Wali Kota dan Ketua TP PKK Makassar Tinjau Percontohan Kompleks Mandiri Pengelolaan Sampah dan Urban Farming

- Jurnalis

Minggu, 7 September 2025 - 21:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Ketua TP PKK, Meylinda Aksa, meninjau program CSR Pertamina terkait pengelolaan sampah dan urban

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Ketua TP PKK, Meylinda Aksa, meninjau program CSR Pertamina terkait pengelolaan sampah dan urban

MAKASSAR, allnatsar.id – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, didampingi oleh Ketua TP PKK Kota Makassar, Meylinda Aksa, meninjau lokasi program Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Integrated Terminal Makassar di Kecamatan Ujung Tanah, Minggu (7/9/2025).

Program ini berfokus pada pengembangan urban farming sekaligus pengelolaan sampah yang dikelola masyarakat di kompleks TNI Angkatan Laut melalui kelompok Biourban.

Masyarakat mulai dari pemuda hingga kelompok wanita tani di kawasan tersebut diberdayakan melalui berbagai kegiatan produktif.

Di antaranya budidaya maggot untuk biokonversi sampah organik, bank sampah yang telah mencakup ratusan rumah tangga kompleks, serta inovasi pengolahan sampah plastik dan popok sekali pakai menjadi paving block.

Selain itu, warga juga mengembangkan urban farming berupa sayuran, budidaya lele, dan telah menyiapkan kandang ayam sebagai bagian dari program ketahanan pangan.

Dalam peninjauannya, Munafri dan Melinda melihat langsun proses budidaya manggot, urban farming dan mesin dan produk paving block dari sampah plastik pampers. Kesempatan itu juga digunakannya untuk berdiskusi langsung kepada masyarakat yang terlibat dalam pengelolaan.

Baca Juga :  Munafri Hadiri Festival Hutan Toraja: Persaudaraan Kita Lebih Kuat dari Perbedaan

Ia menilai kompleks ini telah berkembang menjadi percontohan bagaimana masyarakat, perusahaan, dan pemerintah dapat berkolaborasi dalam menciptakan ekosistem baru untuk pengelolaan lingkungan dan peningkatan kesejahteraan warga.

“Ini bentuk kolaborasi yang kita harapkan. Bagaimana masyarakat bersama dengan perusahaan sekitar mampu melakukan pemberdayaan, yang ujungnya bermanfaat untuk warga di wilayah itu sendiri,” kata Munafri.

Menurutnya, kepedulian perusahaan seperti Pertamina menunjukkan bentuk nyata dari tanggung jawab sosial yang langsung dirasakan masyarakat sekitar. Lanjut, Munafria menekankan pentingnya membangun kesadaran masyarakat terkait pengelolaan sampah.

Program ini dinilai menjadi bukti bahwa sampah bukan hanya sekadar masalah, tetapi bisa menjadi sumber ekonomi baru apabila dikelola dengan baik. Melalui bank sampah, budidaya maggot, urban farming, hingga ternak ikan dan ayam, kawasan ini telah menciptakan siklus ekonomi baru yang dapat meningkatkan daya beli masyarakat.

Baca Juga :  Wali Kota Munafri Bersama Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum, Kunjungi TPA Antang

“Kesadaran masyarakat harus terus ditumbuhkan bahwa sampah bukan hanya masalah, tetapi juga peluang. Dari sampah bisa lahir produk, bisa lahir pangan, bahkan bisa meningkatkan pendapatan rumah tangga,” ucapnya.

Lebih jauh, Munafri berharap konsep kompleks mandiri di lokasi ini bisa direplikasi di wilayah lain hingga mencakup rumah tangga di Kota Makassar mampu mengembangkan pola pengelolaan lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan pangan.

“Kalau di sini bisa berjalan dengan baik, Insya Allah bisa direplikasi di tempat lain. Kita ingin agar rumah tangga di Makassar bisa mandiri dalam mengelola sampah sekaligus memperkuat ketahanan pangan,” tambahnya.

Ia pun mendorong kawasan Ujung Tanah menjadi identitas baru sebagai lokasi percontohan kompleks perumahan mandiri yang menarik perhatian berbagai pihak untuk datang belajar.(*)

Berita Terkait

Munafri Tinjau Kolam Lindi TPA Antang, Air Limbah Diperkuat Cegah Pencemaran Lingkungan
Progres Sudah 40 Persen, Appi Kebut Pembenahan TPA Antang Menuju Sanitary Landfill
Potret Wajah Baru TPA Antang, Dari Gunungan Sampah Menuju Kawasan Bernilai
Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, Wali Kota Munafri Wajibkan OPD Makassar Pilah Sampah dari Sumber
HLH 2026 di Makassar, Appi dan Aliyah Serukan Gerakan Lingkungan dari Keluarga hingga Komunitas
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Melinda Aksa Ajak Warga Gerakan Pilah Sampah dari Sumber
Jaga Estetika Kota, Pemkot Makassar Bersihkan Sampah dan Drainase di Bawah Tol Pettarani
Fokus Green Economi: Tim Peneliti MoRA The AIR Funds UIN Alauddin Makassar Gelar FGD Wakaf Hutan di Kabupaten Wajo
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:15 WIB

Munafri Tinjau Kolam Lindi TPA Antang, Air Limbah Diperkuat Cegah Pencemaran Lingkungan

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:15 WIB

Progres Sudah 40 Persen, Appi Kebut Pembenahan TPA Antang Menuju Sanitary Landfill

Senin, 8 Juni 2026 - 15:36 WIB

Potret Wajah Baru TPA Antang, Dari Gunungan Sampah Menuju Kawasan Bernilai

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:20 WIB

Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, Wali Kota Munafri Wajibkan OPD Makassar Pilah Sampah dari Sumber

Sabtu, 6 Juni 2026 - 09:55 WIB

HLH 2026 di Makassar, Appi dan Aliyah Serukan Gerakan Lingkungan dari Keluarga hingga Komunitas

Berita Terbaru