor TPPS, Mantapkan Strategi Percepatan Penurunan Stunting

- Jurnalis

Selasa, 30 September 2025 - 17:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) yang digelar Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kota Makassar di Ruang Sipakalebbi Balai Kota Makassar, Selasa (29/10/2025).

Suasana Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) yang digelar Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kota Makassar di Ruang Sipakalebbi Balai Kota Makassar, Selasa (29/10/2025).

Makassar, allnatsar.id – Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan KB menggelar Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) pada Selasa, 29 Oktober 2025, di Ruang Sipakalebbi Balai Kota Makassar.

Acara tersebut dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Makassar, dengan menghadirkan narasumber dari Kepala Bappeda Kota Makassar serta Kepala Dinas Kesehatan.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat penurunan angka stunting di Kota Makassar. Ia menegaskan, upaya ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan masyarakat, dunia usaha, dan akademisi.

Baca Juga :  Di Hadapan Kader IMM, Munafri Tegaskan Pemuda Kunci Masa Depan Pembangunan Makassar

“Stunting bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga menyangkut kualitas generasi penerus. Maka semua pihak harus bergerak bersama,” ujarnya.

Rakor TPPS ini dihadiri puluhan peserta dari berbagai perangkat daerah, tenaga kesehatan, hingga perwakilan kecamatan. Mereka berdiskusi mengenai strategi intervensi spesifik dan sensitif, mulai dari peningkatan gizi ibu hamil, edukasi pola asuh, hingga penguatan layanan kesehatan dasar.

Baca Juga :  DPPKB Makassar Gelar Capacity Building di Bira Bulukumba: Perkuat Sinergi dan Soliditas ASN

Kepala Bappeda menambahkan, target penurunan stunting di Makassar harus dicapai sesuai arahan nasional. “Kita menekankan pemantauan berbasis data dan evaluasi berkelanjutan, agar program tidak berhenti di tataran konsep,” katanya.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemkot Makassar berharap dapat memperkuat langkah konkret dalam mencapai target penurunan stunting, sekaligus menyiapkan generasi emas 2045.

Berita Terkait

Sinergi Disdukcapil dan P2KB Jeneponto Sukses Padankan 13.823 Data Keluarga Risiko Stunting
SMA Negeri 1 Kaimana Papua Barat Kunjungi SMA Negeri 2 Makassar, Perkuat Silaturahmi dan Wawasan Pendidikan
Sinergi Konservasi Fakultas Pertanian UIT dan Balai TN Bantimurung Bulusaraung: Dari Ruang Kuliah untuk Kelestarian Alam
SPMB Makassar 2026 Dibuka 8 Juni, Disdik Minta Orang Tua Segera Buat Akun dan Siapkan Dokumen
Gandeng Sekolah Swasta Saat SPBM, Pemkot Makassar Biayai Siswa Tak Tertampung di Sekolah Negeri
Berebut Kursi Pimpinan Baznas Makassar, Appi Pastikan Seleksi Transparan
Wali Kota Appi Bawa Makassar Raih Penghargaan Pendidikan Nasional, Perhatian Anak Putus Sekolah dan Pendidikan di Kepulauan
Fokus Green Economi: Tim Peneliti MoRA The AIR Funds UIN Alauddin Makassar Gelar FGD Wakaf Hutan di Kabupaten Wajo
Berita ini 9 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:19 WIB

Sinergi Disdukcapil dan P2KB Jeneponto Sukses Padankan 13.823 Data Keluarga Risiko Stunting

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:22 WIB

SMA Negeri 1 Kaimana Papua Barat Kunjungi SMA Negeri 2 Makassar, Perkuat Silaturahmi dan Wawasan Pendidikan

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:09 WIB

Sinergi Konservasi Fakultas Pertanian UIT dan Balai TN Bantimurung Bulusaraung: Dari Ruang Kuliah untuk Kelestarian Alam

Senin, 8 Juni 2026 - 05:29 WIB

SPMB Makassar 2026 Dibuka 8 Juni, Disdik Minta Orang Tua Segera Buat Akun dan Siapkan Dokumen

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:17 WIB

Gandeng Sekolah Swasta Saat SPBM, Pemkot Makassar Biayai Siswa Tak Tertampung di Sekolah Negeri

Berita Terbaru