Wujud Makassar Menuju Kota Inklusif, Pemkot Siapkan Quota PJLP untuk Penyandang Disabilitas

- Jurnalis

Sabtu, 22 November 2025 - 07:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin pada Kegiatan Inagurasi dan Pelepasan Peserta Pelatihan & Magang Disabilitas #BRISahabatDisabilitas Kota Makassar, Tahun 2025

Foto: Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin pada Kegiatan Inagurasi dan Pelepasan Peserta Pelatihan & Magang Disabilitas #BRISahabatDisabilitas Kota Makassar, Tahun 2025

Makassar, allnatsar.id — Komitmen Kota Makassar, sebagai kota yang inklusif kembali diperkuat melalui langkah proaktif Pemerintah Kota dalam membuka ruang kerja yang setara bagi penyandang disabilitas.

Dipimpin Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, Pemkot menegaskan bahwa setiap warga, termasuk kelompok difabel, memiliki hak yang sama untuk berkembang, berkarya, dan mendapatkan kesempatan kerja yang layak.

Tak hanya melalui dunia industri, Pemkot Makassar juga membuka peluang bagi penyandang disabilitas untuk bergabung sebagai tenaga honorer atau kontrak melalui jalur Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) di lingkungan pemerintah kota.

Kebijakan ini menjadi bukti nyata keberpihakan Pemkot terhadap pemberdayaan kelompok rentan, sejalan dengan visi mewujudkan Makassar sebagai kota inklusif dan setara bagi semua.

Pesan itu ditegaskan Wali Kota Munafri Arifuddin saat memberikan sambutan pada Kegiatan Inagurasi dan Pelepasan Peserta Pelatihan & Magang Disabilitas #BRISahabatDisabilitas Kota Makassar, Tahun 2025, yang digelar oleh Yayasan Berdaya Menembus Batas di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas, Jalan Taman Makam Pahlawan Makassar, Jumat (21/11/2025).

Acara tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar dan Kepala Dinas Sosial Kota Makassar yang mendampingi Wali Kota, menjadi momentum penting dalam memperkuat ekosistem kerja inklusif di Kota Makassar.

Wali Kota Munafri menegaskan bahwa jalur PJLP merupakan ruang yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar agar penyandang disabilitas dapat ikut berpartisipasi langsung dalam pelaksanaan pembangunan.

“Pemerintah Kota Makassar, membuka kesempatan melalui jalur PJLP supaya mereka bisa ikut berpartisipasi dan bersama-sama melaksanakan pembangunan di Kota Makassar,” ujarnya.

Lewat peluang tersebut, Pemerintah Kota Makassar membuktikan komitmennya dalam menciptakan kesempatan kerja yang setara bagi semua orang termasuk penyandang disabilitas.

Baca Juga :  Dinas PPKB Makassar Hadiri Seminar Awal dan FGD Survei Indeks Pembangunan Olahraga

Sehingga Pemkot membuka ruang sebesar-besarnya bagi kelompok difabel untuk berpartisipasi dalam pembangunan kota, termasuk melalui jalur PJLP.

“Lewat jalur PJLP, Disnaker akan membuat aturan serta membuka kesempatan bagi suara kita difabel. Masuk bekerja di Pemkot Makassar,” tutur Appi.

Pada kesempatan ini, Appi menyampaikan terima kasih kepada perusahaan-perusahaan yang turut menerima dan membuka ruang kerja bagi penyandang disabilitas.

Menurutnya, kolaborasi ini memperlihatkan bahwa Kota Makassar memiliki kekuatan besar dalam merespons kebutuhan kelompok rentan.

Lebih lanjut politisi Golkar itu mengapresiasi kegiatan pelatihan dan magang tersebut. Ia menegaskan bahwa agenda ini sangat penting karena sejalan dengan visi Makassar: Unggul, Inklusif, Aman, dan Berkelanjutan.

“Kegiatan ini sangat penting, Pemerintah Kota Makassar memiliki visi inklusif dan memberikan peluang yang sama kepada seluruh masyarakat untuk berkegiatan tanpa dibeda-bedakan,” tegas Munafri.

Mantan Bos PSM ini menekankan, bahwa dunia kerja hari ini harus dapat diakses oleh siapa pun, termasuk difabel. Sehingga timbul kesetaraan bagi semua orang.

Munafri menyebut bahwa kolaborasi antara pemerintah dan pihak swasta dalam pelatihan dan magang ini menjadi bentuk nyata dari upaya membuka kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas, baik dalam bentuk pekerjaan, wirausaha, maupun peningkatan kompetensi lainnya.

