Walikota Munafri Ikuti Rakor dengan Jajaran Kementerian, Bahas Pengamanan Nataru hingga Mitigasi Bencana

- Jurnalis

Selasa, 2 Desember 2025 - 06:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Jajaran kepala SKPD Pemerintah Kota Makassar saat mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Pusat dan Daerah secara virtual

Foto: Jajaran kepala SKPD Pemerintah Kota Makassar saat mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Pusat dan Daerah secara virtual

 

Makassar, allnatsar.id – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama jajaran kepala SKPD Pemerintah Kota Makassar mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Pusat dan Daerah secara virtual yang dipimpin langsung Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Senin (1/12/2025).

Dalam arahannya, Tito Karnavian menegaskan bahwa Rakornas menjadi bagian dari langkah nasional dalam mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi serta kesiapan menghadapi momentum Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Tito menyoroti sejumlah bencana yang baru saja terjadi, setidaknya telah terjadi dua bencana besar dalam beberapa pekan terakhir. Ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan daerah karena bencana dapat terjadi kapan saja dan di mana saja.

Selain itu, Ia juga mengingatkan tingginya mobilitas masyarakat pada momen Nataru yang berpotensi menimbulkan kemacetan, kelangkaan pangan, peningkatan wisata, serta risiko keselamatan dan keamanan di ruang publik.

“Ini semua memerlukan sinergi. Tidak bisa bekerja sendiri. Setelah rapat ini, daerah diminta segera melakukan konsolidasi bersama Forkopimda terkait potensi bencana maupun pengamanan Natal dan Tahun Baru,” tegasnya.

Baca Juga :  Demonstrasi, Nalar Massa dan Api. Tinjauan kritis Muhamad Arsat

Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam), Jenderal (Purn) Lodewijk F. Paulus, menyampaikan enam pendekatan strategis bagi daerah dalam menjaga stabilitas selama periode Nataru.

Mulai dari pendekatan preventif melalui deteksi dini, patroli terpadu, dan analisis intelijen, pengamanan humanis dan proporsional, kolaborasi lintas instansi, monitoring real-time berbasis data dan intelijen, responsif melalui posko terpadu 24 jam dan menciptakan komunikasi publik yang efektif.

Lodewijk F. Paulus juga mengingatkan kewaspadaan terhadap fenomena cuaca ekstrem, termasuk angin kencang, curah hujan tinggi, tanah longsor, gelombang pasang, dan dampak siklon tropis.

Untuk itu, Ia menyampaikan lima langkah prioritas nasional bagi daerah. Yakni, meningkatkan soliditas Forkopimda, memperkuat koordinasi antar instansi, menjaga kelancaran transportasi, mengamankan tempat ibadah, pusat keramaian, pusat belanja, dan destinasi wisata, serta menjaga stabilitas sosial dan ketertiban umum.

Baca Juga :  Suara Emak-Emak Menggema, Warga Tamalanrea Tolak PSEL di Lingkungan Mereka

Selain penjelasan dari Mendagri dan Wamen Polhukam, jajaran kementerian juga memberikan pemaparan teknis kepada daerah, secara bergantian.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menyampaikan bahwa Pemkot Makassar siap mendukung penuh dan akan segera menindaklanjuti seluruh arahan pemerintah pusat.

Munafri menegaskan bahwa seluruh arahan yang diberikan akan segera ditindaklanjuti melalui konsolidasi lintas sektor bersama Forkopimda.

Ia juga memastikan bahwa seluruh dinas teknis di Kota Makassar akan bergerak cepat dan terkoordinasi, baik dalam aspek pencegahan maupun respons layanan publik.

Hal ini mencakup pemetaan wilayah rawan bencana, pengamanan jalur transportasi, stabilisasi harga dan ketersediaan pangan, kesiapan fasilitas kesehatan, hingga penjagaan tempat ibadah dan ruang publik selama momen Nataru.

“Pemerintah Kota akan menjaga agar aktivitas masyarakat selama Natal dan Tahun Baru berjalan aman, tertib, dan lancar,” tambahnya.

Berita Terkait

12.400 Peserta MHM 2026 Dongkrak Ekonomi Kota, Hotel hingga UMKM Diprediksi Panen
Wali Kota Appi Bawa Makassar Raih Penghargaan Pendidikan Nasional, Perhatian Anak Putus Sekolah dan Pendidikan di Kepulauan
Suara Emak-Emak Menggema, Warga Tamalanrea Tolak PSEL di Lingkungan Mereka
1 Zulhijah 1447 H Jatuh pada 18 Mei 2026, Idul Adha 27 Mei 2026
Resmikan Museum Marsinah, Presiden Prabowo Tegaskan Fondasi Pangan dan Energi RI Kebal Guncangan Global
Bupati Jeneponto Hadiri Panen Raya Jagung Serentak Nasional, Perkuat Komitmen Ketahanan Pangan Daerah
Pemkot Makassar Perkuat Dukungan MIWF 2026, Wujudkan Kolaborasi Global dan Ekosistem Sastra Inklusif
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61% di Triwulan I 2026, Konsumsi Rumah Tangga Jadi Penopang Utama
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 01:40 WIB

12.400 Peserta MHM 2026 Dongkrak Ekonomi Kota, Hotel hingga UMKM Diprediksi Panen

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:18 WIB

Wali Kota Appi Bawa Makassar Raih Penghargaan Pendidikan Nasional, Perhatian Anak Putus Sekolah dan Pendidikan di Kepulauan

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:40 WIB

Suara Emak-Emak Menggema, Warga Tamalanrea Tolak PSEL di Lingkungan Mereka

Senin, 18 Mei 2026 - 08:16 WIB

1 Zulhijah 1447 H Jatuh pada 18 Mei 2026, Idul Adha 27 Mei 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:55 WIB

Resmikan Museum Marsinah, Presiden Prabowo Tegaskan Fondasi Pangan dan Energi RI Kebal Guncangan Global

Berita Terbaru