Pemkot Makassar – PMI Gencarkan Donor Darah Keliling Seluruh Kecamatan dan Kelurahan

- Jurnalis

Kamis, 18 September 2025 - 07:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto: Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dalam pertemuan dengan pengurus PMI Kota Makassar

foto: Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dalam pertemuan dengan pengurus PMI Kota Makassar

Makassar, allnatsar.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Makassar, berkolaborasi menyiapkan program donor darah rutin demi memastikan ketersediaan stok darah untuk kebutuhan kemanusiaan, tidak hanya bagi warga Makassar tetapi juga untuk kawasan Indonesia Timur.

Rencana strategis ini dibahas dalam pertemuan pengurus PMI Kota Makassar dengan Wali Kota Munafri Arifuddin di Balai Kota Makassar, Rabu (17/9/2025).

Sekretaris PMI Makassar Khudri Arsyad menjelaskan, Wali Kota Makassa Munafri mengusulkan agar kegiatan donor darah digelar secara bergilir di 153 kelurahan pada 15 kecamatan di seluruh Kota Makassar.

Mekanismenya akan diatur secara terjadwal agar setiap kelurahan berperan aktif, sehingga stok darah dapat dipenuhi secara berkesinambungan.

“Hasil pertemuan, Pak Wali kota meminta kami menyiapkan desain dan draft kegiatan donor darah bergilir di seluruh kelurahan. Ini akan menjadi semacam nota kesepahaman untuk memastikan ketersediaan stok darah selalu terjaga,” ungkap Khudri, usai silaturahmi.

Ia menuturkan, disisi lain UPTD PMI Kota Makassar, memegang peran vital karena telah mendapatkan sertifikasi BPOM, menjadikannya salah satu pusat pelayanan darah rujukan di kawasan Indonesia Timur.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Makassar Dampingi Sekretaris Ditjen Pelayanan Kesehatan RI

Stok darah dari Makassar kerap dikirim ke berbagai daerah seperti Timika, Ambon, hingga provinsi lain di Sulawesi Selatan, termasuk untuk memenuhi permintaan darurat lintas pulau.

Kebutuhan darah di Makassar sangat tinggi, mencapai 300–360 kantong per hari. Sementara kegiatan donor rata-rata hanya menghasilkan 100–300 kantong per hari.

“Meski stok untuk warga Makassar relatif aman, tingginya jumlah pasien rujukan dari daerah lain seperti Kendari, Kalimantan, dan berbagai kota di Indonesia Timur membuat PMI harus terus menggiatkan donor darah,” jelas Khudri.

Sebagai Pelindung PMI Kota Makassar, Munafri menegaskan dukungannya terhadap program kemanusiaan ini.

Ia menilai kolaborasi antara pemerintah kota dan PMI bukan sekadar seremonial, melainkan kebutuhan mendesak untuk menjaga pasokan darah yang menjadi penopang layanan kesehatan regional.

Program donor darah bergilir ini akan dirancang menjadi agenda tetap Pemkot Makassar dan PMI, memastikan pasokan darah tetap stabil sekaligus mengajak partisipasi masyarakat di tingkat kelurahan.

Baca Juga :  Wali Kota Makassar Ajak Jamaah Teladani Karakter Sosial dan Kepemimpinan Nabi Muhammad SAW di Maulid Akbar

Dengan langkah proaktif ini, Makassar tidak hanya memperkuat ketahanan stok darah bagi warganya, tetapi juga menegaskan posisinya sebagai pusat layanan kesehatan dan kemanusiaan bagi seluruh kawasan Indonesia Timur.

Sehingga audiensi tersebut sekaligus rangkaian peringatan HUT PMI ke-80. Dalam kesempatan itu, pihaknya mengundang Wali Kota Makassar menjadi inspektur upacara peringatan HUT PMI.

“Pak wali sangat mendukung upaya kami memperkuat layanan kemanusiaan. Momentum HUT PMI ke-80 ini menjadi pemicu bagi kita untuk mengaktivasi kegiatan donor darah secara rutin demi memenuhi kebutuhan stok darah,” tutup Khudri.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin mengusulkan pelaksanaan donor darah bergilir di 153 kelurahan pada 15 kecamatan se-Kota Makassar.

Langkah ini dirancang untuk memastikan ketersediaan stok darah yang stabil, sekaligus memperluas partisipasi masyarakat dalam aksi kemanusiaan.

“Bisa kolaborasi bersama Pemkot dan PMI. Donor darah akan kita jadwalkan secara bergilir di seluruh kelurahan. Dengan begitu, setiap wilayah memiliki peran nyata dalam menjaga stok darah,” usul Munafri.

Berita Terkait

Wali Kota Appi: Digitalisasi Bansos Bukan Hanya Tugas Dinsos, Semua SKPD Harus Bergerak
Wali Kota Munafri Resmikan MCH Kedua di Jalan Nusantara, Jadi Ruang Tumbuh Anak Muda Kreatif
Pj Sekda Jeneponto Pimpin Rapat Optimalisasi Kepesertaan JKN dan Iuran Program KP Desa Bersama BPJS Kesehatan
Wakil Wali Kota Makassar Dukung Suksesnya Sensus Ekonomi 2026, Terima Audiensi BPS Kota Makassar
Gandeng 23 Kampus, BPBD Makassar Siapkan 23.000 Mahasiswa Tangguh Bencana
Tingkatkan Kualitas Hidup, OLY Life Hadirkan Terapi Kesehatan Gratis bagi Warga Pangkep
Dirut BPJS Sanjung Makassar, Akui Jadi Daerah Pertama Beri Perlindungan bagi Pekerja Rentan
Libatkan 1.005 Agen Perisai, Appi-Aliyah Percepat Universal Coverage Jaminan Sosial di Makassar
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:09 WIB

Wali Kota Appi: Digitalisasi Bansos Bukan Hanya Tugas Dinsos, Semua SKPD Harus Bergerak

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:29 WIB

Pj Sekda Jeneponto Pimpin Rapat Optimalisasi Kepesertaan JKN dan Iuran Program KP Desa Bersama BPJS Kesehatan

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:34 WIB

Wakil Wali Kota Makassar Dukung Suksesnya Sensus Ekonomi 2026, Terima Audiensi BPS Kota Makassar

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:26 WIB

Gandeng 23 Kampus, BPBD Makassar Siapkan 23.000 Mahasiswa Tangguh Bencana

Minggu, 5 Juli 2026 - 06:44 WIB

Tingkatkan Kualitas Hidup, OLY Life Hadirkan Terapi Kesehatan Gratis bagi Warga Pangkep

Berita Terbaru