Dukung Pulau, Pemkot Makassar Buka Akses Pendidikan dan Transportasi

- Jurnalis

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 15:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, allnatsar.id — Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham menunjukkan komitmen kuat dalam mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat kepulauan.

Berbagai inisiatif disiapkan untuk mendukung akses pendidikan, transportasi, hingga penguatan ekonomi masyarakat pulau.

“Kami punya perhatian penuh terhadap masyarakat di pulau. Kita tidak ingin pembangunan hanya terjadi di daratan. Potensi dan kebutuhan masyarakat kepulauan harus menjadi prioritas,” tegas Munafri, di Balai Kota Makassar, Kamis (7/8/2025).

Adapun Pulau dimiliki Kota Makassar, dintaranya. Pulau Kodingareng, Pulau Barrang Caddi, dan Pulau Barrang Lompo

Selain itu, Pulau Langkai, Pulau Lanjukang, Pulau Lumu-Lumu, dan Pulau Bone Tambu. Ini semua masuk di Kecamatan Kepulauan Sangkarang

Pada kesempatan ini, Munafri menjelaskan, salah satu program inisiatif Pemkot Makassar adalah rencana mendirikan Sekolah Rakyat dan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah kepulauan.

Menurut Munafri, pendidikan dan gizi anak-anak di pulau harus mendapatkan akses setara.

“Saya ingin ada Sekolah Rakyat di pulau. Kalau perlu sekolah boarding (asrama), kami siapkan tempatnya. Tinggal kami cari aset Pemkot yang memungkinkan untuk dibangun sekolah tersebut,” jelas politisi Golkar itu.

Baca Juga :  Makassar Dapat Jatah Program Strategis Pengelolaan Sampah dari Kementerian PU

Saat ini, pihak Pemkot sedang memetakan aset milik pemerintah yang tersedia di pulau, khususnya di Barrang Lompo dan Barrang Caddi, untuk dijadikan lokasi sekolah dan pusat distribusi MBG.

Meski diakui keterbatasan lahan menjadi tantangan, Pemkot tetap berupaya mencari solusi, termasuk berkoordinasi dengan Kementerian PU PR terkait kemungkinan pengecualian tata ruang khusus untuk pulau.

“Kalau kita punya lahan dua hektare, saya sudah coba komunikasi dengan teman-teman di Kementerian PU, bisa tidak kita bikin pengkhususan untuk pembangunan fasilitas seperti sekolah,” turur Appi.

“Kalau tidak memungkinkan, kita akan cari solusi membangun secara bertahap dan mandiri,” tambahnya.

Tak hanya pendidikan, Pemkot Makassar juga mendorong perbaikan layanan transportasi laut bagi masyarakat pulau.

Dua unit kapal pemerintah disiapkan untuk mendukung mobilitas warga, distribusi logistik, dan akses wisata. Transportasi ini akan dikelola langsung oleh camat di Pihak Kecamatan.

“Jadi, semacam kapal dinas yang bisa dipakai tenaga pengajar atau tenaga kesehatan saat harus bolak-balik dari dan ke pulau. Ini demi pelayanan yang cepat dan efisien,” jelas Munafri.

Baca Juga :  Wali Kota Munafri Ajak PSMTI Bersinergi Majukan Kota

Ia menegaskan pentingnya pelayanan transportasi yang respon cepat, tidak lagi bergantung pada jadwal penuh seperti sebelumnya.

Lebih lanjut, Pemkot Makassar juga menggandeng Universitas Hasanuddin (Unhas) dan mitra Jepang untuk membangun pabrik es di Pulau Barrang Lompo.

Keberadaan pabrik es ini sangat penting untuk menunjang kualitas hasil laut dan membuka potensi perdagangan antar pulau.

“Dengan adanya pabrik es, masyarakat bisa mengawetkan ikan sesuai standar. Ini akan menarik pembeli dan menggerakkan ekonomi pulau,” terang Munafri.

Munafri menekankan bahwa setiap kebijakan dan intervensi Pemkot di wilayah kepulauan harus berbasis pada kajian ilmiah, bukan sekadar proyek atau bantuan sesaat.

“Saya selalu tekankan, semua intervensi di pulau harus melalui riset dan kajian ilmiah. Supaya tidak asal-asalan,” ungkapnya.

“Kita ingin bantu masyarakat tapi dengan pendekatan yang benar dan berkelanjutan,” lanjut Appi menutup keterangan.

Berita Terkait

Gelar Ngopi Bareng, Pemkab Jeneponto Salurkan 200 Unit Pompa Air untuk Petani
Semarak HUT ke-419 Makassar, Pemkot Siapkan Bedah 419 Rumah hingga Nikah Massal Gratis
Munafri: Pajak Bukan Sekadar Penerimaan, tapi Jalan Mewujudkan Kesejahteraan Warga
Bupati Jeneponto Buka Festival Literasi 2026, Kukuhkan Bunda Literasi Kecamatan se-Kabupaten
Wali Kota Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia, Konstruksi Awal 2027 dan Rampung Akhir Tahun
Bupati Jeneponto Lantik Tiga Pejabat, Tekankan Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Publik
Munafri-Aliyah Peringati United Nations Day Bersama Anak PAUD di Summarecon
Milad ke-60 KAHMI, Wali Kota Appi Buka Ruang Kritik dan Gagasan untuk Pembangunan Makassar
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Gelar Ngopi Bareng, Pemkab Jeneponto Salurkan 200 Unit Pompa Air untuk Petani

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Semarak HUT ke-419 Makassar, Pemkot Siapkan Bedah 419 Rumah hingga Nikah Massal Gratis

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:42 WIB

Munafri: Pajak Bukan Sekadar Penerimaan, tapi Jalan Mewujudkan Kesejahteraan Warga

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:50 WIB

Bupati Jeneponto Buka Festival Literasi 2026, Kukuhkan Bunda Literasi Kecamatan se-Kabupaten

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Wali Kota Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia, Konstruksi Awal 2027 dan Rampung Akhir Tahun

Berita Terbaru