Sabet Penghargaan SBBL Terbaik 2025, Pemkot Makassar Komitmen Tingkatkan Layanan Kesehatan Keluarga

- Jurnalis

Kamis, 11 Desember 2025 - 07:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Pemerintah Kota Makassar dalam penerimaan Penghargaan Bidang Pelayanan Kesehatan Keluarga

Foto: Pemerintah Kota Makassar dalam penerimaan Penghargaan Bidang Pelayanan Kesehatan Keluarga

Jakarta, allnatsar.id — Setelah dinobatkan Kota sehat 2025, kini Kota Makassar, kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Pemerintah Kota Makassar, lewat Dinas Kesehatan menerima Penghargaan Bidang Pelayanan Kesehatan Keluarga.

Kategori Skrining Bayi Baru Lahir Terbaik pada ajang Innovate, Empower, Connect, Towards, A Healthier, Tomorrow 2025, di Jakarta.

Penghargaan dari Kementerian Kesehatan diterima langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr. Nursaidah Sirajuddin, mewakili Wali Kota, Munafri Arifuddin.

Penilaian dilakukan secara komprehensif, meliputi cakupan pelayanan, ketepatan waktu, kualitas pencatatan dan pelaporan, serta tindak lanjut terhadap setiap hasil skrining.

Usai menerima penghargaan, Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr. Nursaidah Sirajuddin, mengatakan, penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada fasilitas pelayanan kesehatan yang mampu menunjukkan kinerja unggul dalam pelaksanaan Program Skrining Bayi Baru Lahir (SBBL).

“Sebuah layanan vital untuk memastikan setiap bayi mendapatkan deteksi dini terhadap gangguan metabolik, endokrin, hingga tubuh lainya,” ujarnya, Rabu (10/12/2025).

Baca Juga :  Pemkot Makassar Susun Roadmap Terintegrasi Penanganan ODGJ Berbasis Kolaborasi

Capaian ini menegaskan komitmen Makassar, dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan keluarga dan memastikan generasi baru tumbuh lebih sehat, terlindungi, dan terpantau sejak hari pertama kehidupan.

Oleh sebab itu, dokter Ida menegaskan pentingnya pelaksanaan Skrining Bayi Baru Lahir (SBBL) sebagai langkah awal untuk memastikan kesehatan setiap bayi sejak hari pertama kehidupannya.

Ia menjelaskan, SBBL merupakan pemeriksaan dini untuk mendeteksi kondisi atau masalah kesehatan yang kerap tidak tampak secara kasatmata pada bayi baru lahir.

Melalui skrining ini, tenaga kesehatan dapat menemukan kelainan lebih cepat sehingga penanganan bisa diberikan sebelum muncul gejala yang berisiko mengganggu tumbuh kembang anak.

Adapun jenis skrining yang dilakukan mencakup. Skrining Penyakit Jantung Bawaan Kritis (PJB Kritis), skrining Hipotiroid Kongenital (SHK).

Kemudian, skrining Hiperplasia Adrenal Kongenital (S-HAK), serta skrining Glucose-6-Phosphate Dehydrogenase (G6PD).

Baca Juga :  HLH 2026 di Makassar, Appi dan Aliyah Serukan Gerakan Lingkungan dari Keluarga hingga Komunitas

“Skrining SHK, HAK, dan G6PD dilakukan hanya dengan satu kali pengambilan sampel darah bayi. Ini prosedur sederhana tetapi sangat menentukan bagi masa depan kesehatan anak,” kata dr. Nursaidah.

Dia menambahkan, sejumlah manfaat dari pelaksanaan skrining bayi baru lahir, di antaranya. Pertama, mengetahui secara dini masalah kesehatan sebelum muncul gejala sehingga dapat segera ditindaklanjuti.

Kedua, mencegah atau mengurangi risiko komplikasi jangka panjang melalui perawatan yang diberikan sedini mungkin.

“Ketiga, meningkatkan kualitas hidup bayi, karena kelainan atau gangguan kesehatan dapat terdeteksi dan ditangani lebih cepat sehingga tidak menghambat tumbuh kembang,” tuturnya.

Dengan memperkuat komitmen pada pelayanan kesehatan keluarga melalui program SBBL, Kota Makassar terus mendorong upaya deteksi dini dan pencegahan risiko kesehatan bagi bayi.

“Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintah kota untuk memastikan generasi masa depan tumbuh lebih sehat dan berkualitas,” tutupnya.

Berita Terkait

Hari Sumpah Pemuda ke-98, Munafri Rawat Kebersamaan dengan Pemuda Lintas OKP
Wali Kota Makassar Ajak Pemuda Jadi Mitra Strategis Pemerintah, Kawal Pembangunan
Dedikasi Penanggulangan Bencana Wali Kota Makassar Diapresiasi Mensos RI
Dari Beasiswa hingga Infrastruktur, Wali Kota Appi Berikan Bantuan untuk Pesantren
Jalankan Arahan Presiden di Rakornas TPAKD, Munafri: Keuangan Harus Berdampak Ekonomi bagi Masyarakat
Sekda Jeneponto Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional
Dari Lontara+ hingga Command Center, Makassar Perkuat Layanan Publik Berbasis Digital
Munafri Minta Dukungan Pusat Perkuat Industri, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Makassar
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Hari Sumpah Pemuda ke-98, Munafri Rawat Kebersamaan dengan Pemuda Lintas OKP

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:37 WIB

Wali Kota Makassar Ajak Pemuda Jadi Mitra Strategis Pemerintah, Kawal Pembangunan

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Dedikasi Penanggulangan Bencana Wali Kota Makassar Diapresiasi Mensos RI

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Dari Beasiswa hingga Infrastruktur, Wali Kota Appi Berikan Bantuan untuk Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:30 WIB

Jalankan Arahan Presiden di Rakornas TPAKD, Munafri: Keuangan Harus Berdampak Ekonomi bagi Masyarakat

Berita Terbaru