Pemkot Makassar Tawarkan Lokasi Pedagang Losari, CFD Panakkukang, Sudirman & Tugu MNEK

- Jurnalis

Selasa, 14 Oktober 2025 - 05:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat menemui perwakilan pedagang Pantai Losari di Kantor Balai Kota Makassar

Foto: Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat menemui perwakilan pedagang Pantai Losari di Kantor Balai Kota Makassar

Makassar, allnatsar.id – Pemerintah Kota Makassar terus menunjukkan komitmennya dalam memperhatikan nasib para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), khususnya para pedagang kaki lima.

Kepedulian itu kembali ditegaskan saat Munafri menerima perwakilan pedagang Pantai Losari di Kantor Balai Kota Makassar, Senin (13/10/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Pemkot Makassar, menawarkan sejumlah alternatif lokasi sementara bagi para pedagang, seperti area Car Free Day (CFD) Boulevard yang mampu menampung lebih dari 70 pedagang, serta CFD Sudirman sekitar 30 pedagang.

Selain itu, Pemkot juga tengah menyiapkan konsep “Sanday market”, sebuah kawasan kuliner dan UMKM yang lebih tertata dan representatif.

“Lokasi ini akan kami siapkan, dalam waktu dua minggu sebagai langkah lanjutan menunggu hasil kajian terhadap area tugu MNEK CPI,” ujar Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin kepada pedagang losari.

Wali Kota Makassar itu, menegaskan bahwa pemerintah tidak tinggal diam dan terus mencarikan solusi terbaik agar para pedagang memiliki tempat berjualan yang layak, tertib, dan tidak mengganggu kenyamanan publik.

Bahkan kata dia, pemerintah Kota tidak akan memungut biaya dari pedagang yang menempati lokasi sementara tersebut. Sebaliknya, Pemkot akan memastikan area tetap bersih, tertib, dan bebas dari parkir liar.

“Pedagang Losari akan tetap kami perhatikan. Saya selalu peduli terhadap pedagang, karena mereka juga bagian dari warga yang harus kami lindungi,” tegasnya.

Dijelaskan, Pemerintah Kota Makassar saat ini terus mencarikan solusi terbaik bagi para pedagang Pantai Losari yang terdampak penataan kawasan.

Baca Juga :  Bumi Putra Samsuddin Nahkodai HIPMI PT UMI 2026–2027

Ia menuturkan bahwa pihaknya tidak hanya melarang aktivitas berjualan di area yang dilarang, tetapi juga menyediakan lokasi relokasi yang layak dan tertib.

Oleh sebab itu, mantan Bos PSM itu menegaskan bahwa Pemkot membuka dua lokasi alternatif yang bisa segera digunakan para pedagang, yakni area Car Free Day (CFD) Sudirman dan kawasan Panakkukang, serta MNEK CPI solusi sementara.

“Jadi, kami tidak hanya melarang dan memberhentikan, tapi juga memberikan solusi. Ada dua lokasi yang kami siapkan, tempat di CFD Sudirman dan sisanya di CFD Panakkukang,” tuturnya.

“Ada juga lokasi di MNEK CPI, tapi kami masih lakukan kajian. Ini agar pedagang tetap bisa berjualan dengan tertib dan nyaman,” tambah Munafri.

Ketua DPD II Golkar Kota Makassar itu menjelaskan, upaya ini merupakan bagian dari proses penataan kota agar kawasan publik seperti Pantai Losari tetap bersih, aman, dan tertib.

Pemkot Makassar ingin agar pedagang memiliki tempat berjualan yang lebih estetik tanpa kehilangan sumber penghidupan mereka.

Baca Juga :  Tak Lagi Semrawut, Pasar Senggol Makassar Hadir dengan Wajah Baru yang Lebih Tertib

Appi juga menyinggung rencana pemanfaatan kawasan MNEK CPI yang selama ini menjadi perhatian pedagang. Menurutnya, kawasan tersebut saat ini masih dalam tahap kajian bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

“Kawasan MNEK ini akan dikembalikan sebagai ruang terbuka hijau (RTH). Karena di sana merupakan area penyangga jembatan, jadi kami harus pelajari dulu secara teknis sebelum mengambil keputusan,” jelasnya.

Meski demikian, ia membuka peluang bagi kawasan tersebut untuk dijadikan lokasi kegiatan ekonomi rakyat di masa mendatang.

Kalau hasil kajian menunjukkan bisa dimanfaatkan, tentu akan atur. Mungkin konsepnya seperti Sunday Market, tempat kuliner dan UMKM mingguan yang tertata rapi.

“Tapi semua fasilitas akan disiapkan Pemkot, pedagang tinggal berjualan tanpa harus membawa perlengkapan sendiri,” ungkapnya.

Wali Kota kembali menegaskan, relokasi ini dilakukan dengan prinsip tanpa pungutan. Pemerintah akan memastikan lokasi baru tersebut tetap bersih, aman, dan bebas dari parkir liar.

“Kami ingin pedagang Losari tetap mendapat perhatian. Kami paham mereka bagian dari warga yang harus dilindungi, dan kami akan terus berikan ruang untuk mencari nafkah dengan cara yang tertib dan manusiawi,” tutup Munafri.

Berita Terkait

Pesan Wali Kota Appi: Event Besar Tak Berhenti di Hotel, UMKM hingga Kuliner Harus Rasakan Dampak Nyata
Dua Tahun Kepemimpinan Appi, Keringanan Pajak Hingga hingga 75 Persen ke Veteran dan Warga Kurang Mampu
APBD Perubahan Makassar Rp5,26 Triliun, Perlindungan Pekerja Rentan Diperkuat
Aliyah Mustika Ilham Buka Pembekalan Pra-CPMI, Tekankan Migrasi Aman dan Kompetensi Kerja
HIPMI Sulsel Gandeng Coach Armala, Perkuat Kaderisasi Kepemimpinan Pengusaha Muda
Usai Bertamu Appi, Pertamina Janji Tingkatkan Pelayanan SPBU dan Urai Antrean Lewat Buffer Zone 24 Jam
Kunjungi KBRI Tokyo, Aliyah Mustika Ilham Bahas Penguatan Kerja Sama Makassar–Jepang
Gelar Sweeping Rutin, UPTP Samsat Jeneponto Catat Peningkatan Signifikan Pajak Kendaraan
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:14 WIB

Pesan Wali Kota Appi: Event Besar Tak Berhenti di Hotel, UMKM hingga Kuliner Harus Rasakan Dampak Nyata

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:17 WIB

Dua Tahun Kepemimpinan Appi, Keringanan Pajak Hingga hingga 75 Persen ke Veteran dan Warga Kurang Mampu

Rabu, 30 September 2026 - 22:14 WIB

APBD Perubahan Makassar Rp5,26 Triliun, Perlindungan Pekerja Rentan Diperkuat

Rabu, 30 September 2026 - 17:31 WIB

Aliyah Mustika Ilham Buka Pembekalan Pra-CPMI, Tekankan Migrasi Aman dan Kompetensi Kerja

Senin, 28 September 2026 - 20:29 WIB

HIPMI Sulsel Gandeng Coach Armala, Perkuat Kaderisasi Kepemimpinan Pengusaha Muda

Berita Terbaru