PDAM Hadir, Air Kembali Mengalir: Haru Warga Gontang Dalam dan Samalona

- Jurnalis

Senin, 23 Juni 2025 - 20:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Air bersih mengalir dari kran umum di salah satu sudut Kota Makassar, menjadi simbol perubahan nyata bagi warga yang sebelumnya kesulitan akses air bersih.

Air bersih mengalir dari kran umum di salah satu sudut Kota Makassar, menjadi simbol perubahan nyata bagi warga yang sebelumnya kesulitan akses air bersih.

Makassar, allnatsar.id – Di tengah hiruk-pikuk kota, ada harapan kecil yang tumbuh perlahan—harapan akan aliran air bersih yang selama ini hanya jadi angan bagi sebagian warga.

Di Gontang Dalam dan Samalona, penantian panjang warga akhirnya berbuah manis. Setelah bertahun-tahun hidup dalam kondisi sulit tanpa akses air bersih yang memadai, kini senyum lega menghiasi wajah mereka.

Air yang dulu harus ditadah dari hujan atau dibeli dalam jeriken, kini mengalir langsung dari kran rumah. Perjuangan itu tak lagi sendiri, karena tangan-tangan teknis dari PDAM Makassar hadir membawa perubahan.

Bagi warga, ini bukan sekadar fasilitas ini adalah bentuk keadilan, kemanusiaan, dan harapan yang akhirnya datang mengetuk pintu rumah mereka.

Rasa syukur dan haru tak bisa disembunyikan dari wajah Fatimah, warga Jalan Gontang Dalam, saat air bersih akhirnya mengalir lancar ke rumahnya. Setelah bertahun-tahun hidup dalam kondisi Tidak Dapat Air (TDA), kini ia dan ratusan warga lainnya bisa menikmati aliran air bersih selama 24 jam penuh.

Baca Juga :  Bertahun-Tahun Kekeringan, Warga Kelurahan Barana Kini Nikmati Air PDAM Gratis dari Pemkot Makassar

“Alhamdulillah, bersyukur sekali ka ini, Pak. Terima kasih banyak. Dulu kami harus tampung air hujan atau beli air galon untuk masak,” tutur Fatimah, matanya berkaca-kaca.

Selama ini, warga di wilayah Gontang Dalam dan Samalona harus menjalani hari-hari dengan berbagai upaya demi memenuhi kebutuhan air bersih.

Mulai dari mengandalkan air tadah hujan, membeli air dari luar, hingga harus menumpang di rumah tetangga yang lebih beruntung.

Kini, semua itu perlahan berubah berkat langkah cepat Perumda Air Minum (PDAM) Kota Makassar.

Fatimah mengaku sempat tak percaya saat pertama kali melihat air bersih keluar dari krannya. Baginya, ini bukan sekadar fasilitas, melainkan kebutuhan mendasar yang selama ini terasa jauh dari jangkauan.

“Saya kira cuma sementara, tapi ternyata airnya lancar terus. Semoga begini terus ke depannya,” ucapnya dengan nada penuh harap.

Kisah Fatimah hanyalah satu dari banyak warga yang kini bisa bernapas lega. Air bersih yang semula menjadi barang mewah, kini telah hadir kembali di tengah-tengah mereka—berkat kepedulian dan tindakan nyata PDAM Makassar.

Baca Juga :  Komisi D DPRD Makassar Awasi Ketat PPDB 2025, Soroti Transparansi dan Kuota Sekolah

Plt Direktur Utama PDAM Makassar, Hamzah Ahmad, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan perbaikan menyeluruh pada jaringan distribusi yang selama ini menjadi sumber persoalan.

Salah satu temuan penting adalah keberadaan gate valve tertutup yang menjadi biang keladi tersendatnya pasokan air di kawasan tersebut.

“Alhamdulillah, masyarakat sekarang sudah bisa menikmati aliran air bersih 24 jam. Tim kami telah membuka gate valve dan mengoptimalkan tekanan air agar distribusi stabil, terutama di jam sibuk,” ungkap Hamzah.

Tak hanya berhenti pada perbaikan teknis, Hamzah juga telah membentuk tim tanggap cepat guna merespons keluhan pelanggan di titik-titik rawan TDA. Respons cepat inilah yang kini menuai apresiasi dari warga.

“Dengan langkah ini, PDAM Makassar tak hanya memperbaiki jaringan distribusi air, tetapi juga menyambung kembali harapan-harapan kecil di sudut kota. Karena air bukan sekadar kebutuhan, tetapi juga simbol kehidupan yang layak dan bermartabat,” tukansya.

Berita Terkait

Bertemu Walikota Makassar, KPU Bahas Sinergi Program Pemutakhiran Data dan Pendidikan Pemilih
Kurangi Sampah ke TPA, KLH Apresiasi Aktivasi Bank Sampah dan TPS 3R di Makassar
BPC HIPMI Luwu Timur Nyatakan Dukungan Penuh Terhadap Pembentukan Provinsi Luwu Raya!
Pemkot Makassar Tuntaskan Pembebasan Lahan Jembatan Baru Barombong di 2026
Aliyah Mustika Ilham Hadiri Panen Raya di Lapas Kelas I Makassar, Dukung Pembinaan Kemandirian Warga Binaan
Banjir Tak Lagi Separah Dulu, Pemkot Makassar Tetap Perkuat Kesiapsiagaan
Wali Kota Makassar Paparkan Strategi Hadapi Banjir, Air Bersih, dan Sanitasi di Hadapan WRI–RISE Indonesia
Air Tercemar dan Bau Menyengat, Lindi TPA Tamangapa Jadi Ancaman Kesehatan Warga Makassar
Berita ini 21 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 06:48 WIB

Bertemu Walikota Makassar, KPU Bahas Sinergi Program Pemutakhiran Data dan Pendidikan Pemilih

Jumat, 23 Januari 2026 - 06:34 WIB

Kurangi Sampah ke TPA, KLH Apresiasi Aktivasi Bank Sampah dan TPS 3R di Makassar

Kamis, 22 Januari 2026 - 18:51 WIB

BPC HIPMI Luwu Timur Nyatakan Dukungan Penuh Terhadap Pembentukan Provinsi Luwu Raya!

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:27 WIB

Pemkot Makassar Tuntaskan Pembebasan Lahan Jembatan Baru Barombong di 2026

Jumat, 16 Januari 2026 - 20:06 WIB

Aliyah Mustika Ilham Hadiri Panen Raya di Lapas Kelas I Makassar, Dukung Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

Berita Terbaru