Walikota Makassar Sidak di Pasar Makassar: Pastikan Harga Pangan Terkendali

- Jurnalis

Senin, 25 Agustus 2025 - 16:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Pabaeng-baeng

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Pabaeng-baeng

Makassar, allnatsar.id – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, melakukan inspeksi mendadak (sidak) sekaligus memimpin kegiatan pengawasan terpadu di Pasar Pabaeng-baeng, Senin (25/8/2025).

Munafri Arifuddin, turun langsung melakukan pengawasan terpadu bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Makassar.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengendalian inflasi dan stabilisasi pasokan serta harga pangan (SPHP) di Kota Makassar.

Dalam sidak tersebut, Munafri yang akrab disapa Appi—didampingi instansi lintas sektor dan jajaran PD Pasar Makassar. Ia menyusuri satu per satu lapak dan kios, berdialog langsung dengan pedagang untuk menanyakan harga beras, gula, dan minyak.

Menurut Appi, harga beras yang sempat bergejolak beberapa waktu lalu kini sudah relatif stabil berkat intervensi pemerintah melalui program SPHP.

“Kita ingin memastikan harga pangan strategis tetap terkendali. Alhamdulillah, beras SPHP sekarang sudah lebih terjangkau dan masyarakat bisa menikmatinya,” ujarnya.

“Ini bukti kemampuan pemerintah untuk melakukan intervensi yang tepat,” tambah Appi.

Baca Juga :  Bapenda Makassar Dongkrak PAD, Kebut "Opsen" Pajak Kendaraan Sisir Kecamatan dan Kelurahan

Selain memantau harga, Appi juga menyoroti kondisi kebersihan dan kerapian Pasar Pabaeng-baeng. Ia mengakui, pasar tersebut sudah menunjukkan perbaikan.

Namun masih membutuhkan waktu untuk mencapai kondisi yang ideal. Menurutnya, kalau dilihat, pasar ini relatif lebih bersih dan rapi.

Pedagang-pedagang yang sebelumnya berjualan di luar sudah direlokasi masuk ke dalam, sehingga area luar bisa dibersihkan.

“Harapan kita, pasar yang tertib dan bersih akan menarik lebih banyak pengunjung, meningkatkan transaksi, dan memberi keuntungan bagi pedagang maupun pembeli,” ungkapnya.

Appi juga menekankan pentingnya penataan fasilitas penunjang pasar, khususnya area parkir. Ia meminta agar penataan dilakukan secara lebih baik, termasuk pengaspalan di sekitar pasar, demi kenyamanan pengunjung.

Bagi Appi, pasar tradisional adalah pusat interaksi ekonomi masyarakat. Dengan pengelolaan yang baik, pasar bukan hanya menjadi tempat jual beli, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal.

Baca Juga :  Walikota Munafri: Konten Kreator & Media Jadi Mitra Strategis Pemkot Makassar

“Pasar adalah titik temu penjual dan pembeli. Kalau tertata rapi, bersih, dan fasilitasnya memadai, maka interaksi ekonomi akan semakin meningkat,” tuturnya.

Sidak ini menjadi bagian dari komitmen Pemkot Makassar dalam menjaga stabilitas harga, menekan inflasi, sekaligus meningkatkan kualitas pasar tradisional agar semakin nyaman dikunjungi masyarakat.

“Inilah yang kita harapkan, pasar bisa memberikan dampak ekonomi maksimal bagi masyarakat,” lanjut dia, menegaskan.

Berdasarkan hasil pantauan, harga beras di pasaran hari ini tercatat sebagai berikut:

SPHP Medium (Bulog): Rp62.500 per 5 kilogram
Beras Medium lainnya: Rp13.000 – Rp14.000 per kilogram
Beras Premium: Rp16.000 per kilogram

Pemantauan rutin ini diharapkan dapat memberi kepastian kepada masyarakat bahwa kebutuhan pokok, khususnya beras, tetap tersedia dengan harga yang stabil.

Berita Terkait

Ketua Jurusan Ekonomi Islam UIN Alauddin Makassar Menjadi Juri di Olimpiade Ekonomi dan Keuangan Syariah BI Sulsel 2026
Hadiri Pencanangan Sensus Ekonomi 2026, Munafri: Jadi Dasar Arah Pembangunan dan Investasi Makassar
Menghadapi Tekanan Geopolitik Global, Pemerintah dan Bank Indonesia Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Rupiah
Bumi Putra Samsuddin Nahkodai HIPMI PT UMI 2026–2027
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61% di Triwulan I 2026, Konsumsi Rumah Tangga Jadi Penopang Utama
Negara Selamatkan Rp10,2 Triliun dan 2,3 Juta Hektare Lahan, Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Satgas PKH
Rupiah Melemah ke Level 17.405 per Dolar AS, Sentimen Global Masih Menekan
Presiden Prabowo Subianto Bahas Penguatan Pengawasan Keuangan Bersama PPATK di Hambalang
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:26 WIB

Ketua Jurusan Ekonomi Islam UIN Alauddin Makassar Menjadi Juri di Olimpiade Ekonomi dan Keuangan Syariah BI Sulsel 2026

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:30 WIB

Hadiri Pencanangan Sensus Ekonomi 2026, Munafri: Jadi Dasar Arah Pembangunan dan Investasi Makassar

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:47 WIB

Menghadapi Tekanan Geopolitik Global, Pemerintah dan Bank Indonesia Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Rupiah

Minggu, 17 Mei 2026 - 05:28 WIB

Bumi Putra Samsuddin Nahkodai HIPMI PT UMI 2026–2027

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:20 WIB

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61% di Triwulan I 2026, Konsumsi Rumah Tangga Jadi Penopang Utama

Berita Terbaru