BPBD Makassar Gelar Lokakarya Penyusunan Rencana Kontingensi Hadapi Banjir Rob dan Abrasi

- Jurnalis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 21:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, allnatsar.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar menggelar lokakarya penyusunan Rencana Kontingensi (Renkon) sebagai langkah antisipatif terhadap potensi bencana banjir rob, gelombang ekstrem, dan abrasi.

Kegiatan ini berlangsung di Hotel Continent Centrepoint, Jalan Pengayoman, Kecamatan Panakkukang, baru-baru ini.

Lokakarya tersebut menjadi bagian dari strategi BPBD Makassar dalam meningkatkan kesiapsiagaan sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam upaya pengurangan risiko bencana.

Fokus utama kegiatan ini adalah menyusun dokumen Renkon yang komprehensif, terintegrasi, dan aplikatif. Dokumen tersebut nantinya akan menjadi pedoman operasional bagi seluruh pihak terkait dalam menghadapi kondisi darurat bencana.

Baca Juga :  Wali Kota Makassar Bareng Ketua TP PKK Hadiri Festival Kurban 2025 Oleh Bosowa Peduli

Lokakarya ini melibatkan berbagai unsur pemerintah, lembaga terkait, serta para pemangku kepentingan lainnya. Keterlibatan lintas sektor ini bertujuan memperkuat sinergi antar-lembaga dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pesisir yang rawan terdampak bencana.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Dr. H.M. Fadli Tahar, SE., MM, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai panduan operasional yang matang guna memastikan respons yang cepat dan terkoordinasi saat terjadi bencana.

“Kami berharap lokakarya ini dapat meningkatkan koordinasi lintas sektor, memperkuat sinergi, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pesisir dalam menghadapi ancaman banjir rob, gelombang ekstrem, dan abrasi,” jelasnya.

Baca Juga :  Dari Makassar untuk Indonesia, Sinergi Pelatihan Vokasi dan Penempatan Difabel

Dokumen Rencana Kontingensi yang disusun mencakup periode 2025–2028, mencerminkan komitmen jangka panjang BPBD Makassar dalam upaya melindungi warganya dari dampak bencana alam.

Lokakarya ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk membangun Makassar yang lebih tangguh dan siap menghadapi tantangan bencana.

Melalui kegiatan ini, BPBD Makassar tidak hanya menyusun rencana, tetapi juga membangun kesadaran kolektif dan sinergi kuat di antara seluruh pihak yang terlibat.

“Ini adalah langkah penting untuk memastikan setiap tindakan penanggulangan bencana dilakukan secara efektif dan efisien, guna meminimalkan dampak buruk serta melindungi nyawa dan harta benda warga Makassar,” pungkas Fadli.

Berita Terkait

Sinergi Disdukcapil dan P2KB Jeneponto Sukses Padankan 13.823 Data Keluarga Risiko Stunting
Berebut Kursi Pimpinan Baznas Makassar, Appi Pastikan Seleksi Transparan
Suara Emak-Emak Menggema, Warga Tamalanrea Tolak PSEL di Lingkungan Mereka
Appi: Ekonomi Sirkular Bergerak di Makassar, Sampah Disulap Jadi Produk Bernilai Tinggi
Pimpin Rakor CSR: Bupati Jeneponto Tekankan Program Tepat Sasaran untuk Masyarakat
Genjot Perwali Inklusif, Munafri: Tak Boleh Ada Fasilitas Publik yang Abaikan Penyandang Disabilitas di Makassar
TPU di Kota Overkapasitas, Pemkot Makassar Siapkan Lahan Ekspansi ke Wilayah Penyangga
Pemkot Makassar Susun Roadmap Terintegrasi Penanganan ODGJ Berbasis Kolaborasi
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:19 WIB

Sinergi Disdukcapil dan P2KB Jeneponto Sukses Padankan 13.823 Data Keluarga Risiko Stunting

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:31 WIB

Berebut Kursi Pimpinan Baznas Makassar, Appi Pastikan Seleksi Transparan

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:40 WIB

Suara Emak-Emak Menggema, Warga Tamalanrea Tolak PSEL di Lingkungan Mereka

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:03 WIB

Appi: Ekonomi Sirkular Bergerak di Makassar, Sampah Disulap Jadi Produk Bernilai Tinggi

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:58 WIB

Pimpin Rakor CSR: Bupati Jeneponto Tekankan Program Tepat Sasaran untuk Masyarakat

Berita Terbaru