Mukernas IV Permabudhi, Munafri Harap Jaga Hubungan yang Harmoni

- Jurnalis

Minggu, 29 Juni 2025 - 00:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, allnatsar.id – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) IV Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) yang digelar di Hotel Aston Makassar, Sabtu (28/6/2025).

Kegiatan tersebut mengusung tema “Sinergi Harmoni Permabudhi Peduli Bumi”, sebagai wujud komitmen umat Buddha dalam menjaga kerukunan sekaligus peduli terhadap pelestarian lingkungan hidup.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Romo Syafi’i, Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, hadir juga jajaran pengurus pusat dan daerah Permabudhi dari seluruh Indonesia.

Mukernas IV ini menjadi momentum penting untuk konsolidasi organisasi serta penguatan peran strategis Permabudhi di berbagai bidang sosial, spiritual, dan ekologis.

Baca Juga :  Pimpin Upacara HUT ke-54 KORPRI, Munafri Serukan ASN Solid Fokus Wujudkan Asta Cita Presiden

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengungkapkan rasa bangga atas kepercayaan menjadikan Kota Makassar sebagai tuan rumah Mukernas IV.

Ia berharap kegiatan ini semakin memperkaya semangat toleransi antarumat beragama yang selama ini terjalin baik di Makassar.

“Makassar adalah rumah bersama bagi semua agama, suku, dan budaya. Kami percaya kegiatan seperti ini menjadi teladan bahwa kerukunan dan kepedulian lingkungan dapat berjalan berdampingan,” kata Munafri.

Mukernas IV Permabudhi dijadwalkan berlangsung selama dua hari, dengan agenda pembahasan program kerja prioritas, penguatan kelembagaan organisasi, serta penyusunan rekomendasi untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam bidang kerukunan umat beragama dan pelestarian alam.

Baca Juga :  Prabowo dan Abraham Samad Bahas Reformasi Penegakan Hukum dalam Pertemuan di Kertanegara

Acara pembukaan berlangsung dengan khidmat, diisi doa bersama, persembahan budaya, dan penandatanganan komitmen bersama “Permabudhi Peduli Bumi” sebagai simbol kesungguhan umat Buddha Indonesia dalam mendukung pelestarian lingkungan demi generasi mendatang.

Sedangkan, Ketua Umum Permabudhi, Prof. Philip K. Widjaja, menjelaskan bahwa Mukernas merupakan agenda rutin tahunan yang menjadi amanah organisasi sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

“Mukernas ini bukan hanya konsolidasi internal, tetapi juga ajang mempererat silaturahmi antarumat Buddha dari 36 provinsi di Indonesia,” jelas Prof. Philip.

Berita Terkait

Pemkot Makassar Tuntaskan BAST Renovasi, DPRD Segera Tempati Gedung Sementara di Pettarani
Komdigi Apresiasi Munafri, MCH Nabuka Nusantara Jadi Ruang Kreatif Anak Muda Makassar
Dirjen Keuda Kemendagri Dukung Program Prioritas Makassar, APBD Harus Berdampak Untuk Publik
Pemkab Jeneponto dan Dewan Profesor Unhas Bahas Solusi Ilmiah untuk Percepatan Pembangunan Daerah
SI-PAKATAU Diluncurkan, Bupati Paris Yasir Harap Inovasi Perlindungan Tenaga Kerja Maritim Benar-Benar Dirasakan Masyarakat
Awasi Tata Ruang dari Pesisir hingga Pulau, Distaru Makassar Hadirkan Inovasi Railing Besi
Wakil Wali Kota Makassar Hadiri Jamuan Resmi The 9th ASCN Annual Meeting dan BEC Awards 2026 di Banyuwangi
Pemkab Jeneponto Bahas Rencana Pembangunan Industri Pakan Ternak, Sambut Tim Verifikasi Lapangan SSIC 2026
Berita ini 9 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:18 WIB

Pemkot Makassar Tuntaskan BAST Renovasi, DPRD Segera Tempati Gedung Sementara di Pettarani

Senin, 27 Juli 2026 - 08:06 WIB

Komdigi Apresiasi Munafri, MCH Nabuka Nusantara Jadi Ruang Kreatif Anak Muda Makassar

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:03 WIB

Dirjen Keuda Kemendagri Dukung Program Prioritas Makassar, APBD Harus Berdampak Untuk Publik

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:38 WIB

Pemkab Jeneponto dan Dewan Profesor Unhas Bahas Solusi Ilmiah untuk Percepatan Pembangunan Daerah

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:13 WIB

SI-PAKATAU Diluncurkan, Bupati Paris Yasir Harap Inovasi Perlindungan Tenaga Kerja Maritim Benar-Benar Dirasakan Masyarakat

Berita Terbaru