Kunjungi KBRI Tokyo, Aliyah Mustika Ilham Bahas Penguatan Kerja Sama Makassar–Jepang

- Jurnalis

Kamis, 3 September 2026 - 09:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TOKYO, JEPANG — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, melakukan kunjungan ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo, Jepang, Senin (1/9/2026). Kunjungan tersebut menjadi momentum Pemerintah Kota Makassar untuk memperkuat komunikasi sekaligus menjajaki peluang kerja sama dengan sejumlah kota di Jepang.

Aliyah Mustika Ilham bersama jajaran Pemerintah Kota Makassar diterima Wakil Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang, Maria Renata Hutagalung, beserta jajaran pejabat KBRI Tokyo.

Dalam pertemuan tersebut, Aliyah didampingi Staf Ahli Wali Kota Makassar Herfidha Attas, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar Helmy Budiman, serta Kepala Bagian Kerja Sama Setda Kota Makassar Andi Zulfitrah.

Pertemuan membahas sejumlah agenda strategis, terutama peluang pengembangan kerja sama internasional melalui skema City-to-City Collaboration Project antara Kota Makassar dengan sejumlah kota di Jepang.

Kunjungan tersebut juga berkaitan dengan agenda Pemerintah Kota Makassar menghadiri Asia-Pacific Circular Cities Forum (APCC) 2026 yang digelar di Yokohama pada 2–4 September 2026 atas undangan Wali Kota Yokohama.

Baca Juga :  Andi Suharmika Beberkan Progres Stadion Untia: Warga Makassar Tak Perlu Lagi ke Parepare

Sebagai salah satu inisiator Asian Circular Cities Declaration (ACCD) yang mewakili kota-kota di Indonesia, Kota Makassar dijadwalkan menjadi pembicara dalam Plenary Session 1 pada 3 September 2026.

Dalam forum tersebut, Pemerintah Kota Makassar akan memaparkan materi bertajuk “Makassar City Waste Management Policy”. Materi tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kebijakan dan komitmen Makassar dalam pengelolaan persampahan sekaligus pembangunan kota yang berkelanjutan.

Tiga Kota Jepang Jadi Mitra Potensial

Selain agenda forum internasional, Pemkot Makassar juga tengah membangun komunikasi kerja sama dengan tiga kota di Jepang, yakni Yokohama, Kawasaki, dan Maniwa.

Kerja sama dengan ketiga kota tersebut diarahkan pada sektor yang berbeda sesuai dengan potensi dan kebutuhan masing-masing.

Yokohama menjadi mitra potensial dalam bidang transportasi dan energi. Sementara Kawasaki berpeluang menjadi mitra Makassar dalam bidang manajemen air dan pengendalian banjir.

Adapun Kota Maniwa membuka peluang kolaborasi dalam bidang ekonomi sirkular dan manajemen persampahan.

Tak hanya pada sektor lingkungan dan infrastruktur, Aliyah menyebut Pemerintah Kota Makassar juga membuka peluang kerja sama pada sektor lain yang memiliki dampak langsung terhadap masyarakat.

Baca Juga :  Jalankan Arahan Pusat Atasi Sampah di TPA, Wali Kota Munafri: Kita Fokus Kurangi Risiko Lingkungan

“Berbagai peluang kerja sama yang dapat memberikan manfaat bagi pembangunan Kota Makassar tentu harus terus dijajaki. Mulai dari lingkungan, transportasi, pengendalian banjir, pengembangan ekonomi hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ujar Aliyah.

Ia menambahkan, sektor ketenagakerjaan, pengembangan UMKM, dan pendidikan juga menjadi bidang yang dapat dikembangkan melalui jejaring kerja sama antara Makassar dan Jepang.

Menurutnya, kunjungan ke KBRI Tokyo memiliki arti penting dalam memperkuat koordinasi serta memastikan berbagai peluang kerja sama internasional dapat dikomunikasikan dengan baik.

Pemerintah Kota Makassar berharap komunikasi yang terbangun dengan KBRI Tokyo dan pemerintah kota di Jepang dapat berlanjut pada kerja sama yang lebih konkret dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat posisi Makassar dalam jejaring kota-kota internasional, tetapi juga mendukung agenda pembangunan kota yang berkelanjutan, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Berita Terkait

Di Hadapan Praja Muda IPDN, Appi Paparkan Sapta MULIA: Makassar Harus Jadi Ruang Tamu Indonesia
Munafri Tekankan Profesionalitas Guru di Era Digital, AI Jadi Tantangan Pendidikan
Sekda Jeneponto Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional
Apron Terpasang, Bumbu Diracik, Munafri Sabet Juara I Lomba Masak Nasi Goreng Antar Kepala Daerah
Dulu Penertiban, Kini Pemberdayaan: Appi Hidupkan Ekonomi Rakyat Lewat CFD
Wujud Kepedulian Sosial, Bupati Jeneponto Salurkan Bantuan Sandang bagi Penyandang Disabilitas
Di Forum Internasional, Appi Paparkan Strategi Kota Makassar Perkuat Ketahanan Iklim melalui Teknologi Hijau
Dari Lontara+ hingga Command Center, Makassar Perkuat Layanan Publik Berbasis Digital
Berita ini 82 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:19 WIB

Di Hadapan Praja Muda IPDN, Appi Paparkan Sapta MULIA: Makassar Harus Jadi Ruang Tamu Indonesia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:34 WIB

Munafri Tekankan Profesionalitas Guru di Era Digital, AI Jadi Tantangan Pendidikan

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:45 WIB

Sekda Jeneponto Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Apron Terpasang, Bumbu Diracik, Munafri Sabet Juara I Lomba Masak Nasi Goreng Antar Kepala Daerah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Dulu Penertiban, Kini Pemberdayaan: Appi Hidupkan Ekonomi Rakyat Lewat CFD

Berita Terbaru