Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61% di Triwulan I 2026, Konsumsi Rumah Tangga Jadi Penopang Utama

- Jurnalis

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa

Jakarta, allnatsar.id – Menteri Keuangan(Menkeu) menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Triwulan I 2026 sebesar 5,61% terutama ditopang oleh kuatnya konsumsi rumah tangga, seiring terjaganya daya beli masyarakat dan meningkatnya aktivitas ekonomi domestik.

Dalam keterangannya yang disampaikan saat wawancara dengan tvOne pada Kamis (14/5), Menkeu menjelaskan bahwa kontribusi terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi berasal dari konsumsi rumah tangga yang mencapai 2,94%.

“Kontributor terbesar pertumbuhan ekonomi adalah konsumsi rumah tangga. Hal ini menunjukkan bahwa daya beli masyarakat tetap kuat dan tumbuh signifikan,” ujar Menkeu.

Baca Juga :  Aliyah Mustika Ilham Gelar "Phinisi Sailing" dan Ramah Tamah Bersama Wakil Menteri Kebudayaan RI

Selain konsumsi rumah tangga, investasi memberikan kontribusi sebesar 1,79 persen terhadap pertumbuhan ekonomi, sementara belanja pemerintah berkontribusi sebesar 1,26%.

Menkeu menjelaskan bahwa pemahaman terhadap struktur pertumbuhan ekonomi perlu dilihat berdasarkan kontribusi masing-masing komponen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

“Kontribusi pertumbuhan dihitung dari pertumbuhan masing-masing komponen dikalikan dengan pangsanya terhadap perekonomian. Dari perhitungan tersebut, konsumsi rumah tangga menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional,” jelasnya.

Lebih lanjut, Menkeu menyampaikan bahwa pertumbuhan belanja pemerintah pada awal tahun merupakan bagian dari strategi percepatan belanja negara agar dampak ekonomi dapat dirasakan lebih merata sepanjang tahun.

Baca Juga :  Balai Kota Makassar Berguncang Riuh, Porseni ASN 2025 Suguhkan Penampilan Spektakuler

Menurutnya, pola belanja pemerintah yang sebelumnya cenderung terkonsentrasi pada akhir tahun kini diarahkan agar terealisasi lebih awal sehingga mampu mendukung aktivitas ekonomi secara lebih optimal.

Pemerintah juga terus menjalankan sinergi kebijakan fiskal dan moneter untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi serta memperkuat daya beli masyarakat.

Langkah tersebut dilakukan antara lain melalui percepatan realisasi belanja Kementerian/Lembaga dan pelaksanaan berbagai program prioritas nasional sejak awal tahun.

Berita Terkait

Seniman Nasional Apresiasi Pemkot Makassar, Kadisbud Patiware: Festival Bulan Budaya Beri Ruang Pelaku Seni
Hari Sumpah Pemuda ke-98, Munafri Rawat Kebersamaan dengan Pemuda Lintas OKP
Wali Kota Makassar Ajak Pemuda Jadi Mitra Strategis Pemerintah, Kawal Pembangunan
Dedikasi Penanggulangan Bencana Wali Kota Makassar Diapresiasi Mensos RI
Dari Beasiswa hingga Infrastruktur, Wali Kota Appi Berikan Bantuan untuk Pesantren
Jalankan Arahan Presiden di Rakornas TPAKD, Munafri: Keuangan Harus Berdampak Ekonomi bagi Masyarakat
Sekda Jeneponto Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional
Dari Lontara+ hingga Command Center, Makassar Perkuat Layanan Publik Berbasis Digital
Berita ini 114 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 22:19 WIB

Seniman Nasional Apresiasi Pemkot Makassar, Kadisbud Patiware: Festival Bulan Budaya Beri Ruang Pelaku Seni

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Hari Sumpah Pemuda ke-98, Munafri Rawat Kebersamaan dengan Pemuda Lintas OKP

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:37 WIB

Wali Kota Makassar Ajak Pemuda Jadi Mitra Strategis Pemerintah, Kawal Pembangunan

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Dedikasi Penanggulangan Bencana Wali Kota Makassar Diapresiasi Mensos RI

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Dari Beasiswa hingga Infrastruktur, Wali Kota Appi Berikan Bantuan untuk Pesantren

Berita Terbaru