Bertemu Walikota Makassar, KPU Bahas Sinergi Program Pemutakhiran Data dan Pendidikan Pemilih

- Jurnalis

Jumat, 23 Januari 2026 - 06:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin bersama Hambali Komisioner KPU Kota Makassar

Foto: Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin bersama Hambali Komisioner KPU Kota Makassar

Makassar, allnatsar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan dukungan Pemerintah Kota Makassar terhadap program Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar, khususnya pemutakhiran data pemilih berkelanjutan serta penguatan pendidikan demokrasi bagi masyarakat menuju Pemilu 2029.

Hal tersebut disampaikan Munafri saat menerima audiensi KPU Kota Makassar yang datang membahas rencana pelaksanaan dan permintaan dukungan pemerintah daerah terhadap dua sejumlah program strategis KPU tersebut, Kamis (22/01/2026).

Dalam audiensi tersebut, jajaran KPU Kota Makassar yang dipimpin oleh Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi, Hambaliie, menjelaskan bahwa saat ini sedang berlangsung pemutakhiran data pemilih berkelanjutan.

Ia meminta sinergi dan dukungan Pemerintah Kota Makassar melalui instruksi kepada camat dan lurah agar turut menyambut pelaksanaan program tersebut di wilayah masing-masing.

Selain pemutakhiran data, Hambaliie juga memaparkan program KPU Mengajar melalui program pendidikan pemilih yang selama ini masih menyasar tingkat SMA dan berada dalam kewenangan KPU Provinsi.

Menurutnya, perlu dilakukan perluasan sasaran teerutama untuk generasi pemilih Pemilu 2029 yang saat ini masih berada di bangku SMP, yang berada di bawah kewenangan pemerintah kota.

Baca Juga :  Wujudkan Generasi Emas, DPPKB Makassar Kumpulkan Stakeholder Bahas Percepatan Penurunan Stunting

“Di sisi lain, kami juga memiliki segmentasi pemilih lain seperti masyarakat di tingkat kelurahan. Karena itu, kami ingin turun langsung untuk mendorong masyarakat agar semakin melek demokrasi,” jelasnya.

Hambaliie juga mengapresiasi meningkatnya antusiasme masyarakat dalam pemilihan RT dan RW lalu yang diinisiasi Munafri. Hal itu menjadi indikator positif tumbuhnya kesadaran berdemokrasi di tingkat akar rumput.

Kondisi tersebut dinilai perlu terus diperkuat melalui kolaborasi antara KPU dan Pemerintah Kota Makassar, agar akses KPU ke masyarakat semakin mudah dan partisipasi publik dapat terus meningkat.

Menanggapi hal tersebut, Munafri menekankan pentingnya menyusun konsep besar bersama sebelum program dijalankan secara teknis. Ia mengusulkan agar digelar pertemuan koordinasi lintas sektor terlebih dahulu untuk menyamakan persepsi dan memastikan dukungan seluruh pemangku kepentingan.

“Supaya ini berjalan efektif, kita ketemu dulu untuk menyepakati konsep besarnya. Kita buat pertemuan sebelum puasa, libatkan semua pihak, sehingga arah dan dukungannya jelas,” ujar Munafri.

Munafri menyatakan akan menginstruksikan jajaran terkait, termasuk camat dan lurah, serta memastikan sinergi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dalam mendukung pemutakhiran data pemilih berkelanjutan.

Baca Juga :  Kerja Sama Makassar–Jepang, Perkuat Perkuat Sistem Air Bersih dengan Teknologi

Ia juga menegaskan perlunya koordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk mendukung program pendidikan pemilih di tingkat SMP, serta melibatkan Kesbangpol, partai politik, tokoh masyarakat, dan OPD terkait dalam satu forum koordinasi terpadu.

“Saya ingin satu kali rapat besar. Ada KPU, partai politik, Capil, camat, lurah, dan dinas-dinas terkait. Kita rakor bersama, setelah itu baru diturunkan secara teknis ke masing-masing sektor,” tegasnya.

Munafri menilai sinergi tersebut menjadi kunci dalam memperkuat kualitas demokrasi di Kota Makassar secara berkelanjutan.

“Ini bagian dari pendewasaan demokrasi. Kalau semua disiapkan sejak sekarang, maka kualitas partisipasi masyarakat ke depan akan jauh lebih baik,” tutupnya.

Munafri berharap audiensi tersebut menjadi langkah penguatan kolaborasi antara KPU dan Pemerintah Kota Makassar dalam mewujudkan penyelenggaraan demokrasi yang inklusif, partisipatif, dan berkelanjutan di Kota Makassar.

Berita Terkait

Gerak Cepat Munafri, THR ASN hingga PPPK Paruh Waktu dan Penuh Waktu Waktu Mulai Dicairkan
Pemkot Makassar Tetapkan Zakat Fitrah 2026: Mulai Rp40 Ribu – Rp56 Ribu, Setara 4 Liter Beras per Jiwa
Pemkot Makassar Percepat Penanganan Banjir Manggala, Drainase Blok 8 dan 10 Dibehani
Tegaskan Makassar Lakomotif Pembangunan Indonesia Timur, Munafri Fokuskan RKPD 2027 pada Empat Pilar
Wali Kota Makassar Tekankan Standarisasi Layanan dan Keselamatan Transportasi
Perkuat Soliditas: KNPI Sulsel Gelar Silaturahmi Pengurus di Bawah Kepemimpinan Fadel Muhammad Taufan
DJP Sulselbartra Apresiasi Pemkot Makassar, Munafri Jadi Panutan Lapor SPT Lebih Awal
Pemkot Makassar-Kemenhub Rakor Bahas Percepatan Revitalisasi Terminal Daya
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:00 WIB

Pemkot Makassar Tetapkan Zakat Fitrah 2026: Mulai Rp40 Ribu – Rp56 Ribu, Setara 4 Liter Beras per Jiwa

Senin, 9 Maret 2026 - 13:28 WIB

Pemkot Makassar Percepat Penanganan Banjir Manggala, Drainase Blok 8 dan 10 Dibehani

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:58 WIB

Tegaskan Makassar Lakomotif Pembangunan Indonesia Timur, Munafri Fokuskan RKPD 2027 pada Empat Pilar

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:37 WIB

Wali Kota Makassar Tekankan Standarisasi Layanan dan Keselamatan Transportasi

Kamis, 5 Maret 2026 - 07:26 WIB

Perkuat Soliditas: KNPI Sulsel Gelar Silaturahmi Pengurus di Bawah Kepemimpinan Fadel Muhammad Taufan

Berita Terbaru