Air Tercemar dan Bau Menyengat, Lindi TPA Tamangapa Jadi Ancaman Kesehatan Warga Makassar

- Jurnalis

Senin, 12 Januari 2026 - 10:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, allnatsar.id – Kota Makassar kembali menghadapi persoalan serius terkait pengelolaan sampah. Kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa disorot warga dan pemerhati lingkungan karena diduga menjadi sumber pencemaran air dan lahan akibat rembesan lindi atau air limbah sampah.

Cairan beracun kini mencemari air permukaan akibat intensitas hujan yang sangat tinggi. Situasi ini dinilai mengancam kesehatan masyarakat yang bermukim di sekitar kawasan TPA.

Sejumlah warga yang tinggal di sekitar TPA Tamangapa mengeluhkan bau menyengat yang kian parah, terutama saat musim hujan. Selain itu, air sumur warga disebut mengalami perubahan warna dan aroma, sehingga tidak lagi layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Lahan pertanian di sekitar TPA juga diduga terdampak, menyebabkan penurunan kualitas tanah dan hasil panen.

Baca Juga :  Progres Sudah 40 Persen, Appi Kebut Pembenahan TPA Antang Menuju Sanitary Landfill

Aktivis lingkungan hidup Drs. Budiman S, S.Pd., SH menyebut lindi yang tidak terkelola dengan baik berpotensi mengandung zat berbahaya, seperti logam berat dan bakteri patogen. Jika terus meresap ke tanah dan mengalir ke sumber air, kondisi ini dapat memicu berbagai penyakit, mulai dari gangguan kulit hingga masalah pencernaan.

“Ini bukan lagi persoalan sampah biasa, Makassar sudah masuk kategori darurat sampah. Pengelolaan lindi di TPA Tamangapa harus menjadi perhatian serius pemerintah, karena jika air lindi sudah mencemari tanah dan air maka itu memenuhi unsur pencemaran lingkungan hidup” tegasnya.

Warga mendesak Pemerintah Kota Makassar dan instansi terkait untuk segera melakukan langkah konkret, mulai dari perbaikan sistem pengolahan lindi, pemantauan kualitas air secara berkala, hingga penataan ulang manajemen TPA. Selain itu, edukasi pengurangan sampah dari sumbernya serta optimalisasi daur ulang dinilai penting untuk menekan beban TPA.

Berita Terkait

Munafri Tinjau Kolam Lindi TPA Antang, Air Limbah Diperkuat Cegah Pencemaran Lingkungan
Progres Sudah 40 Persen, Appi Kebut Pembenahan TPA Antang Menuju Sanitary Landfill
Potret Wajah Baru TPA Antang, Dari Gunungan Sampah Menuju Kawasan Bernilai
Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, Wali Kota Munafri Wajibkan OPD Makassar Pilah Sampah dari Sumber
HLH 2026 di Makassar, Appi dan Aliyah Serukan Gerakan Lingkungan dari Keluarga hingga Komunitas
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Melinda Aksa Ajak Warga Gerakan Pilah Sampah dari Sumber
Jaga Estetika Kota, Pemkot Makassar Bersihkan Sampah dan Drainase di Bawah Tol Pettarani
Fokus Green Economi: Tim Peneliti MoRA The AIR Funds UIN Alauddin Makassar Gelar FGD Wakaf Hutan di Kabupaten Wajo
Berita ini 232 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:15 WIB

Munafri Tinjau Kolam Lindi TPA Antang, Air Limbah Diperkuat Cegah Pencemaran Lingkungan

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:15 WIB

Progres Sudah 40 Persen, Appi Kebut Pembenahan TPA Antang Menuju Sanitary Landfill

Senin, 8 Juni 2026 - 15:36 WIB

Potret Wajah Baru TPA Antang, Dari Gunungan Sampah Menuju Kawasan Bernilai

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:20 WIB

Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, Wali Kota Munafri Wajibkan OPD Makassar Pilah Sampah dari Sumber

Sabtu, 6 Juni 2026 - 09:55 WIB

HLH 2026 di Makassar, Appi dan Aliyah Serukan Gerakan Lingkungan dari Keluarga hingga Komunitas

Berita Terbaru