Bertemu Appi, Dirut Pertamina Pastikan Stok BBM Ditambah dan Pelayanan SPBU Dimaksimalkan

- Jurnalis

Minggu, 13 September 2026 - 20:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin bersama Eko Ricky Susanto selaku Direktur Pemasaran Ritel PT Pertamina Patra Niaga dan jajaran

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin bersama Eko Ricky Susanto selaku Direktur Pemasaran Ritel PT Pertamina Patra Niaga dan jajaran

Makassar, allnatsar.id — Pemerintah Kota Makassar bersama PT Pertamina Patra Niaga terus melakukan langkah penanganan antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Langkah-langkah tersebut dibahas secara langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, bersama Eko Ricky Susanto selaku Direktur Pemasaran Ritel PT Pertamina Patra Niaga dan jajaran, di Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Makassar, Minggu (13/9/2026).

Pertemuan tersebut turut dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkot Makassar, Andi Irwan Bangsawan, serta EGM Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar.

Dalam pertemuan itu, Pemkot Makassar dan Pertamina membahas kondisi terkini perlu stok distribusi BBM, perkembangan antrean di lapangan, hingga langkah teknis yang perlu dilakukan agar persoalan tersebut tidak terus berlarut.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengatakan, pertemuan bersama Pertamina merupakan bagian dari upaya bersama untuk memastikan stok dan ketersediaan BBM dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Ya, tentu ini adalah upaya yang kita lakukan secara bersama-sama untuk memastikan stok ketersediaan BBM memenuhi kebutuhan masyarakat, serta teknis operasional di SPBU dimaksimalkan,” ujar Appi.

Sejumlah kebijakan strategis disiapkan untuk memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) kepada masyarakat.

Langkah tersebut mulai dari penerapan sistem ganjil-genap, pembukaan layanan SPBU selama 24 jam, penambahan kuota BBM, hingga pengaturan waktu dan jalur khusus bagi kendaraan besar seperti truk dan bus, bahkan WFH bagi pegawai dan sekolah daring bagi siswa.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Makassar Hadiri Jamuan Resmi The 9th ASCN Annual Meeting dan BEC Awards 2026 di Banyuwangi

Dengan kebijakan dilakukan, menurutnya, kondisi antrean panjang yang terjadi di sejumlah SPBU di Kota Makassar harus segera diurai dan diminimalisir karena berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat.

“Berbagi upaya sudah kita lakukan. Kondisi yang terjadi di Kota Makassar dengan antrean yang panjang ini, berusaha untuk kita urai dan meminimalisir antrean panjang terjadi belakangan,” katanya.

Selain itu, pihak Pemkot berkoordinasi dengan PT Pertamina agar seluruh fasilitas pengisian BBM di SPBU didorong untuk dioptimalkan untuk memberikan pelayanan.

Seluruh nozzle yang tersedia harus diaktifkan dan dioperasikan secara maksimal dengan dukungan petugas operator yang bekerja maksimal, sehingga waktu pelayanan kepada konsumen dapat dipercepat.

Karena itu, Appi menyambut baik kehadiran jajaran petinggi PT Pertamina untuk bersama-sama melihat persoalan tersebut sekaligus membicarakan langkah teknis yang dapat segera diterapkan di lapangan.

“Pak Eko Ricky Susanto Direktur Pemasaran Ritel PT Pertamina Patra Niaga, kita berdiskusi tentang kondisi yang terjadi hari ini di Kota Makassar, dan langkah teknis mengatasi antrean menjawab kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Appi menegaskan, Pemerintah Kota tidak ingin persoalan antrean BBM berlangsung terlalu lama. Menurutnya, kondisi tersebut telah memberikan dampak luas terhadap aktivitas masyarakat, termasuk mobilitas dan kelancaran lalu lintas di sejumlah ruas jalan.

Ia menyebut meskipun berbagai laporan bahwa melandainya antrean di sejumlah SPBU menjadi indikasi bahwa langkah-langkah penanganan mulai memberikan dampak positif.

Baca Juga :  Wali Kota Appi Susuri Lorong di Wilayah Utara, Pastikan Air PDAM Mengalir ke Rumah Warga

Namun, ia menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak boleh membuat seluruh pihak lengah. Pemerintah Kota bersama Pemprov, TNI, POlri dan pihak Pertamina tetap akan memaksimalkan berbagai langkah teknis agar antrean panjang tidak kembali terjadi.

“Persoalan antrean BBM membutuhkan keterlibatan seluruh elemen karena dampaknya tidak hanya dirasakan oleh konsumen yang hendak mengisi BBM, tetapi juga dapat berpengaruh terhadap aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat secara lebih luas,” tuturnya.

Ia menekankan, tidak ada pihak yang menginginkan kondisi antrean panjang tersebut berlarut-larut.

Karena itu, Pemkot Makassar akan terus berkoordinasi dengan Pertamina dan pihak terkait untuk memastikan kebijakan yang telah disiapkan berjalan efektif di lapangan.

Appi juga meminta agar optimalisasi pelayanan di SPBU benar-benar dilakukan, termasuk memastikan seluruh nozzle yang tersedia dapat berfungsi dan digunakan secara maksimal serta petugas operator bekerja secara optimal.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pemkot Makassar berharap antrean BBM dapat semakin terkendali dan aktivitas masyarakat kembali berjalan normal.

“Tidak ada yang kita mau kondisi ini berlarut-larut. Kita mau supaya seluruh elemen-elemen yang ada itu bersama-sama untuk cepat menyelesaikan persoalan ini,” katanya.

“Karena ini sangat mengganggu, dampaknya sangat banyak. Maka dari itu, yang bisa kita lakukan, maksimalkan koordinasi dan langkah nyata di lapangan supaya tidak lagi terjadi antrean panjang di SPBU,” pungkas Appi, menambahakan.

Berita Terkait

Gelar Ngopi Bareng, Pemkab Jeneponto Salurkan 200 Unit Pompa Air untuk Petani
Semarak HUT ke-419 Makassar, Pemkot Siapkan Bedah 419 Rumah hingga Nikah Massal Gratis
Wali Kota Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia, Konstruksi Awal 2027 dan Rampung Akhir Tahun
Bupati Jeneponto Lantik Tiga Pejabat, Tekankan Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Publik
Bupati Paris Yasir Buka Kompetisi Inovasi Daerah 2026, Dorong OPD Hadirkan Terobosan Berdampak Nyata
Appi Tegaskan PSEL Makassar Tunggu Arahan Pusat, Aspirasi Warga Tamalanrea Jadi Pertimbangan
Temui Walikota, Direksi Perumda Parkir Paparkan Penataan Area Parkir Tiga Kawasan Strategis
Sekda Jeneponto Buka FGD I Penyusunan RDTR Kawasan Perkotaan Allu dan Tanetea
Berita ini 110 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Gelar Ngopi Bareng, Pemkab Jeneponto Salurkan 200 Unit Pompa Air untuk Petani

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Wali Kota Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia, Konstruksi Awal 2027 dan Rampung Akhir Tahun

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Bupati Jeneponto Lantik Tiga Pejabat, Tekankan Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Publik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:55 WIB

Bupati Paris Yasir Buka Kompetisi Inovasi Daerah 2026, Dorong OPD Hadirkan Terobosan Berdampak Nyata

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Appi Tegaskan PSEL Makassar Tunggu Arahan Pusat, Aspirasi Warga Tamalanrea Jadi Pertimbangan

Berita Terbaru