Makassar, allnatsar.id — Perusahaan Daerah Umum (Perumda) Parkir Makassar Raya menerjunkan sebanyak 25 personel untuk mengawal kelancaran, keamanan, dan penataan parkir dalam pelaksanaan Maulid Akbar Pesisir yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.
Langkah ini diambil untuk memantau kondisi lalu lintas kendaraan sekaligus mengantisipasi potensi keberadaan juru parkir (jukir) liar di sekitar lokasi acara.
Direktur Operasional Perumda Parkir Makassar Raya, Andi Ryan Adrianto, menyampaikan bahwa seluruh personel disiagakan di lapangan sejak pukul 14.00 WITA. Selain melakukan pengawasan ketat, tim Perumda Parkir juga berkoordinasi intensif dengan panitia pelaksana guna menyusun skema penataan titik parkir bagi para jamaah dan tamu undangan.
“Perumda Parkir menurunkan 25 personel untuk membantu menyukseskan kegiatan ini. Kami juga melakukan pemantauan dan penertiban terhadap dugaan jukir liar,” ujar Andi Ryan.
Andi Ryan pun meminta masyarakat yang hadir dalam peringatan Maulid Akbar Pesisir tidak perlu merasa cemas terkait urusan parkir. Pihaknya memastikan lokasi parkir yang disediakan merupakan area resmi yang telah disepakati bersama panitia.
“Setelah berdiskusi dengan panitia, kami menyiapkan lokasi parkir resmi. Ada area di sisi kiri dan kanan yang diperuntukkan bagi para undangan, sementara masyarakat juga diperbolehkan memarkir kendaraannya di lokasi yang telah disiapkan,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Perumda Parkir sama sekali tidak menempatkan jukir untuk melakukan pemungutan retribusi di kawasan tersebut. Hal ini dikarenakan lokasi acara berada di dalam kawasan Pelindo, wilayah yang secara aturan tidak diperbolehkan ada pemungutan biaya parkir secara sembarangan.
“Kami tidak menempatkan jukir di lokasi Maulid Akbar ini. Ini masuk kawasan Pelindo, sehingga tidak diperbolehkan ada pihak yang memungut biaya parkir,” tegas Andi Ryan.
Melalui penataan ketat dan penyiapan kantong parkir gratis ini, Perumda Parkir Makassar Raya berharap seluruh rangkaian kegiatan Maulid Akbar Pesisir dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif, baik dari segi kenyamanan ibadah maupun kelancaran arus kendaraan para tamu undangan dan masyarakat umum.







