Pendekatan Humanis, PD Pasar Relokasi Pesagang Pasar Lebih Tertata dan Nyaman

- Jurnalis

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, allnatsar. id – Dalam upaya menciptakan lingkungan pasar yang lebih tertib, bersih, dan nyaman, Perusahaan Daerah (PD) Pasar Makassar Raya terus melakukan penataan terhadap pedagang bayangan di sejumlah titik strategis.

Fokus utama penataan saat ini berada di kawasan Pasar Terong, Pasar Pa’baeng-baeng, serta area kanal Panampu dan Jalan Andi Tonro hingga Alauddin dan area pasar lainya.

Plt Direktur Utama PD Pasar Makassar Raya, Ali Gauli Arif, mengungkapkan bahwa sedikitnya 300 lebih pedagang yang sebelumnya berjualan di badan jalan Jalan Sawit, Jalan Labu, serta bantaran kanal Panampu telah sepakat untuk direlokasi ke dalam kawasan Pasar Terong.

“Relokasi ini bagian dari sinergi bersama Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang yang akan melakukan revitalisasi kanal dan jembatan,” jelasnya.

“Mereka butuh area steril untuk pengangkatan sedimen, dan itu harus kita dukung,” tambah Ali Gauli, Kamis (24/7/2025).

Untuk menampung para pedagang, pihak PD Pasar telah menyiapkan sekitar 400 lods di lantai satu Pasar Terong. Langkah ini dilakukan setelah melalui proses komunikasi intensif, termasuk mengakomodasi keluhan awal para pedagang yang sempat menolak karena kondisi tempat relokasi dianggap belum layak.

Baca Juga :  Pimpin Upacara HUT ke-54 KORPRI, Munafri Serukan ASN Solid Fokus Wujudkan Asta Cita Presiden

“Memang awalnya tidak mudah, banyak dinamika. Tapi kami libatkan pihak kecamatan, kelurahan, sampai satgas kebersihan untuk memastikan tempat yang disiapkan benar-benar bersih, tertata, dan layak pakai,” terang Ali.

Dengan penataan ini, PD Pasar Makassar Raya menunjukkan komitmen membangun pasar rakyat yang lebih terorganisir, inklusif, dan ramah bagi pedagang maupun pembeli.

Relokasi bukan hanya soal ruang, tapi juga soal rasa keadilan, kepedulian, dan keberlanjutan ekonomi lokal.

Ia menambahkan bahwa relokasi ini tidak hanya soal pemindahan fisik, tapi juga tentang membangun kesadaran kolektif bahwa ketertiban dan kenyamanan pasar adalah tanggung jawab bersama.

Oleh karena itu, pendekatan dilakukan secara humanis dan non-represif, sesuai arahan Wali Kota Makassar. Ia percaya menegakkan aturan tidak harus mengabaikan sisi kemanusiaan.

“Kami tempuh dialog, kami kirim surat pemberitahuan, kami hadirkan solusi. Bukan sekadar menggusur,” ujar Ali Gauli.

Tidak hanya di Pasar Terong, proses relokasi juga tengah berlangsung di kawasan Pa’baeng-baeng, terutama pedagang yang berada di jalur kanal dari Jalan Andi Tonro hingga ke Alauddin. Pasca penataan sukses di Jalan Jongaya, penertiban di Tamalate kini menyasar 91 pedagang di sepanjang kanal tersebut. Saat ini, sudah lebih dari 70 pedagang menyatakan kesediaan pindah.

Baca Juga :  Arahan Pak Wali Kota Appi: PDAM Makassar Jalankan 3 Strategi, Debit Bertambah dan Sambungan Pipa Diperluas

“Dan sebagian besar sudah mengumpulkan data untuk ditempatkan di Pasar Pa’baeng-baeng dan Pasar Pa’baeng-baeng Barat,” tambahnya.

Penataan di Pa’baeng-baeng pun menggunakan pendekatan yang sama: persuasif, bertahap, dan terukur, dengan dukungan dari aparat kecamatan, satgas kebersihan, serta koordinasi aktif antarorganisasi perangkat daerah (OPD).

Ali Gauli menyebut target penempatan pedagang akan dimaksimalkan pada bulan ini, dengan skema relokasi yang mengedepankan kenyamanan pedagang.

Pihaknya terus melakukan identifikasi kebutuhan lapak, perlengkapan dasar, dan distribusi pedagang agar tidak menimbulkan kepadatan di satu titik.

“Kami ingin para pedagang pindah bukan karena terpaksa, tapi karena sadar bahwa tempat baru lebih aman, nyaman, dan menjanjikan keberlanjutan usaha mereka,” tegasnya. (sie/all).

Berita Terkait

Pemkot Makassar Tuntaskan BAST Renovasi, DPRD Segera Tempati Gedung Sementara di Pettarani
Wali Kota Munafri Resmikan MCH Kedua di Jalan Nusantara, Jadi Ruang Tumbuh Anak Muda Kreatif
Dampingi Tim Verifikasi, Appi Optimistis Gunung Sari Wakili Sulsel ke Tingkat Nasional
Pelatihan Barbershop dan Perkoperasian Jadi Bekal Kemandirian Masyarakat, Bupati Jeneponto Dorong Terciptanya Pelaku Usaha Baru
Komdigi Apresiasi Munafri, MCH Nabuka Nusantara Jadi Ruang Kreatif Anak Muda Makassar
BKPSDM Makassar Hadirkan AKSI ASN, Kompetensi Digital untuk Tingkatkan Kinerja Pegawai
Dirjen Keuda Kemendagri Dukung Program Prioritas Makassar, APBD Harus Berdampak Untuk Publik
Semarak Wisuda ke-XXXI STAI DDI Jeneponto: Ratusan Sarjana Resmi Dilantik, Diwarnai Tradisi Unik Arak-arakan Keluarga
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:18 WIB

Pemkot Makassar Tuntaskan BAST Renovasi, DPRD Segera Tempati Gedung Sementara di Pettarani

Senin, 27 Juli 2026 - 14:58 WIB

Dampingi Tim Verifikasi, Appi Optimistis Gunung Sari Wakili Sulsel ke Tingkat Nasional

Senin, 27 Juli 2026 - 12:54 WIB

Pelatihan Barbershop dan Perkoperasian Jadi Bekal Kemandirian Masyarakat, Bupati Jeneponto Dorong Terciptanya Pelaku Usaha Baru

Senin, 27 Juli 2026 - 08:06 WIB

Komdigi Apresiasi Munafri, MCH Nabuka Nusantara Jadi Ruang Kreatif Anak Muda Makassar

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:43 WIB

BKPSDM Makassar Hadirkan AKSI ASN, Kompetensi Digital untuk Tingkatkan Kinerja Pegawai

Berita Terbaru