Pemkot Makassar Dapat Tawaran Pembangunan Stadion Untia dari Investor Singapura

- Jurnalis

Jumat, 14 November 2025 - 06:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin sesaat setelah mengikuti South Sulawesi Investment Forum (SSIF)

Foto: Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin sesaat setelah mengikuti South Sulawesi Investment Forum (SSIF)

Makassar, allnatsar.id — Kota Makassar kembali menjadi sorotan dalam ajang bergengsi South Sulawesi Investment Forum (SSIF) yang digelar, Hotel Claro dan dilanjutkan di Summarecon Mutiara Makassar Convention Center.

Melalui forum ini, Pemerintah Kota Makassar berhasil menarik perhatian sejumlah investor luar negeri yang tertarik menanamkan modalnya di berbagai sektor strategis, termasuk rencana pembangunan stadion baru di kawasan Untia.

Forum SSIF sendiri merupakan salah satu agenda utama dalam kalender tahunan Forum PINISI SULTAN (Percepatan Investasi, Perdagangan, dan Pariwisata Sulawesi Selatan), sebuah wadah kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan investor untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi di kawasan Indonesia Timur.

Kehadiran Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama jajaran Pemerintah Kota, menjadi bukti keseriusan Makassar dalam memanfaatkan momentum SSIF sebagai pintu masuk investasi strategis di berbagai sektor.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Munafri menegaskan bahwa Pemkot Makassar siap membuka ruang investasi yang produktif, berkelanjutan, dan berdampak luas bagi masyarakat.

“Makassar harus terus menjadi magnet investasi di kawasan timur Indonesia. Pemerintah kota membuka peluang bagi kerja sama lintas sektor, dengan memastikan proses perizinan dan kemitraan berjalan cepat, transparan, dan kondusif,” ujar Munafri, Kamis (13/11/2024).

Salah satu tawaran menarik datang dari Feliks Gao, perwakilan Asia Pacific Geraldton (Singapore), yang menyatakan ketertarikannya untuk membangun Stadion Untia dengan skema turn key project, di mana perusahaan menangani seluruh proses mulai dari desain hingga penyelesaian pembangunan.

Baca Juga :  Era Kepemimpinan Munafri: Investasi Makassar Melesat, Triwulan I Capai Rp2,7 Triliun atau 77 Persen

Tak hanya itu, investor asal Singapura tersebut juga membuka peluang pengembangan kawasan sekitar stadion dengan menghadirkan fasilitas pendukung seperti hotel, pusat perbelanjaan, dan multi-purpose hall.

Kepala Bagian Kerja Sama Setda Kota Makassar, Andi Zulfitra Dianta, mengungkapkan bahwa tawaran investasi tersebut telah dibahas bersama Wali Kota dan akan segera ditindaklanjuti oleh tim teknis Pemkot.

“Pak Wali minta agar seluruh data studi yang sementara dilakukan oleh Dinas PU segera disiapkan dan difollow-up ke pihak investor,” tuturnya.

“Mereka adalah perusahaan investasi multinasional yang bergerak di banyak sektor, dan saat ini fokus pada proyek stadion Untia,” lanjut Zulfitra.

Selain dari Singapura, Dr. Maxwell Briggs dari Asia Pacific Enterprise Development (Australia) juga menawarkan kerja sama dalam bidang pengolahan air bersih.

Baca Juga :  Pemerintah Kota Makassar Sambut Investasi, Tekankan Investor Wajib Taat Aturan

Teknologi yang diusung menggunakan metode membran filter, yang mampu menghasilkan air minum bebas bahan kimia. Proyek ini akan dikaji dan ditindaklanjuti oleh PDAM Makassar.

Adapun dari Danawira Asri mewakili Oracle Ventures International Limited, menawarkan investasi di bidang pengolahan sampah dengan menggunakan teknologi pyrolysis gasification to energy.

Teknologi ini berfokus pada pengurangan jejak karbon dan pemanfaatan limbah organik menjadi sumber energi, seperti gas, briket arang, campuran pupuk organik, hingga remediasi lahan pertanian.

“Konsep mereka sangat menarik karena mendukung kebijakan Pemkot dalam pengelolaan sampah berkelanjutan dan energi hijau,” tambah Zulfitra.

Menanggapi berbagai tawaran tersebut, ia menyampaikan sejumlah pandangan teknis sudah dibahas bersama Wali Kota Munafri, termasuk opsi percepatan pembangunan stadion dengan penggunaan material efisien seperti rangka baja ringan, merujuk pada proyek serupa di Thailand.

“Pak Wali juga memberikan masukan soal desain dan kapasitas stadion, diperkirakan akan menampung sekitar 15.000 hingga 20.000 penonton,” jelasnya.

“Untuk pendanaannya, kemungkinan akan menggunakan skema multiyears APBD sambil tetap membuka peluang kemitraan dengan pihak investor,” terangnya.

Berita Terkait

Aliyah Mustika Ilham Tutup FKPPI XIX Sulsel Padel Open Tournament 2026
Pelajar Makassar Taklukkan Barru dan Enrekang di Final Juara GSI 2026, Siswa Dapat Beasiswa dari Pemkot
Jeneponto Raih Gelar Juara Bupati Cup I Sulsel Wilayah Selatan 2026
Munafri Jamu PSM Makassar, Beri Suntikan Semangat untuk Laga Kandang Perdana di Pare-pare
Kunjungi KBRI Tokyo, Aliyah Mustika Ilham Bahas Penguatan Kerja Sama Makassar–Jepang
Bupati Jeneponto Hadiri MRP Fun Run 2026, Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Ketua TP PKK Makassar Pimpin Senam Jantung Sehat, Dorong Budaya Hidup Aktif dan Peduli Lingkungan
Atlet Cricket Kota Makassar Jalani Tes dan Pengukuran Kondisi Fisik Menuju PORPROV XVII Sulawesi Selatan 2026
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 23:24 WIB

Aliyah Mustika Ilham Tutup FKPPI XIX Sulsel Padel Open Tournament 2026

Minggu, 13 September 2026 - 21:17 WIB

Pelajar Makassar Taklukkan Barru dan Enrekang di Final Juara GSI 2026, Siswa Dapat Beasiswa dari Pemkot

Minggu, 13 September 2026 - 14:57 WIB

Jeneponto Raih Gelar Juara Bupati Cup I Sulsel Wilayah Selatan 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 15:34 WIB

Munafri Jamu PSM Makassar, Beri Suntikan Semangat untuk Laga Kandang Perdana di Pare-pare

Kamis, 3 September 2026 - 09:34 WIB

Kunjungi KBRI Tokyo, Aliyah Mustika Ilham Bahas Penguatan Kerja Sama Makassar–Jepang

Berita Terbaru