Wali Kota Makassar Ingatkan Peran Majelis Tabligh Jadi Solusi Persoalan Sosial, Bukan Arena Doktrin

- Jurnalis

Rabu, 8 Oktober 2025 - 05:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat menerima audiensi Majelis Tabligh Asosiasi Panrita Pendakwah Ihsan (APPI) Kota Makassar di Balaikota Makassar

Foto: Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat menerima audiensi Majelis Tabligh Asosiasi Panrita Pendakwah Ihsan (APPI) Kota Makassar di Balaikota Makassar

Makassar, allnatsar.id – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menerima audiensi Majelis Tabligh Asosiasi Panrita Pendakwah Ihsan (APPI) Kota Makassar di Balaikota Makassar, Selasa (7/10/2025).

Pertemuan perdana ini disambut baik oleh Wali Kota Makassar yang menilai peran da’i sangat penting dalam membangun fondasi kehidupan masyarakat yang religius, damai, dan harmonis.

Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Munafri terlebih dahulu menyampaikan kondisi sosial Kota Makassar yang memiliki 153 kelurahan, sekitar 6.000 RT, 800 hingga 900 RW, dengan jumlah penduduk mencapai 1,4 juta jiwa.

“Lebih dari 85 persen di antaranya beragama Islam,” kata Munafri.

Dengan kondisi tersebut, kata dia, dibutuhkan penyatuan persepsi agar seluruh pihak dapat bergerak bersama menyelesaikan berbagai persoalan sosial yang ada yang ada di tengah masyarakat.

“Yang kita butuhkan adalah menyatukan persepsi, bukan memaksakan kehendak masing-masing. Nuansa yang kita hadirkan harus nuansa kedamaian dan pencerahan, bukan doktrin yang memaksa,” tegas Munafri.

Munafri menyampaikan harapannya agar kehadiran Majelis Tabligh ini bisa menjadi ruang ilmu dan pembelajaran bagi para da’i maupun masyarakat. Menurutnya, majelis harus menjadi wadah untuk terus belajar, berdiskusi, dan melahirkan solusi dari beragam persoalan sosial di Kota Makassar.

Baca Juga :  Melinda Aksa Dukung Gerakan Membaca Buku KIA, Wujudkan Generasi Emas Sejak Dini

Munafri juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dalam majelis. Ia mengingatkan agar perbedaan karakter yang ada di antara para anggota tidak menjadi pemicu perpecahan.

Sebaliknya, karakter yang beragam justru harus menjadi kekuatan untuk memperkaya gagasan dalam memberikan pencerahan kepada masyarakat.

Ia menganggap lahirnya suatu majelis dimulai dari niat baik. Olehnya, ia menekankan tugas pertama para pengurus majelis adalah menyatukan karakter yang berbeda-beda. Termasuk menyatukan tujuan baik bersama dari berbagai majelis yang ada.

“Setelah itu, baru kita bergerak keluar memberikan sosialisasi dan pencerahan kepada masyarakat. Harapan saya, majelis ini bisa menjadi penyejuk dan menjadi jalan dari persoalan-persoalan yang ada di Kota Makassar,” tutur Munafri.

Secara pribadi sebagai individu yang sedang memang tugas penting untuk umat di Kota Makassar, Munafri meminta doa dan dukungan para da’i agar mampu menjalankan amanah sebagai Wali Kota Makassar.

“Kami sangat membutuhkan bimbingan dari para ulama, guru, dan pendakwah. Doakan kami agar mampu menjalankan amanah sebagai Wali Kota dengan sebaik-baiknya. Tujuan kami tidak lain memberikan pelayanan terbaik, menyentuh hal-hal yang sebelumnya belum tersentuh melalui pendekatan pemerintahan sekaligus pendekatan keagamaan,” ujarnya.

Munafri menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Makassar siap membuka ruang kolaborasi agar sinergi antara ulama dan umara dapat berjalan seiring demi kebaikan bersama.

Baca Juga :  Wali Kota Munafri: Makassar Half Marathon, Tingkatkan Okupansi Hotel dan Berdayakan UMKM di Makassar

Sementara itu, Ketua DPD APPI Kota Makassar, Ustadz Firdaus, merincikan bahwa majelis yang dipimpinnya merupakan gabungan para da’i dan pendakwah dari seluruh kecamatan di Kota Makassar. Menurutnya, keanggotaan majelis ini murini dari para pendakwah yang aktif menyebarkan syiar Islam di tengah masyarakat.

“Kami ingin menegaskan bahwa APPI bukan organisasi tanpa bentuk. Seluruh pengurusnya adalah pendakwah yang aktif menguatkan nilai-nilai keagamaan di masyarakat.

Ia juga menyampaikan harapannya agar Wali Kota Makassar berkenan melantik secara kolektif DPD dan DPC dari 15 kecamatan agar majelis tersebut semakin kokoh dalam bergerak.

Berita Terkait

Gong Xi Fa Cai: Wali Kota Makassar Ajak Warga Tionghoa Perkuat Kebersamaan dan Toleransi
Cegah Banjir: Pemkot Makassar Tata Kota, Bersihlan Lapak Liar dan Kontainer Besi Tua di Panaikang
Munafri Luncurkan Program Talenta Kota, Makassar Bidik Jadi Barometer Industri Kreatif Nasional
Wali Kota Makassar Ajak KWMSB Perkuat Ekonomi Lokal dan Pelestarian Budaya Mandar
Wali Kota Makassar Pererat Kebersamaan Alumni se-Kota Makassar di Bazar Road To Reuni Angkatan 93
Wali Kota Makassar Tekankan Legalitas Wakaf dan Pengelolaan Masjid
Pengukuhan IAPIM, Wali Kota Makassar Tekankan Pentingnya Pembangunan Moral dan Spiritual
Raker Jadi Titik Awal Konsolidasi, Munafri: Alumni FH Unhas Harus Aktif Merespons Isu-Isu Hukum Nasional
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:00 WIB

Gong Xi Fa Cai: Wali Kota Makassar Ajak Warga Tionghoa Perkuat Kebersamaan dan Toleransi

Rabu, 18 Februari 2026 - 06:16 WIB

Cegah Banjir: Pemkot Makassar Tata Kota, Bersihlan Lapak Liar dan Kontainer Besi Tua di Panaikang

Sabtu, 14 Februari 2026 - 07:09 WIB

Munafri Luncurkan Program Talenta Kota, Makassar Bidik Jadi Barometer Industri Kreatif Nasional

Minggu, 8 Februari 2026 - 20:48 WIB

Wali Kota Makassar Ajak KWMSB Perkuat Ekonomi Lokal dan Pelestarian Budaya Mandar

Senin, 2 Februari 2026 - 05:40 WIB

Wali Kota Makassar Pererat Kebersamaan Alumni se-Kota Makassar di Bazar Road To Reuni Angkatan 93

Berita Terbaru