Distaru Makassar Gelar FGD Pembahasan Batas Administratif Makassar–Gowa, Dorong Penyelarasan Data Spasial untuk RDTR

- Jurnalis

Jumat, 12 Desember 2025 - 17:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, allnatsar.id — Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Makassar menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) terkait pembahasan batas administratif wilayah Makassar–Gowa, bertempat di Hotel Melia Makassar, Kamis (11/12/2025). Kegiatan ini merupakan bagian penting dari proses penyusunan Rancangan Peraturan Kepala Daerah tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kota Makassar.

FGD dihadiri perwakilan dari Topografi Kodam (Topdam), Badan Pertanahan Nasional (BPN), instansi Provinsi Sulawesi Selatan, serta pejabat dari Pemerintah Kota Makassar dan Kabupaten Gowa. Turut hadir camat, lurah, dan tim pendamping RDTR.

Kepala Dinas Penataan Ruang Kota Makassar, Dr. Ir. Ar. H. Muh. Fuad Azis D.M., S.T., M.Si, dalam sambutannya menegaskan bahwa isu batas wilayah tidak sekadar garis pemisah secara geografis, melainkan memiliki dampak langsung terhadap berbagai aspek pemerintahan.

“Batas wilayah bukan hanya persoalan garis di peta. Ini terkait pelayanan publik, perizinan berbasis tata ruang, kepastian hukum pertanahan, hingga arah pembangunan jangka panjang,” tegasnya.

Fuad Azis menjelaskan, sinkronisasi batas Makassar–Gowa menjadi krusial agar rencana detail tata ruang dapat disusun secara komprehensif dan selaras dengan ketentuan pusat, provinsi, serta kondisi faktual di lapangan.

Baca Juga :  Wali Kota Makassar Bersama Ketua TP PKK Hadiri Gala Dinner Bersama Wali Kota se-Indonesia

FGD ini menjadi wadah klarifikasi data spasial, verifikasi, dan penyelesaian perbedaan informasi yang selama ini terjadi antara kedua wilayah. Dengan adanya pembahasan terpadu, diharapkan proses penetapan RDTR dapat berjalan lebih cepat dan akurat.

“Kami berharap diskusi ini berlangsung terbuka dan konstruktif sehingga menghasilkan kesepahaman yang memudahkan finalisasi substansi batas wilayah sebagai bagian dari Ranperkada RDTR,” ujar Fuad.

Para peserta FGD aktif menyampaikan pandangan terkait kebutuhan penegasan batas yang selaras dengan perkembangan kawasan dan dinamika pemanfaatan ruang di lapangan. Sinergi Makassar–Gowa menjadi hal penting mengingat tingginya intensitas aktivitas ekonomi dan sosial di kawasan perbatasan.

Baca Juga :  Souvenir UMKM Dekranasda Makassar, Sebagai Bingkisan untuk Duta Besar

Distaru Makassar menekankan bahwa penyelesaian batas administratif akan memberikan kepastian hukum dan meningkatkan kualitas pelayanan berbasis tata ruang, termasuk integrasi layanan OSS–RBA dan perencanaan pembangunan jangka panjang.

Kegiatan FGD ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat kolaborasi antardaerah demi mewujudkan kawasan metropolitan yang tertata, terukur, dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Hasil Perjuangan Munafri Ke Pusat, Pete-pete Laut Kini Dinikmati Warga Sangkarrang Secara Gratis
Appi Bawa Bantuan Pemkot ke Sangkarrang, Tegaskan Wilayah Kepulauan Jadi Prioritas Pemerintah Kota
Tok! DPR RI Resmi Sahkan RUU Polri Menjadi Undang-Undang Baru
Pertamina Sesuaikan Harga Pertamax Cs Per 10 Juni 2026, Pertalite dan Biosolar Dipastikan Tetap
Potret Wajah Baru TPA Antang, Dari Gunungan Sampah Menuju Kawasan Bernilai
Demi Stadion Untia, Pemkot dan PIP Makassar Sepakati Hibah Aset Strategis
Pemkot Makassar Matangkan Formula TPP ASN, Hasil Kajian Akan Dikonsultasikan ke Kemendagri
Bupati Jeneponto Canangkan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting, Luncurkan Barcode Peduli GENTING
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:26 WIB

Hasil Perjuangan Munafri Ke Pusat, Pete-pete Laut Kini Dinikmati Warga Sangkarrang Secara Gratis

Sabtu, 13 Juni 2026 - 06:24 WIB

Appi Bawa Bantuan Pemkot ke Sangkarrang, Tegaskan Wilayah Kepulauan Jadi Prioritas Pemerintah Kota

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:51 WIB

Tok! DPR RI Resmi Sahkan RUU Polri Menjadi Undang-Undang Baru

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:32 WIB

Pertamina Sesuaikan Harga Pertamax Cs Per 10 Juni 2026, Pertalite dan Biosolar Dipastikan Tetap

Senin, 8 Juni 2026 - 15:36 WIB

Potret Wajah Baru TPA Antang, Dari Gunungan Sampah Menuju Kawasan Bernilai

Berita Terbaru