“Program ini memberikan jalan keluar luar biasa. Memberikan kesempatan bekerja, berwirausaha, dan meningkatkan keterampilan bagi saudara-saudara disabilitas,” ucapnya.

Wali Kota juga memaparkan mengenai Makassar Creative Hub (MCH), salah satu program unggulan Pemkot dalam merespons kebutuhan tenaga kerja dan pengembangan kreativitas anak muda.

Baca Juga :  BPBD Makassar Imbau Warga Waspada Saat Menyebrangi Sungai Mallengkeri

Lanjut dia, MCH mengkombinasikan berbagai aktivitas kreatif, pelatihan, serta ruang pengembangan diri bagi pencari kerja.

Saat ini telah ada dua MCH yang beroperasi di Kota Makassar. Ia menargetkan pembangunan dua lagi pada tahun depan sehingga total menjadi empat.

“Ke depan kita berencana membangun di setiap kecamatan secara bertahap. MCH hadir untuk mendekatkan pelayanan dan kesempatan bagi anak muda pencari kerja,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa Pemkot menambah satu lokasi baru di Jalan Nusantara untuk mendukung kegiatan pemberdayaan masyarakat, termasuk untuk memaksimalkan kesempatan bekerja di sektor industri hingga peluang kerja di luar negeri.

Pada sesi akhir sambutan, Munafri memberikan apresiasi khusus bagi para instruktur yang terlibat dalam pelatihan penyandang disabilitas.

Munafri menegaskan bahwa program pelatihan dan pemberdayaan difabel tidak boleh berhenti di tahun ini. Pemerintah Kota Makassar berkomitmen menjadikannya program berkelanjutan setiap tahun.

“Kesempatan harus datang secara adil dalam bingkai inklusi. Kami berkomitmen melaksanakan program ini setiap tahun agar semakin banyak saudara-saudara kita yang bisa merasakan manfaatnya,” tegasnya.

Ketua alumni FH Unhas itu juga membuka ruang kerja sama lebih luas dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas atau BLK, termasuk penggunaan fasilitas balai ketika kapasitas MCH tidak mencukupi untuk menampung peserta pelatihan.

Mengakhiri sambutannya, Munafri menegaskan kembali bahwa Kota Makassar akan terus menghadirkan program yang memperkuat kualitas SDM, terutama bagi kelompok rentan.

“Masih banyak yang bisa kita kerjakan. Banyak anak muda yang perlu diberdayakan untuk meningkatkan kualitas hidupnya. Terima kasih kepada semua pihak,” tutupnya.

Berita Terkait

Resmikan Kantor Baru DWP, Wali Kota Munafri Tekankan Peran Pemberdayaan Keluarga
Wali Kota Munafri Serahkan Bantuan Paket Ramadan untuk Pengurus Masjid Selama Safari Ramadan
Senjata Mainan Berpeluru Jeli Resahkan Warga, Pemkot Makassar Gandeng Polisi Bertindak
Kecam Dugaan Premanisme: SAPMA PP Gowa Siap Gelar Aksi Besar-besaran Di Kantor Regional Pertamina
Munafri Turun Langsung ke Manggala, Siapkan Langkah Antisipatif Cegah Banjir di Antang
Hadiri Sosialisasi Kemendagri, Wali Kota Munafri Tekankan Transformasi Digital di Sektor Bantuan Sosial
ZZ Travel Perkuat Layanan Umrah Sesuai Sunnah, Aslail Akbar: Jamaah Harus Tenang dan Terlayani
Bukti Janji Politik Ditepati, Iuran Sampah Gratis Dirasakan Puluhan Ribu Warga Kurang Mampu di Makassar
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 20:01 WIB

Resmikan Kantor Baru DWP, Wali Kota Munafri Tekankan Peran Pemberdayaan Keluarga

Rabu, 4 Maret 2026 - 11:13 WIB

Wali Kota Munafri Serahkan Bantuan Paket Ramadan untuk Pengurus Masjid Selama Safari Ramadan

Selasa, 3 Maret 2026 - 07:05 WIB

Senjata Mainan Berpeluru Jeli Resahkan Warga, Pemkot Makassar Gandeng Polisi Bertindak

Minggu, 15 Februari 2026 - 07:24 WIB

Kecam Dugaan Premanisme: SAPMA PP Gowa Siap Gelar Aksi Besar-besaran Di Kantor Regional Pertamina

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:32 WIB

Munafri Turun Langsung ke Manggala, Siapkan Langkah Antisipatif Cegah Banjir di Antang

Berita Terbaru