Sekda Makassar: Inovasi Harus Jadi Ciri Khas, Jangan Jalankan Pemerintahan Secara ‘Autopilot’

- Jurnalis

Sabtu, 1 November 2025 - 15:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar Andi Zulkifly

Foto: Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar Andi Zulkifly

Makassar, allnatsar.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Makassar Andi Zulkifly didaulat menjadi juri Innovative Mayor Award (IMA) 2025 untuk tiga nominator. Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat Sekda Makassar Lantai 3 Kantor Balai Kota Makassar, Jumat (31/10).

Tiga nominator tersebut masing-masing Matasa dari UPT SPF SDN Nusa Harapan Permai, Meramu dari UPT SPF SDI Perumnas Antang 3 dan Barrasa dari UPT SPF SMPN 15 Makassar. Mereka mengalahkan inovasi dari seluruh OPD lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.

Sekretaris Daerah (Sekda) Makassar, Andi Zulkifly, menegaskan pentingnya inovasi dalam setiap organisasi perangkat daerah (OPD) maupun satuan pendidikan di lingkungan Pemerintah Kota Makassar.

“Peserta yang hadir hari ini adalah tiga besar. Artinya, mereka sudah melewati berbagai tahapan penting dan menunjukkan usaha serta kemampuan yang pantas diapresiasi,” ujar Andi Zulkifly.

Ia secara khusus memberikan ucapan selamat kepada peserta IMA 2025 yang berhasil menembus tiga besar kompetisi tersebut.

Baca Juga :  Dari Wisata Hingga Kebersihan Laut, Bajau Indo Tawarkan Inovasi Terapung di Losari dan Pulau

“Tidak mudah untuk sampai di tahap ini. Pesertanya bukan hanya dari sekolah-sekolah, tapi juga dari seluruh SKPD. Jadi, capaian ini luar biasa,” ujarnya.

Mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) mengapresiasi antusiasme para peserta yang hadir sejak pagi dan menyiapkan presentasi dengan baik.

Menurutnya, semangat tersebut menunjukkan keseriusan dalam mendorong inovasi di lingkungan kerja masing-masing. Namun, ia juga menyoroti masih adanya sejumlah dinas yang cenderung pasif dan menganggap lomba inovasi sebagai kegiatan seremonial semata.

“Banyak dinas yang kurang bersemangat, mengira inovasi hanya formalitas. Padahal, Pak Wali sudah menegaskan bahwa salah satu indikator penilaian SKPD adalah inovasinya,” tegasnya.

Sekda Makassar kemudian mengingatkan pentingnya meninggalkan pola kerja yang statis tanpa pembaruan, yang ia sebut sebagai “pemerintahan autopilot.”

“Autopilot itu artinya apa yang dilakukan tahun kemarin, terus saja dilaksanakan tanpa perubahan. Tidak ada inovasi. Padahal, pemerintah daerah tidak boleh bekerja seperti itu,” kata Zulkifly.

Ia menjelaskan, setiap kepala OPD maupun kepala sekolah harus mampu menggali potensi di lingkungannya untuk menciptakan terobosan baru yang berdampak nyata.

Baca Juga :  Munafri Serukan SKPD, Camat, dan Lurah untuk Perkuat Stabilitas Makassar

“Inovasi itu harus membawa perubahan yang lebih baik, punya kekhasan, dan tentu sesuai dengan kewenangan instansi masing-masing,” tambahnya.

Menanggapi inovasi yang ditampilkan SMP Negeri 15 Makassar melalui sistem poin karakter siswa, Zulkifly menilai ide tersebut relevan dengan tugas pokok dan fungsi satuan pendidikan.

“Inovasi ini bagus karena mampu memotivasi siswa untuk berperilaku lebih baik. Sistem poin menjadikan penilaian karakter lebih objektif dan terukur,” jelasnya.

Ia juga memberikan masukan agar inovasi tersebut dikembangkan lebih lanjut dengan dukungan teknologi informasi.

“Saya sarankan agar sistem ini diperkuat dengan aplikasi berbasis IT yang bisa diakses guru dan orang tua, supaya lebih terintegrasi dan konsisten dalam pelaksanaannya,” tutup Zulkifly.

Berita Terkait

Wali Kota Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia, Konstruksi Awal 2027 dan Rampung Akhir Tahun
Bupati Jeneponto Lantik Tiga Pejabat, Tekankan Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Publik
Bupati Paris Yasir Buka Kompetisi Inovasi Daerah 2026, Dorong OPD Hadirkan Terobosan Berdampak Nyata
Appi Tegaskan PSEL Makassar Tunggu Arahan Pusat, Aspirasi Warga Tamalanrea Jadi Pertimbangan
Temui Walikota, Direksi Perumda Parkir Paparkan Penataan Area Parkir Tiga Kawasan Strategis
Sekda Jeneponto Buka FGD I Penyusunan RDTR Kawasan Perkotaan Allu dan Tanetea
Perumda Parkir Patroli Jukir Liar di Panakkukang dan Manggala
Sekda Pimpin Rapat Lintas Sektor, Pemkot Makassar Perkuat Penanganan Kabut Asap
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Wali Kota Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia, Konstruksi Awal 2027 dan Rampung Akhir Tahun

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:55 WIB

Bupati Paris Yasir Buka Kompetisi Inovasi Daerah 2026, Dorong OPD Hadirkan Terobosan Berdampak Nyata

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Appi Tegaskan PSEL Makassar Tunggu Arahan Pusat, Aspirasi Warga Tamalanrea Jadi Pertimbangan

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Temui Walikota, Direksi Perumda Parkir Paparkan Penataan Area Parkir Tiga Kawasan Strategis

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:38 WIB

Sekda Jeneponto Buka FGD I Penyusunan RDTR Kawasan Perkotaan Allu dan Tanetea

Berita Terbaru