Summarecon Jadi Model Pengembangan Kawasan, Pemkot Makassar Siap Kawal Perizinan

- Jurnalis

Sabtu, 19 Juli 2025 - 12:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin memimpin pertemuan bersama jajaran manajemen Summarecon Mutiara Makassar (SMM), membahas pengembangan kawasan kota mandiri dan kolaborasi investasi berkelanjutan, Jumat (18/7/2025).

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin memimpin pertemuan bersama jajaran manajemen Summarecon Mutiara Makassar (SMM), membahas pengembangan kawasan kota mandiri dan kolaborasi investasi berkelanjutan, Jumat (18/7/2025).

MAKASSAR, allnatsar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menerima jajaran manajemen Summarecon Mutiara Makassar (SMM). Pertemuan berlangsung di Ruang Kerja Wali Kota Makassar, Jumat (18/7/2025).

Pertemuan ini menjadi wadah untuk memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Kota Makassar dan sektor swasta dalam mendorong pertumbuhan kawasan yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan kontribusi Summarecon dalam mengembangkan kawasan hunian dan komersial yang berkualitas di Makassar.

“Pertemuan ini, kami ingin mengetahui secara detail rencana-rencana yang akan dijalankan agar kami bisa memberikan dukungan maupun intervensi yang diperlukan,” ujar Munafri.

Ia menilai bahwa konsep pengembangan kawasan oleh Summarecon telah menjadi model percontohan nasional, yang kini mulai memberi dampak positif di Kota Makassar.

Oleh karena itu, Pemerintah Kota siap bersinergi untuk mendukung langkah-langkah pembangunan yang sejalan dengan arah penataan ruang dan kebijakan kota.

“Kawasan yang dikembangkan Summarecon memiliki nilai sebagai percontohan, dan ini perlu terus dikembangkan,” tuturnya.

“Kami ingin kolaborasi yang baik antara pemkot dan pihak investor untuk membangun kota ini secara bersama-sama,” tambah Appi.

Munafri juga menegaskan komitmen Pemkot Makassar dalam menciptakan sistem perizinan yang cepat, murah, dan transparan melalui layanan terpadu satu pintu (PTSP).

Baca Juga :  Tiga Penonton BIGVAKANSI WATCHON Dievakuasi, BPBD Makassar Prioritaskan Keselamatan Warga

Ia mengingatkan agar tidak ada pihak yang mencoba menghambat atau menyimpang dari prosedur resmi, karena itu akan merugikan iklim investasi secara keseluruhan.

“Kami memiliki sistem PTSP yang menjadi jalur resmi perizinan. Kami pastikan proses ini cepat, efisien, dan transparan. Jangan sampai ada oknum yang justru jadi beban bagi investor,” tegasnya.

Salah satu hal menarik yang turut dibahas adalah keberadaan Pasar Mandiri di kawasan Summarecon Mutiara Makassar, yang dinilai Wali Kota sebagai model revitalisasi pasar tradisional yang dapat direplikasi di berbagai wilayah lain di Makassar.

“Pasar Mandiri di kawasan SMM bisa menjadi contoh untuk pembenahan pasar-pasar tradisional kita. Ini bisa menjadi standar baru pengelolaan pasar yang bersih, tertib, dan modern,” ujarnya.

Pertemuan ini menjadi bentuk nyata sinergi antara pemerintah dan sektor swasta dalam membangun Makassar sebagai kota yang modern, tertata, dan inklusif.

Tak hanya itu, Wali Kota juga menekankan pentingnya pengelolaan sampah yang baik di kawasan tersebut, mengingat pengembangan kawasan juga harus memperhatikan aspek lingkungan dan kebersihan kota.

“Kami minta pengelolaan sampah di kawasan ini dilakukan secara serius dan terintegrasi. Ini bagian dari tanggung jawab bersama menjaga kota tetap bersih dan nyaman,” tutupnya.

Sedangkan, Direktur PT Sinergi Mutiara Cemerlang, Kiplongang Akemah, menyampaikan proyek pengembangan kawasan oleh Summarecon Mutiara Makassar (SMM), sebagai salah satu contoh pembangunan kota mandiri yang terintegrasi dan berorientasi masa depan.

Baca Juga :  Kebakaran Hanguskan Dua Bangunan di Rappocini, BPBD Makassar Bergerak Cepat Tangani Dampak

Menurut Kiplongang, kehadiran Summarecon di Kota Makassar tidak hanya membawa investasi, tetapi juga menawarkan pendekatan pembangunan kawasan yang holistik dan berkelanjutan.

“Pembangunan Summarecon di Makassar merupakan salah satu proyek yang sangat bermanfaat,” katanya.

“Summarecon memiliki konsep kota mandiri yang terintegrasi, mulai dari pendidikan, fasilitas bisnis, hingga kuliah dan liburan,” tambahnya, saat memberikan keterangan.

Ia menyebut bahwa lokasi strategis kawasan Summarecon yang berada di antara Pelabuhan Newport dan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin merupakan faktor penting yang membuat proyek ini memiliki potensi besar untuk tumbuh pesat.

“Lokasi Summarecon sangat strategis, berada di antara Newport dan Bandara. Ini membuatnya sangat potensial untuk berkembang sebagai pusat pertumbuhan baru di Makassar,” lanjutnya.

Dengan berbagai fasilitas dan perencanaan tata ruang yang tertata rapi, Kiplongang optimis bahwa kawasan ini dapat menjadi percontohan dalam pembangunan kota modern yang nyaman dan fungsional.

“Konsep kota mandiri ini bisa menjadi model pembangunan kota yang baik di Makassar. Kami berharap proyek ini berjalan lancar dan memberi manfaat luas bagi masyarakat,” tutupnya.

Berita Terkait

Wali Kota Appi: Digitalisasi Bansos Bukan Hanya Tugas Dinsos, Semua SKPD Harus Bergerak
TAPD dan Banggar DPRD Jeneponto Matangkan Penyempurnaan LKPJ APBD 2025
Wali Kota Munafri Resmikan MCH Kedua di Jalan Nusantara, Jadi Ruang Tumbuh Anak Muda Kreatif
BKPSDM Makassar Hadirkan AKSI ASN, Kompetensi Digital untuk Tingkatkan Kinerja Pegawai
Munafri: APBD Bukan Sekadar Angka, Harus Beri Dampak Nyata bagi Masyarakat
Pelantikan MWC NU se-Jeneponto, Bupati Dorong Sinergi Organisasi Keagamaan dan Pemerintah Daerah
Wakil Wali Kota Makassar Hadiri Jamuan Resmi The 9th ASCN Annual Meeting dan BEC Awards 2026 di Banyuwangi
Kecamatan Ujung Pandang Edukasi Warga Pulau Lae-Lae Pilah Sampah, 353,1 Kg Berhasil Dikumpulkan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:09 WIB

Wali Kota Appi: Digitalisasi Bansos Bukan Hanya Tugas Dinsos, Semua SKPD Harus Bergerak

Senin, 27 Juli 2026 - 17:20 WIB

TAPD dan Banggar DPRD Jeneponto Matangkan Penyempurnaan LKPJ APBD 2025

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:43 WIB

BKPSDM Makassar Hadirkan AKSI ASN, Kompetensi Digital untuk Tingkatkan Kinerja Pegawai

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:44 WIB

Munafri: APBD Bukan Sekadar Angka, Harus Beri Dampak Nyata bagi Masyarakat

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:24 WIB

Pelantikan MWC NU se-Jeneponto, Bupati Dorong Sinergi Organisasi Keagamaan dan Pemerintah Daerah

Berita Terbaru