Gebrakan Terbaru Munafri, Layanan Adminduk Kini Menjangkau Tiga Pulau Terluar Makassar

- Jurnalis

Jumat, 6 November 2026 - 09:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 layanan admindukndi Pulau Langkai, Lanjukang, dan Lumu-Lumu.

layanan admindukndi Pulau Langkai, Lanjukang, dan Lumu-Lumu.

Makassar, allnatsar.id — Untuk pertama kalinya, pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) Pemerintah Kota Makassar menjangkau langsung tiga pulau terluar yang berpenghuni.

Terobosan ini menjadi kado pelayanan bagi masyarakat kepulauan dalam momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar yang diperingati pada 9 November 2026.

Melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Pemkot Makassar menghadirkan layanan jemput bola di Pulau Langkai, Lanjukang, dan Lumu-Lumu.

Pulau tersebut masuk kategori Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T), masuk perbatasan selat dengan wilayah Provinsi lain.

“Dalam rangka memperingati HUT ke-419 Kota Makassar, kami Dinas Dukcapil melakukan pelayanan di tiga pulau terluar, yaitu Pulau Langkai, Lanjukang, dan Lumu-Lumu. Selama dua hari kami layani masyarakat di Pulau,” ujar Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Makassar, Muhammad Hatim Salam, Jumat (6/11/2026).

Hatim mengatakan, pelayanan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, agar seluruh masyarakat mendapatkan kemudahan akses pelayanan administrasi kependudukan, tanpa terkecuali warga yang bermukim di wilayah kepulauan.

Baca Juga :  Pelayanan Ala Hotel: Disdukcapil Makassar Ubah Wajah Layanan Publik, Jadi Ruang Nyaman

Menindaklanjuti arahan tersebut, dirinya bersama jajaran bahkan rela bermalam di pulau untuk memastikan pelayanan dapat menjangkau masyarakat secara langsung.

“Langkah ini merupakan upaya memperluas pemerataan pelayanan publik, sehingga masyarakat di wilayah terluar mendapatkan akses pelayanan yang sama dengan warga di daratan,” tutur Hatim.

Selama ini, pelayanan adminduk bagi masyarakat kepulauan lebih banyak terpusat di ibu kota kecamatan, yakni Pulau Barrang Lompo, serta pulau-pulau terdekat seperti Barrang Caddi.

Namun, di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin, Pemkot Makassar terus mendorong pemerataan pelayanan hingga menjangkau langsung warga di pulau-pulau yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap layanan administrasi kependudukan.

Bahkan, berdasarkan pengakuan warga setempat, pelayanan langsung yang menjangkau tiga pulau terluar berpenghuni tersebut merupakan pertama kali.

“Menurut keterangan warga, pelayanan di pulau-pulau terluar ini merupakan yang pertama kali setiap pergantian Wali Kota. Dengan hadirnya pelayanan menjangkau tiga pulau terluar yang berpenghuni,” ungkapnya.

Baca Juga :  Makassar Menuju Paritrana Award, Munafri Tegaskan Komitmen Jaminan Sosial dan Perlindungan Pekerja

Hatim menjelaskan, dalam kegiatan tersebut pihaknya membuka berbagai jenis pelayanan administrasi kependudukan yang dibutuhkan masyarakat.

Mulai dari perekaman dan pencetakan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el), Kartu Identitas Anak (KIA), Kartu Keluarga (KK), hingga penerbitan akta kelahiran dan akta kematian.

Menurutnya, kehadiran petugas secara langsung di tengah masyarakat kepulauan diharapkan dapat memangkas jarak dan waktu yang selama ini menjadi kendala warga dalam mengurus dokumen kependudukan.

Langkah ini sekaligus menjadi wujud komitmen Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Munafri Arifuddin dalam menghadirkan pelayanan publik yang inklusif dan merata.

Sebab, hak masyarakat untuk mendapatkan pelayanan administrasi kependudukan tidak boleh dibatasi oleh jarak geografis maupun kondisi wilayah tempat tinggal.

“Melalui momentum HUT ke-419 Kota Makassar, kami di Dukcapil ingin memastikan bahwa kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan seluruh masyarakat, termasuk warga yang tinggal di pulau-pulau terluar,” tutup Hatim.

Berita Terkait

Perumda Parkir Makassar Tegaskan: Pengelolaan Parkiran Berdasarkan Legalitas, Bukan Klaim Wilayah
Festival Literalisasi dan Pengembangan Naskah Kuno Sukses digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jeneponto
Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Tutup Festival Literasi Jeneponto 2026, Apresiasi Kreativitas Anak Sejak Dini
Munafri: Pajak Bukan Sekadar Penerimaan, tapi Jalan Mewujudkan Kesejahteraan Warga
Sisir Kawasan Toddopuli, TRC Perumda Parkir Tertiban Jukir Tanpa Atribut dan Pungutan di Atas Tarif
Kominfo Jeneponto melalui Bidang Humas Sosialisasikan Instrumen SAQ untuk Monev Keterbukaan Informasi Publik 2026
Wali Kota Appi Pastikan 6.472 PPPK Paruh Waktu Tetap Bekerja, Tekankan Disiplin dan Kinerja
Kurang Lebih 390 Ribu Bangunan di Makassar, Baru Sekitar 37 Persen Teridentifikasi Memiliki PBG
Berita ini 109 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 09:12 WIB

Gebrakan Terbaru Munafri, Layanan Adminduk Kini Menjangkau Tiga Pulau Terluar Makassar

Rabu, 4 November 2026 - 23:31 WIB

Perumda Parkir Makassar Tegaskan: Pengelolaan Parkiran Berdasarkan Legalitas, Bukan Klaim Wilayah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:56 WIB

Festival Literalisasi dan Pengembangan Naskah Kuno Sukses digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jeneponto

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:36 WIB

Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Tutup Festival Literasi Jeneponto 2026, Apresiasi Kreativitas Anak Sejak Dini

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:42 WIB

Munafri: Pajak Bukan Sekadar Penerimaan, tapi Jalan Mewujudkan Kesejahteraan Warga

Berita Terbaru