Makassar Siap Jadi Kota Pendidikan Internasional, Lewat Kerja Sama dengan Cambridge

- Jurnalis

Rabu, 30 Juli 2025 - 16:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama perwakilan Cambridge University Press and Assessment serta jajaran Pemkot saat audiensi peningkatan kualitas pendidikan berbasis internasional, Selasa (29/7/2025), di Balai Kota Makassar.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama perwakilan Cambridge University Press and Assessment serta jajaran Pemkot saat audiensi peningkatan kualitas pendidikan berbasis internasional, Selasa (29/7/2025), di Balai Kota Makassar.

MAKASSAR, allnatsar.id — Pemerintah Kota Makassar terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan berkualitas global. Kali ini, langkah strategis dilakukan dengan menerima audiensi dari perwakilan Cambridge University Press dan Assessment, Selasa (29/7/2025), di Balai Kota Makassar.

Audiensi ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dodampingi tim Ahli Pemkot Makassar, Dara Nasution, Kadis Pendidikan Makassar, Achi Soleman dan dihadiri oleh Sonya Tobing, Country Head Indonesia – English Cambridge University Press and Assessment.

Pada kesempatan ini, Sonya Tobing, memaparkan sejumlah program unggulan untuk peningkatan kapasitas guru dan siswa, khususnya dalam penguasaan bahasa Inggris dan sertifikasi bertaraf internasional.

Menurut Sonya, program ini tidak hanya memperkuat kemampuan guru, tapi juga memastikan keberlanjutan ke siswa melalui pembelajaran dan penilaian yang terintegrasi.

“Tujuannya jelas, menjadikan standar pendidikan di Kota Makassar setara dengan sekolah-sekolah internasional,” jelas Sonya Tobing.

Dalam paparannya, Cambridge akan memulai dengan benchmarking test kepada guru di Makassar untuk memetakan kemampuan bahasa Inggris mereka.

Baca Juga :  Mengintegrasikan Teori di Balik Tongkonan: Field Trip Ekowisata Mahasiswa Pertanian UIT ke Toraja

Langkah ini menjadi dasar untuk menyaring peserta yang layak mengikuti sertifikasi internasional, dengan standar minimal level B1.

“Maka dari itu, mereka yang telah mencapai B1 akan langsung disiapkan untuk sertifikasi. Sementara sisanya akan diberi penguatan khusus agar bisa naik level,” terang Sonya.

Untuk menjaga keberlanjutan program, Cambridge juga akan memberikan pelatihan berkelanjutan serta mendatangkan pembicara dari Inggris dalam seminar internasional pendidikan yang akan digelar di Makassar.

Program ini tak berhenti di guru. Pembelajaran berbasis Cambridge juga akan menyasar siswa, khususnya di sekolah-sekolah piloting yang telah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan Kota Makassar.

Target akhir program ini adalah siswa. Nantinya, pembelajaran akan menggunakan buku panduan Cambridge, yang telah terintegrasi dengan sertifikat internasional.

“Siswa SD Negeri misalnya, akan menerima pendidikan dengan standar yang setara sekolah swasta internasional,” ungkap Sonya dengan optimis.

Baca Juga :  Tekan Angka Anak Putus Sekolah, Bupati Jeneponto Kumpulkan OPD Bahas Penanganan ATS 2026 Jeneponto

Melalui kerja sama ini, Pemkot Makassar membuktikan keseriusannya mendorong reformasi pendidikan dengan menjadikan Makassar sebagai model pembelajaran modern yang inklusif, berkelanjutan, dan berstandar internasional.

Dengan guru yang tersertifikasi global dan siswa yang mendapatkan materi setara internasional, kota Makassar menjadi salah satu kota pelopor pendidikan masa depan di Indonesia.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut baik kolaborasi ini dan menyampaikan komitmennya dalam mendukung penguatan kapasitas guru serta memperluas akses siswa terhadap pendidikan bermutu.

“Kami ingin semua guru memiliki standar seperti ini, tidak hanya di kemampuan bahasa, tapi juga dalam metode mengajar,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya penyelarasan dengan Dinas Pendidikan agar program Cambridge ini terintegrasi dalam sistem pembinaan guru serta kurikulum yang berjalan.

“Dengan pembelajaran yang terukur dan berstandar, kita bisa dorong pendidikan Makassar setara dengan negara lain,” tambah Munafri.

Berita Terkait

Usai Bertamu Appi, Pertamina Janji Tingkatkan Pelayanan SPBU dan Urai Antrean Lewat Buffer Zone 24 Jam
Respon Antrean BBM, Wali Kota Appi Keluarkan Edaran Sekolah di Makassar Daring Mulai 12 September
Wali Kota Makassar Bekali Ribuan Maba Bosowa Jadi Bagian dari Pembangunan Kota
Kunjungi KBRI Tokyo, Aliyah Mustika Ilham Bahas Penguatan Kerja Sama Makassar–Jepang
Hadiri Maulid KKDB, Appi Dorong Penguatan Silaturahmi dan Pendidikan Adab dari Keluarga
Bupati Jeneponto Buka Pengabdian kepada Masyarakat UIN Alauddin Makassar, Perkuat Kompetensi Guru Hadapi Transformasi Pendidikan
Pemkot Makassar Perkuat Sarana Persampahan, Armada Ditambah dan Mesin Pengolah Sampah
Dosen UNM Latih Kreativitas Seni Digital Siswa SMP Ranggong Daeng Romo Berbasis Aplikasi SketchBook
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 22:01 WIB

Usai Bertamu Appi, Pertamina Janji Tingkatkan Pelayanan SPBU dan Urai Antrean Lewat Buffer Zone 24 Jam

Jumat, 11 September 2026 - 18:34 WIB

Respon Antrean BBM, Wali Kota Appi Keluarkan Edaran Sekolah di Makassar Daring Mulai 12 September

Rabu, 9 September 2026 - 16:51 WIB

Wali Kota Makassar Bekali Ribuan Maba Bosowa Jadi Bagian dari Pembangunan Kota

Kamis, 3 September 2026 - 09:34 WIB

Kunjungi KBRI Tokyo, Aliyah Mustika Ilham Bahas Penguatan Kerja Sama Makassar–Jepang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:25 WIB

Hadiri Maulid KKDB, Appi Dorong Penguatan Silaturahmi dan Pendidikan Adab dari Keluarga

Berita Terbaru