Moderasi Beragama Kunci Kota Damai, Munafri: Jangan Biarkan Perbedaan Jadi Alasan Terciptanya Gesekan

- Jurnalis

Sabtu, 13 Desember 2025 - 10:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, allnatsar.id — Pemerintah Kota Makassar, terus berkomitmen memposisikan diri sebagai kota yang menjunjung tinggi toleransi dan kerukunan antarumat beragama.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menekankan pentingnya menjaga harmonisasi sosial sebagai fondasi utama pembangunan kota yang inklusif dan damai.

Pesan itu disampaikan langsung oleh Munafri saat memberikan sambutan pada Perayaan Natal Persekutuan Kaum Bapak Gereja Toraja (PKBGT) Klasis Makassar Timur, yang digelar di Jalan Perintis Kemerdekaan IV, Jumat (12/12/2025) malam.

Suasana hangat, riuh, dan penuh keharuan menyambut kehadiran orang nomor satu di Kota Makassar itu. Kehadirannya bukan hanya sebagai tamu kepala daerah, tetapi juga simbol kuat komitmen Pemkot Makassar dalam merawat keberagaman.

Munafri selama pemimpin Kota. Makassar, dikenal sebagai pemimpin yang konsisten menjaga harmonisasi antarumat beragama, komitmen yang turut mengantarkan Makassar meraih Harmony Award 2025 untuk kategori Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), sebuah pencapaian bersejarah bagi kota ini.

“Pada kesempatan momentum perayaan natal ini, saya kembali mengajak kita semua pentingnya menjaga kerukunan, toleransi, serta moderasi antarumat beragama sebagai pilar utama kehidupan Kota Makassar,” demikian ajakan Appi.

Orang nomor satu Kota Maakassar ini menyampaikan rasa bangganya dapat hadir dan bekerja sama dengan jemaat PKBGT pada momentum perayaan tersebut.

Menurutnya, kebersamaan seperti ini mencerminkan bagaimana masyarakat Makassar terus berupaya hidup dalam rasa aman dan saling menghargai.

Baca Juga :  Safari Ramadan Malam ke-14, Wali Kota Makassar Tekankan Kolaborasi dan Kebersihan Jelang Idul fitri

“Ini memberikan gambaran bagaimana kita berusaha, kita harus hidup aman, berhubungan aman. Konflik sosial yang terjadi jangan sampai muncul karena gesekan yang tidak perlu, sebab itu akan berdampak pada kita semua,” ujarnya.

Ketua IKA FH Unhas ini, kemudian mengingatkan kembali komitmennya sejak awal memimpin Kota Makassar, bahwa hubungan antar komunitas, terutama di kawasan pertemukiman, harus memberi pengaruh positif terhadap penguatan ekonomi, kolaborasi, dan persaudaraan.

Ia sempat menyinggung perjalanannya menuju lokasi acara yang cukup jauh dari pintu masuk kawasan. Namun, menurutnya hal itu menjadi gambaran positif bahwa demi bertemu warga komunitas gereja-gereja.

Khususnya yang berada di wilayah pertemukiman, memiliki daya tarik dan kedekatan yang kuat dengan masyarakat sekitar.

“Ini memberikan gambaran yang lebih positif bahwa kolompok gereja, khususnya yang ada di pertemukiman, memiliki hubungan yang semakin baik,” tuturnya.

“Dan tentu dengan hubungan ini memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan di kawasan tersebut,” sambung politisi Golkar ini.

Lebih lanjut, Munafri juga menyinggung keberagaman sebagai kekuatan Kota Makassar. Ia menegaskan bahwa kemampuan masyarakat menjaga harmoni menjadi modal besar hingga akhirnya Makassar meraih Harmony Award 2025 dari pemerintah pusat.

Dengan keberagaman yang dimiliki warga Makassar, mampu menjaga organisasi kehidupan sosial. Ini membuat lebih kita menjaga hubungan baik antara sesama tanpa membedakan suku, agama atau golongan.

