Makassar, allnatsar.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar melakukan kunjungan monitoring dan evaluasi (monev) ke Sekretariat Pengurus Cabang E-Sport Indonesia (ESI) Kota Makassar, Kamis (11/06/2026).
Kunjungan ini merupakan bagian dari langkah strategis KONI Makassar dalam memastikan seluruh cabang olahraga (cabor) berada dalam kondisi prima menjelang perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
Ketua KONI Kota Makassar, Ismail, S.H., hadir langsung memimpin rombongan jajaran pengurus KONI dalam kunjungan tersebut. Kehadiran tim disambut hangat oleh segenap pengurus ESI Kota Makassar di sekretariat mereka yang berlokasi di Jalan Skarda N, Gunung Sari.
Dalam pertemuan tersebut, tim monev KONI Makassar melakukan pengecekan mendalam terkait kesiapan atlet, program latihan, serta ketersediaan sarana dan prasarana penunjang latihan para atlet e-sport.
Menanggapi kunjungan tersebut, pengurus ESI Kota Makassar menunjukkan kesiapan penuh. Pengurus ESI menyatakan optimisme tinggi untuk menyumbangkan medali bagi kontingen Makassar.

Tidak tanggung-tanggung, ESI Kota Makassar menargetkan untuk memboyong empat medali emas dari empat nomor pertandingan yang diikuti.
”Kami sangat mengapresiasi perhatian dari KONI Makassar. Saat ini, fokus kami adalah pemantapan strategi dan teknik bagi para atlet di empat nomor pertandingan, yakni Mobile Legends, PUBG Mobile, Free Fire, dan eFootball (PES),” ujar Nandar pengurus ESI Kota Makassar.
Ketua KONI Makassar, Ismail, S.H., menekankan bahwa monitoring ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan wujud nyata dukungan KONI agar cabor e-sport dapat memberikan performa maksimal.
”E-sport adalah cabang olahraga yang dinamis dengan potensi prestasi yang besar. Kami ingin memastikan sarana dan prasarana yang ada sudah memadai untuk menunjang performa atlet. Target empat emas ini tentu menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus memperkuat sinergi,” ujar Ismail di sela-sela kunjungan.
Dengan semangat kolaborasi yang kuat antara KONI dan ESI Kota Makassar, harapan untuk mendominasi perolehan medali pada ajang Porprov mendatang menjadi semakin terbuka lebar, sekaligus mengukuhkan posisi Makassar sebagai barometer kekuatan e-sport di Sulawesi Selatan.









