Hadiri Rakor Percepatan Eliminasi TBC Bersama Mendagri, Pemerintah Kota Makassar Perkuat Sinergi Nasional

- Jurnalis

Selasa, 26 Agustus 2025 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Wakil Walikota Makassar dalam kegiatan konferensi pers Rapat Koordinasi Percepatan Eliminasi Tuberkulosis melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang digelar di Sasana Bhakti Praja, Kantor Kementerian Dalam Negeri RI

Foto: Wakil Walikota Makassar dalam kegiatan konferensi pers Rapat Koordinasi Percepatan Eliminasi Tuberkulosis melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang digelar di Sasana Bhakti Praja, Kantor Kementerian Dalam Negeri RI

Jakarta, allnatsar.id— Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan Eliminasi Tuberkulosis melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang digelar di Sasana Bhakti Praja, Kantor Kementerian Dalam Negeri RI, Jl. Medan Merdeka Utara No.7, Kota Jakarta Pusat, Selasa (26/8/2025).

Rapat koordinasi ini dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, dan turut dihadiri Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Prof. Dr. Pratikno, M.Soc.S, Menteri Sekretaris Negara, serta Kepala Staf Kepresidenan.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat komitmen serta strategi percepatan penanggulangan Tuberkulosis (TBC), khususnya di daerah dengan angka beban TBC tinggi.

Forum ini juga menghadirkan 8 Gubernur serta 193 Bupati/Wali Kota dari berbagai provinsi di Indonesia.

Dalam forum tersebut, dilakukan penyampaian komitmen penanggulangan TBC oleh perwakilan daerah serta penandatanganan komitmen 8 Gubernur menuju Indonesia Maju Bebas TBC.

Daerah prioritas tersebut mencakup Provinsi Sumatera Utara, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Timur.

Baca Juga :  Sukseskan Program MBG, Pemerintah Kota Makassar Dorong Keamanan Pangan

Mendagri Tito Karnavian dalam arahannya menekankan pentingnya percepatan pembentukan Tim Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis (TP2TB) di tiap daerah.

Menurutnya, TP2TB akan menjadi kunci koordinasi lintas sektor agar lahir rencana aksi daerah yang lebih konkret.

“Pembentukan TP2TB menjadi kunci untuk mempercepat eliminasi TBC di Indonesia. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, pusat, dan stakeholder, kita optimis bisa meningkatkan kesehatan masyarakat,” tegas Tito.

Sebagai perwakilan Makassar, Aliyah Mustika Ilham menegaskan bahwa komitmen Pemerintah Kota Makassar sejalan dengan agenda nasional dalam memberantas TBC.

Ia juga berharap melalui sinergi pemerintah pusat dan daerah, target Indonesia Bebas TBC dapat tercapai lebih cepat.

“Pemerintah Kota Makassar selalu menempatkan kesehatan masyarakat sebagai prioritas utama. Eliminasi TBC bukan hanya soal menekan angka kasus, tetapi juga tentang meningkatkan kualitas hidup warga. Dengan kerja sama lintas sektor, saya yakin target Indonesia Bebas TBC bisa kita wujudkan bersama,” ujar Aliyah Mustika Ilham.

Baca Juga :  Wali Kota Makassar Yakin Sinergi Akademisi dan Pemkot Jawab Tantangan Kota Makassar

Selama ini, Aliyah Mustika Ilham konsisten mendorong peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di Makassar.

Berbagai program preventif dan promotif terus digalakkan, mulai dari penguatan layanan kesehatan dasar, peningkatan kesadaran masyarakat akan pola hidup bersih dan sehat, hingga perluasan akses layanan kesehatan yang merata.

Selain itu, ia juga aktif mengawal upaya pemberantasan penyakit menular, termasuk TBC, melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.

Keterlibatannya dalam forum nasional ini menjadi bentuk keseriusan Pemkot Makassar dalam menjadikan kesehatan masyarakat sebagai prioritas utama pembangunan daerah.

Ke depan, Aliyah Mustika Ilham berkomitmen untuk memperkuat sinergi lintas sektor, baik dengan pemerintah pusat, provinsi, lembaga swasta, maupun komunitas, agar program eliminasi TBC dapat berjalan optimal.

Menurutnya, kesehatan yang baik merupakan fondasi bagi peningkatan kualitas hidup dan produktivitas masyarakat Makassar.

Berita Terkait

Tok! DPR RI Resmi Sahkan RUU Polri Menjadi Undang-Undang Baru
Sambut Komisi IV DPR RI, Munafri Sampaikan Strategi Ketahanan Pangan Makassar
Menghadapi Tekanan Geopolitik Global, Pemerintah dan Bank Indonesia Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Rupiah
KPK Tahan Wamen Imipas Silmy Karim dan 7 Pejabat Imigrasi Terkait Kasus Dokumen WNA
Perbaiki Tata Kelola dan Kualitas Program Makan Bergizi Gratis, Presiden Prabowo Subianto Ganti Pimpinan Badan Gizi Nasional
Hari Lahir Pancasila, Munafri-Aliyah Ajak Warga Makassar Hidupkan Nilai Kebangsaan
12.400 Peserta MHM 2026 Dongkrak Ekonomi Kota, Hotel hingga UMKM Diprediksi Panen
Wali Kota Appi Bawa Makassar Raih Penghargaan Pendidikan Nasional, Perhatian Anak Putus Sekolah dan Pendidikan di Kepulauan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:51 WIB

Tok! DPR RI Resmi Sahkan RUU Polri Menjadi Undang-Undang Baru

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:06 WIB

Sambut Komisi IV DPR RI, Munafri Sampaikan Strategi Ketahanan Pangan Makassar

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:47 WIB

Menghadapi Tekanan Geopolitik Global, Pemerintah dan Bank Indonesia Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Rupiah

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:52 WIB

KPK Tahan Wamen Imipas Silmy Karim dan 7 Pejabat Imigrasi Terkait Kasus Dokumen WNA

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:26 WIB

Perbaiki Tata Kelola dan Kualitas Program Makan Bergizi Gratis, Presiden Prabowo Subianto Ganti Pimpinan Badan Gizi Nasional

Berita Terbaru