“Dan Alhamdulillah, tahun 2025 ini, Kota Makassar mendapatkan Harmony Award. Artinya, kehidupan masyarakat Makassar dalam membangun toleransi dan kebersamaan bukan lagi sekadar seremonial, tetapi hidup rukun, damai dan nyata di tengah perbedaan,” katanya.

Ia menegaskan bahwa penghargaan itu bukan hasil kerja satu pihak, tetapi buah dari kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

Baca Juga :  Sinergi Pemkot–Kemenag–FKUB: Lima Kelurahan Sadar Kerukunan di Makassar Siap Diluncurkan

“Apakah ini kerjanya wali kota? Apakah kerjanya para tokoh agama saja? Tidak. Ini adalah hasil kerja-kerja kita bersama, kerja yang memberikan dampak bagi kita semua,” lanjutnya.

Munafri menekankan pentingnya menjunjung nilai kesetaraan, kesehatan sosial, dan kelebihan yang dimiliki masing-masing kelompok tanpa saling mengganggu.

Menurutnya, persaudaraan tidak memiliki batas, dan keberagaman justru memperkuat pondasi kehidupan berkomunitas.

“Kita tidak saling mengganggu, dan kita menyadari bahwa persaudaraan itu tidak memiliki batas,” tegasnya.

Di penghujung sambutan, Munafri mengajak seluruh jemaat serta masyarakat Makassar untuk terus menumbuhkan pemikiran-pemikiran baik dan menjaga harmonisasi dalam setiap perbedaan.

“Jangan karena kita punya jarak atau perbedaan, kita lalu mengabaikan satu kesalahan kecil yang bisa memicu masalah,” jelasnya.

“Atas nama Pemerintah Kota Makassar, saya menyampaikan selamat merayakan Natal, terima kasih atas komitmen bersama menjaga harmonisasi di Kota tercinta ini,” ucap Appi, menutup sambutannya, disambut applaus.

Berita Terkait

Pesan Appi ke JCH Makassar: Luruskan Niat, Jaga Kesehatan, Haji adalah Perjalanan Spiritual, Bukan Rekreasi
Sambut Hari Buruh 2026, Pemkot Makassar Libatkan Forkopimda Pusatkan Perayaan May Day di Lapangan Karebosi
Munafri: TP PKK Harus Jadi “Kawah Candradimuka” Pembentuk Keluarga Berkualitas
Armadi Resmi Terpilih Aklamasi Nakhodai Karang Taruna Kecamatan Batang
AMPLI Kritik Keras Bupati Irwan Bachri Syam atas Penundaan Pembangunan Islamic Center Malili, Soroti Anggaran Rp26 Miliar
Munafri: PSBM Ruang Kolaborasi Saudagar Investasi dan Perputaran Ekonomi
Mubes KKDB: Appi Gaungkan Kolaborasi, Usulkan Corner Wisata Terpadu di Makassar
Datangi Kediaman JK untuk Silaturahmi, Appi: Penting Kami Mendengar Nasihat
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 15:25 WIB

Pesan Appi ke JCH Makassar: Luruskan Niat, Jaga Kesehatan, Haji adalah Perjalanan Spiritual, Bukan Rekreasi

Sabtu, 25 April 2026 - 06:45 WIB

Sambut Hari Buruh 2026, Pemkot Makassar Libatkan Forkopimda Pusatkan Perayaan May Day di Lapangan Karebosi

Rabu, 8 April 2026 - 10:48 WIB

Munafri: TP PKK Harus Jadi “Kawah Candradimuka” Pembentuk Keluarga Berkualitas

Kamis, 2 April 2026 - 21:48 WIB

Armadi Resmi Terpilih Aklamasi Nakhodai Karang Taruna Kecamatan Batang

Kamis, 26 Maret 2026 - 19:43 WIB

AMPLI Kritik Keras Bupati Irwan Bachri Syam atas Penundaan Pembangunan Islamic Center Malili, Soroti Anggaran Rp26 Miliar

Berita Terbaru