Dari Ruang Terapi ke Ruang Kolaborasi, Sinergi Pemkot Makassar dan TNI AL di Bidang Kesehatan

- Jurnalis

Rabu, 12 November 2025 - 06:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin bersama Kepala RSAL Jala Ammari Kodaeral VI dalam kegiatan Penyematan Brevet Kehormatan Hiperbarik

Foto: Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin bersama Kepala RSAL Jala Ammari Kodaeral VI dalam kegiatan Penyematan Brevet Kehormatan Hiperbarik

Makassar, allnatsar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri kegiatan Penyematan Brevet Kehormatan Hiperbarik yang digelar oleh TNI Angkatan Laut dalam rangka Hari Kesehatan TNI AL Tahun 2025, bertempat di Rumah Sakit Jala Ammari, Makassar, Selasa (11/11/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Munafri Arifuddin, didampingi Sekda Zulkifly Nanda turut menerima penganugerahan Brevet Kehormatan Hiperbarik TNI AL, sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan kolaborasinya dalam penguatan sektor kesehatan di Kota Makassar.

Khususnya dalam memperkenalkan terapi hiperbarik sebagai salah satu inovasi pelayanan kesehatan modern.

Sebelum menerima brevet kehormatan, Wali Kota Munafri juga berkesempatan meninjau langsung ruang terapi hiperbarik Haux Starmed, fasilitas berteknologi tinggi yang dimiliki Rumah Sakit Jala Ammari.

“Di Kota Makassar ini, kita patut bersyukur karena sudah memiliki alat kesehatan yang sangat baik dan canggih di RS AL Makasssr,” ujar Munafri.

Dalam peninjauan itu, Munafri mendapat penjelasan langsung dari tim medis mengenai fungsi dan manfaat terapi hiperbarik yang kini menjadi salah satu layanan unggulan rumah sakit militer tersebut.

Ruang terapi hiperbarik di RS Jala Ammari dirancang dengan standar internasional. Setiap pasien mendapatkan ruangan tersendiri (one room, one patient) untuk menjamin privasi, kenyamanan, dan keamanan selama proses terapi.

Selain itu, seluruh ruang perawatan dilengkapi dengan fasilitas modern, serta didukung oleh tim dokter dan tenaga medis profesional yang telah tersertifikasi.

Wali Kota Munafri mengapresiasi fasilitas kesehatan yang dimiliki TNI AL tersebut. Ia menilai, keberadaan terapi hiperbarik menjadi salah satu inovasi penting dalam upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Makassar.

“Saya mengajak masyarakat untuk datang ke Rumah Sakit Jala Ammari Angkatan Laut dan merasakan langsung manfaat terapi hiperbarik ini,” tuturnya.

Baca Juga :  Wali Kota Munafri Lakukan Sidak di Sejumlah Pusat Layanan Kecamatan Tamalate

“Tidak hanya untuk pengobatan, tetapi juga sangat baik untuk pencegahan dan pemulihan kesehatan,” tambah Appi.

Lebih lanjut, ia berharap kerja sama antara Pemerintah Kota Makassar dan TNI AL terus diperkuat, khususnya dalam pemanfaatan fasilitas kesehatan yang mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

“Ini menjadi bagian dari semangat kolaborasi antara pemerintah daerah dan instansi TNI dalam menghadirkan pelayanan yang berdampak nyata bagi masyarakat. Kami tentu membuka ruang kerja sama lebih luas di bidang kesehatan,” jelasnya.

Kegiatan penyematan brevet kehormatan ini juga dihadiri oleh jajaran pejabat TNI AL, tenaga medis.

Momen tersebut menjadi simbol sinergi antara Pemkot Makassar dan TNI AL dalam memperkuat layanan kesehatan masyarakat berbasis inovasi dan teknologi.

Dengan fasilitas seperti terapi hiperbarik, Kota Makassar menunjukkan komitmennya sebagai salah satu daerah dengan kesiapan layanan kesehatan modern yang berorientasi pada kualitas, kenyamanan, dan keselamatan pasien.

Makassar, Dalam momentum yang penuh makna dan kehormatan, Komandan Komando Daerah Angkatan Laut VI (Kodaeral VI), Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz, memimpin Acara Penyematan Brevet Kehormatan Kesehatan Penyelaman dan Hiperbarik kepada Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, bertempat di Gedung Hiperbarik Chamber Rumah Sakit Angkatan Laut (RS AL).

