Presiden Prabowo Lepas Kemeja, Saat Hadir Diperayaan Hari Buruh Internasional 2025 di Monas

- Jurnalis

Kamis, 1 Mei 2025 - 22:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Presiden Prabowo Subianto, Ketua KSPI Said Iqbal dan Tokoh Buruh Lainnya.

Foto: Presiden Prabowo Subianto, Ketua KSPI Said Iqbal dan Tokoh Buruh Lainnya.

Jakarta. allnatsar. Id – Presiden Prabowo Subianto menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2025, di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat Pada Kamis (1/5/2025).

Prabowo langsung menyalami para buruh, di Silang Monas , saat tiba pada jam 10.56 WIB. yang mengenakan baju safari berwarna krem, dalam acara itu, terlihat juga Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli, Wamenaker Immanuel Ebenezer, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Ketua DPR RI Puan Maharani, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, dan beberapa jajaran Menteri Kabinet Merah Putih lainnya. Ada juga Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal dan aktivis lainnya.

Baca Juga :  Densus 88 dan Pemkot Makassar Perkuat Deradikalisasi Lewat Komunikasi Intensif

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada para buruh atas kontribusi mereka dalam membangun ekonomi nasional. Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan hak-hak pekerja, meningkatkan kesejahteraan buruh, serta menciptakan iklim ketenagakerjaan yang adil dan produktif.

“Selamat hari buruh internasional, May Day 2025. Semoga Tuhan Maha Besar melindungi kita semua, semoga kita bekerja terus bersama-sama. Saya minta dukunganmu, saya minta bantuanmu bersama-sama kita selamatkan kekayaan rakyat, kekayaan negara kita. Kekayaan rakyat, kekayaan negara harus dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia,” ujar Presiden.

Sementara iti Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan, May Day bukan hari libur, melainkan hari untuk memperjuangkan isu buruh. Dikutip dari CNN Indonesia berikut daftar 6 tuntutan buruh di aksi May Day di Monas:
1. Lindungi buruh dalam UU Ketenagakerjaan yang baru
2. Cegah PHK massal dengan membentuk Satgas PHK
3. Tolak outsourcing
4. Wujudkan upah layak
5. Desak pengesahan RUU Perampasan Aset
6. Desak pengesahan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT).
Selain di Jakarta, peringatan Hari Buruh digelar di setidaknya 30 provinsi dan secara total diikuti sekitar 1,2 juta buruh. (sie/all).

Baca Juga :  Ketua Umum TIDAR Sulsel Apresiasi Diplomasi Strategis Indonesia-Prancis: Momentum Emas Bagi Generasi Muda

 

Berita Terkait

Senjata Mainan Berpeluru Jeli Resahkan Warga, Pemkot Makassar Gandeng Polisi Bertindak
Kecam Dugaan Premanisme: SAPMA PP Gowa Siap Gelar Aksi Besar-besaran Di Kantor Regional Pertamina
Munafri Turun Langsung ke Manggala, Siapkan Langkah Antisipatif Cegah Banjir di Antang
Hadiri Sosialisasi Kemendagri, Wali Kota Munafri Tekankan Transformasi Digital di Sektor Bantuan Sosial
ZZ Travel Perkuat Layanan Umrah Sesuai Sunnah, Aslail Akbar: Jamaah Harus Tenang dan Terlayani
Bukti Janji Politik Ditepati, Iuran Sampah Gratis Dirasakan Puluhan Ribu Warga Kurang Mampu di Makassar
Bertemu Wali Kota, PT GMTD Percepat Penyerahan PSU: Munafri Tegaskan Kepastian Aset
Makassar Perkuat Kebijakan Bencana Inklusif, Penyandang Disabilitas Jadi Prioritas
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 07:05 WIB

Senjata Mainan Berpeluru Jeli Resahkan Warga, Pemkot Makassar Gandeng Polisi Bertindak

Minggu, 15 Februari 2026 - 07:24 WIB

Kecam Dugaan Premanisme: SAPMA PP Gowa Siap Gelar Aksi Besar-besaran Di Kantor Regional Pertamina

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:32 WIB

Munafri Turun Langsung ke Manggala, Siapkan Langkah Antisipatif Cegah Banjir di Antang

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:55 WIB

Hadiri Sosialisasi Kemendagri, Wali Kota Munafri Tekankan Transformasi Digital di Sektor Bantuan Sosial

Minggu, 25 Januari 2026 - 22:40 WIB

ZZ Travel Perkuat Layanan Umrah Sesuai Sunnah, Aslail Akbar: Jamaah Harus Tenang dan Terlayani

Berita Terbaru