Hadiri Sannipata Waisak, Wali Kota Makassar Tegaskan Makassar Rumah Bersama dan Kota Toleransi

- Jurnalis

Senin, 1 Juni 2026 - 14:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin

Makassar, allnatsar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri kegiatan Sannipata Waisak dalam rangka Hari Trisuci Waisak 2570 BE/2026.

Hakatan itu, diselenggarakan oleh Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) dengan tema “Dharma Menjaga Perdamaian Dunia”. Berlangsung di kawasan bersejarah Benteng Fort Rotterdam, Minggu (31/5/2026) malam.

Ini menjadi momentum mempererat persaudaraan antarumat beragama sekaligus memperkuat komitmen Kota Makassar sebagai kota yang menjunjung tinggi nilai toleransi, kerukunan, dan keberagaman.

Dalam sambutannya, Wali Kota yang akrab disapa Appi menegaskan bahwa Makassar merupakan rumah bersama bagi seluruh masyarakat tanpa memandang latar belakang agama, suku, maupun golongan.

“Makassar adalah kota yang terbuka, kota ini tumbuh dengan baik karena semua kalangan diberikan ruang yang sama untuk berdampingan,” ujar Appi.

Menurutnya, pembangunan kota yang maju dan berdaya saing hanya dapat terwujud apabila seluruh elemen masyarakat mampu menjaga persatuan serta mengedepankan dialog dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul di tengah kehidupan sosial.

“Persoalan-persoalan yang ada harus kita cari jalan keluarnya bersama melalui diskusi dan musyawarah yang menghasilkan keputusan yang tidak merugikan siapa pun,” katanya.

Baca Juga :  Makassar Perkuat Kesiapsiagaan, Munafri-Aliyah Tekankan Kolaborasi Jadi Kunci Utama Hadapi Bencana

Dia menilai keberagaman yang dimiliki Kota Makassar merupakan kekuatan besar yang harus terus dirawat dan dijaga melalui kolaborasi lintas agama, lintas budaya, dan lintas komunitas.

Pada kesempatan tersebut, Munafri juga memberikan perhatian khusus terhadap peran strategis Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Makassar dalam menjaga harmonisasi hubungan antarumat beragama.

Ia meminta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Makassar untuk memberikan dukungan yang lebih optimal terhadap program-program FKUB agar berbagai kegiatan yang bertujuan memperkuat toleransi dan persatuan dapat berjalan semakin maksimal.

“Saya ingin menyampaikan kepada Kepala Kesbangpol Kota Makassar agar bisa dipikirkan penambahan dukungan kegiatan bagi teman-teman di FKUB,” tuturnya.

“Dengan begitu, semakin banyak program yang bisa dilaksanakan untuk memperkuat kerukunan umat beragama dan menjaga Makassar sebagai kota toleransi,” lanjut orang nomor satu Kota Makassar itu.

Munafri menegaskan, upaya membangun Kota Makassar tidak dapat dilakukan secara parsial maupun dengan mengedepankan ego sektoral masing-masing pihak.

Menurutnya, kebersamaan, sinergi, dan kolaborasi merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan yang memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat.

Lanjut dia, Kota Makassar tidak akan besar dan tidak akan tumbuh apabila kita bekerja sendiri-sendiri.

Baca Juga :  Gejolak di Sapiria Mulai Mereda, Pemkot Makassar Turunkan Tim Gabungan Siang Malam

“Karena itu, kekuatan untuk membangun kota ini harus dimulai dari kebersamaan, sinergi yang baik, dan kolaborasi yang menghasilkan manfaat untuk semua,” tegasnya.

Appi berharap semangat yang terkandung dalam peringatan Hari Trisuci Waisak dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat untuk terus menebarkan nilai-nilai kedamaian, toleransi, dan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari.

Mengakhiri sambutannya, Munafri menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Waisak kepada seluruh umat Buddha di Kota Makassar serta mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga keharmonisan yang selama ini menjadi salah satu kekuatan utama Kota Daeng.

“Selamat Hari Raya Waisak kepada seluruh umat Buddha di Kota Makassar. Semoga perayaan ini membawa kedamaian, kebahagiaan, dan semakin mempererat persaudaraan di tengah keberagaman yang kita miliki bersama,” tutupnya.

Kegiatan Sannipata Waisak 2570 BE/2026 turut dihadiri tokoh agama Buddha, unsur Forkopimda, perwakilan organisasi keagamaan, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), jajaran Pemerintah Kota Makassar, serta ratusan umat Buddha yang mengikuti rangkaian peringatan Hari Trisuci Waisak dengan penuh khidmat.

Berita Terkait

Pelayanan Makin Humanis, RSUD Daya Makassar Luncurkan Inovasi GELIAT Solusi Penahanan Pasien
Wujudkan Jeneponto Bahagia, Ribuan Warga Butta Turatea Padati Stadion Mini Belokallong Demi Nobar Piala Dunia
Pastikan Keluhan Warga Teratasi, Munafri Cek Langsung Aliran Air hingga ke Dapur Rumah
Pj Sekda Jeneponto Dorong Sinergi BKPRMI Perkuat Dakwah dan Pembinaan Generasi Muda
Bupati Jeneponto Lepas Kontingen Porsenijar PGRI 2026, Targetkan Prestasi dan Junjung Sportivitas
Sambut Tahun Baru Islam, Appi Ajak Warga Tinggalkan Perbedaan dan Perkuat Persatuan
Jelang Hajatan Makassar Tuan Rumah IGS, Munafri Harap Kolaborasi APINDO Gaet Investasi
Iduladha 2026: Pemkot Makassar Salurkan Hewan Kurban untuk Masyarakat dan Cleaning Service
Berita ini 108 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:52 WIB

Pelayanan Makin Humanis, RSUD Daya Makassar Luncurkan Inovasi GELIAT Solusi Penahanan Pasien

Rabu, 15 Juli 2026 - 06:17 WIB

Wujudkan Jeneponto Bahagia, Ribuan Warga Butta Turatea Padati Stadion Mini Belokallong Demi Nobar Piala Dunia

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:59 WIB

Pastikan Keluhan Warga Teratasi, Munafri Cek Langsung Aliran Air hingga ke Dapur Rumah

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:59 WIB

Pj Sekda Jeneponto Dorong Sinergi BKPRMI Perkuat Dakwah dan Pembinaan Generasi Muda

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:29 WIB

Bupati Jeneponto Lepas Kontingen Porsenijar PGRI 2026, Targetkan Prestasi dan Junjung Sportivitas

Berita Terbaru