Wali Kota Makassar Tegaskan Politisi di Jabatan Perusda Harus Mundur dari Parpol

- Jurnalis

Selasa, 22 April 2025 - 07:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, allnatsar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa jajaran Pelaksana Tugas (Plt) Direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Kota Makassar yang baru ditunjuk dipilih berdasarkan latar belakang profesional dan kemampuan di bidang masing-masing, bukan karena afiliasi politik.

Dalam pernyataannya pada Senin (21/4/2025) malam, Munafri atau yang akrab disapa Appi menolak tudingan bahwa penunjukan tersebut berkaitan dengan kepentingan politik menjelang Pilwali 2024.

“Mereka yang duduki Plt Perumda punya latar belakang berbeda. Ada juga dari kalangan profesional,” tegas Appi.

Ia juga menekankan bahwa tidak ada unsur balas jasa dalam penunjukan tersebut. “Sama sekali tidak memiliki keterkaitan satu sama lain,” ujarnya.

Penunjukan Plt Direksi ini bersifat sementara, hingga proses definitif selesai dilakukan. Beberapa nama yang dipercaya untuk menduduki posisi strategis di Perusda antara lain:

Baca Juga :  Presiden Prabowo Angkat Bicara Soal Premanisme yang Meresahkan di Berbagai Daerah

– PDAM Makassar: Hamzah Ahmad sebagai Plt Direktur Utama, Nanang Sutarjo sebagai Direktur Keuangan, dan Andi Zulkifli Nanda (Kepala Bappeda Makassar) sebagai Dewan Pengawas.

– Perumda Parkir Makassar Raya: Adi Rasyid Ali sebagai Plt Direktur Utama, Syafri sebagai Direktur Keuangan, dan Firman Hamid Pagarra (Kepala Bapenda Makassar) sebagai Dewan Pengawas.

– Perumda Pasar Makassar Raya: Ali Gauli Arif sebagai Plt Direktur Utama, Aiman sebagai Direktur Keuangan, dan Arlin Ariesta (Kepala Dinas Perdagangan) sebagai Dewan Pengawas.

– Perumda Terminal Makassar Metro: Elber Makbul Amin sebagai Plt Direktur Utama, Amir Hamzah sebagai Direktur Keuangan, dan Zainal Ibrahim (Kepala Dinas Perhubungan) sebagai Dewan Pengawas.

Baca Juga :  Pemkot Makassar Kejar Sertifikasi Aset, Gandeng Kejaksaan dan BPN untuk Tuntaskan Masalah

Salah satu penunjukan yang menjadi sorotan publik adalah Ketua DPC Demokrat Makassar, Adi Rasyid Ali (ARA), yang kini menjabat Plt Direktur Utama Perumda Parkir Makassar Raya.

Menanggapi hal tersebut, Munafri menegaskan bahwa setiap politisi yang ditunjuk sebagai pejabat Plt Direksi Perusda wajib melepaskan jabatan strukturalnya di partai politik.

“Kalau ada politisi yang dipercaya, maka mereka harus mundur dari jabatan di partai. Itu syarat mutlak,” tandasnya.

Penegasan ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam menjaga netralitas dan profesionalisme dalam pengelolaan badan usaha milik daerah.

Berita Terkait

Appi Tegas Soal Rotasi Lurah: Penilaian Murni dari Kinerja di Wilayah, dan Turun Langsung ke Masyarakat
Appi Warning Camat-Lurah Tinggalkan Kebiasaan Santai, Harus Inovasi Menuju Impactful Governance
Kader TIDAR Soroti Kriminalitas di Sulsel, Tantang Kapolda Baru Tuntaskan Geng Motor
Penataan Parkir Malam Digencarkan, Perumda Parkir Makassar Temukan Jukir Tak Resmi
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Perairan Tenggara Selayar, Dirasakan hingga Jampea
APBD Perubahan Makassar Rp5,26 Triliun, Efisiensi Belanja Berpotensi Hemat Rp50 Miliar
APBD Perubahan Makassar Tembus Rp5,26 Triliun, Appi Minta OPD Kejar Serapan 95 Persen
Perumda Parkir Makassar Raya Rayakan HUT ke-27, Perkuat Transformasi dan Komitmen Pelayanan Prima
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Appi Tegas Soal Rotasi Lurah: Penilaian Murni dari Kinerja di Wilayah, dan Turun Langsung ke Masyarakat

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Appi Warning Camat-Lurah Tinggalkan Kebiasaan Santai, Harus Inovasi Menuju Impactful Governance

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Kader TIDAR Soroti Kriminalitas di Sulsel, Tantang Kapolda Baru Tuntaskan Geng Motor

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:52 WIB

Penataan Parkir Malam Digencarkan, Perumda Parkir Makassar Temukan Jukir Tak Resmi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Perairan Tenggara Selayar, Dirasakan hingga Jampea

Berita Terbaru