Kegiatan dimulai dengan paparan ilmiah oleh Kepala RSAL Jala Ammari Kodaeral VI, Letkol Laut (K) dr. Suhadi, M.K.K., Sp.KL., Subsp P.H (K), AIFO-K, CHQP, MQM, C.PML, FIHFAA.

Dalam pemaparannya, dr. Suhadi menjelaskan secara rinci mekanisme dan manfaat terapi hiperbarik, sebuah inovasi medis berbasis tekanan udara tinggi yang kini menjadi bagian penting dalam dunia kedokteran militer dan penyelaman.

Baca Juga :  Edukasi Kanker Payudara dan Keluarga Berencana, TP PKK Makassar Gelar Talkshow di HKG ke-53

Menariknya, Komandan Kodaeral VI bersama Walikota Makassar beserta jajaran turut merasakan langsung terapi di dalam Hiperbarik Chamber selama satu jam.

Pengalaman ini menjadi simbol nyata sinergi dan komitmen bersama dalam memajukan bidang kesehatan maritim dan hiperbarik di kawasan Indonesia Timur.

Usai sesi terapi, acara dilanjutkan dengan penyematan Brevet Kehormatan Kesehatan Penyelaman dan Hiperbarik oleh Komandan Kodaeral VI Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz kepada Walikota Makassar Munafri Arifuddin, S.H. dan Sekretaris Daerah Kota Makassar, Dr. Andi Zulkifli Nanda.

Penganugerahan ini diberikan berdasarkan Keputusan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Nomor Kep/3062/X/2025, sebagai bentuk penghargaan dan pengakuan terhadap dedikasi serta dukungan para pejabat dalam memperkuat kerja sama lintas sektor di bidang kesehatan penyelaman, hiperbarik, dan keselamatan maritim.

Dalam sambutannya, Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz menegaskan pentingnya sinergi antara TNI AL dan pemerintah daerah dalam penguatan kapasitas kesehatan nasional.

“Kesehatan maritim bukan hanya milik prajurit laut, tetapi bagian dari kekuatan bangsa,” ujarnya.

“Melalui kerja sama dengan pemerintah daerah, kita membangun ketahanan kesehatan yang kuat, profesional, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat,” tambah Komandan Kodaeral VI.

Acara ini tidak hanya menjadi simbol kehormatan, tetapi juga momentum strategis dalam memperkuat kolaborasi antara TNI AL dan Pemerintah Kota Makassar dalam bidang kesehatan, teknologi, dan kemaritiman.

Turut hadir dalam acara tersebut jajaran Pejabat Utama Kodaeral VI, Kadiskes Kodaeral VI, Kaladokgi Yos Sudarso Makassar, serta perwakilan dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Kota Makassar.

Berita Terkait

Sinergi Disdukcapil dan P2KB Jeneponto Sukses Padankan 13.823 Data Keluarga Risiko Stunting
Bupati Jeneponto Buka Pelatihan dan Pembinaan TPK dan Kader Posyandu, Tekankan Akurasi dan Validasi Data Stunting
Lindungi Generasi Muda dari Nikotin, Pemkot Makassar Perkuat Regulasi Pengendalian Tembakau
Melalui GESIT DATA PRESISI, Dinas P2KB Perkuat Validasi Data untuk Percepatan Penurunan Stunting di Jeneponto
Menuju Survei Agustus 2026, Pemkab Jeneponto Matangkan Langkah Penanganan Stunting Berbasis Data
Media Gathering BPJS Kesehatan di Jeneponto, Insan Pers dan BPJS Kupas Tantangan Pelayanan JKN
Tolak Liberalisasi Distribusi Obat, BMKI Geruduk Kantor BPOM Makassar Desak Pencabutan PerKBPOM 5/2026
Pantau Percepatan Penuntasan TBC, Bupati Jeneponto Tekankan Kolaborasi dan Penguatan Layanan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:19 WIB

Sinergi Disdukcapil dan P2KB Jeneponto Sukses Padankan 13.823 Data Keluarga Risiko Stunting

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:12 WIB

Bupati Jeneponto Buka Pelatihan dan Pembinaan TPK dan Kader Posyandu, Tekankan Akurasi dan Validasi Data Stunting

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:17 WIB

Lindungi Generasi Muda dari Nikotin, Pemkot Makassar Perkuat Regulasi Pengendalian Tembakau

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:24 WIB

Melalui GESIT DATA PRESISI, Dinas P2KB Perkuat Validasi Data untuk Percepatan Penurunan Stunting di Jeneponto

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:11 WIB

Menuju Survei Agustus 2026, Pemkab Jeneponto Matangkan Langkah Penanganan Stunting Berbasis Data

Berita Terbaru