Jeneponto, allnatsar.id — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Jeneponto mencatat adanya peningkatan signifikan pada penerimaan siswa baru tahun ajaran ini. Total daya tampung siswa baru untuk seluruh tingkatan, mulai dari Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) mencapai lebih dari 24 ribu siswa.
Kepala Dinas Dikbud Jeneponto, Bapak Alamsyah, SE., MM., mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat untuk menyekolahkan anak-anak mereka menunjukkan tren yang sangat positif. Jika dibandingkan dengan tahun lalu, terjadi lonjakan kuota yang merata di semua jenjang pendidikan.
“Tahun ini ada peningkatan signifikan pada daya tampung siswa. Semua tingkatan menunjukkan tren kenaikan jumlah siswa, yakni sekitar 10% dibandingkan dengan tahun lalu,” ujar Alamsyah.
Berdasarkan data dari Dinas Dikbud Jeneponto, total sekitar 24 ribu siswa baru tersebut tersebar di tiga tingkatan dengan rincian tingkat TK sebanyak 8.500 orang, tingkat SD sebanyak 10.000 orang, tingkat SMP sebanyak 5.700 orang.

Menyambut tahun ajaran baru, Kadis Dikbud Jeneponto memberikan imbauan tegas kepada seluruh satuan pendidikan untuk wajib melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Menurutnya, agenda ini bukan sekadar formalitas, melainkan fase krusial bagi adaptasi anak didik.
“MPLS harus dilaksanakan dengan baik. Ini adalah modal awal yang sangat penting bagi siswa-siswi baru untuk mengenal lingkungan sekolah, beradaptasi dengan teman baru, serta memahami proses belajar-mengajar di sekolah mereka masing-masing,” tegasnya.
Alamsyah juga menambahkan bahwa pelaksanaan MPLS tahun ini akan dikawal agar berjalan edukatif dan kreatif. Kegiatan MPLS ini dijadwalkan akan berlangsung selama 5 hari berturut-turut. Dinas Dikbud berharap pihak sekolah dapat menciptakan suasana yang ramah, aman, dan menyenangkan bagi seluruh siswa baru.
(Penulis: Maryullah Sahran, S.E / Biro Jeneponto)









