Makassar, allnatsar.id – Ketua Forum Ketahanan Nasional (Fortanas) Kota Makassar, Akhmad Kurnia, mengajak seluruh elemen pemuda untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berkembang di tengah masyarakat, khususnya terkait wacana pemakzulan Presiden Prabowo Subianto.
Menurut Akhmad Kurnia, isu tersebut dinilai tidak berdasar dan berpotensi menimbulkan kegaduhan di ruang publik. Ia menegaskan bahwa kondisi bangsa saat ini dalam keadaan stabil dan terkendali, sehingga masyarakat, khususnya generasi muda, diharapkan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
“Isu pemakzulan ini hanya akan membuat gaduh dan memecah konsentrasi masyarakat. Kita harus melihat kondisi bangsa secara objektif, dan saat ini Indonesia dalam keadaan baik-baik saja,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyoroti kebijakan pemerintah yang dinilai pro-rakyat, salah satunya terkait kepastian harga BBM subsidi. Presiden Prabowo, melalui Menteri Keuangan, telah menegaskan bahwa BBM subsidi tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir tahun 2026. Hal ini, menurutnya, menjadi bukti bahwa pemerintah hadir menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Akhmad, yang juga merupakan akademisi salah satu kampus swasta di Makassar mengingatkan pentingnya literasi digital di kalangan pemuda. Ia menekankan agar setiap informasi yang diperoleh dari berbagai platform digital harus disaring terlebih dahulu sebelum disebarluaskan, guna menghindari penyebaran hoaks yang dapat memperkeruh suasana.
“Sebagai generasi muda, kita memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga kondusivitas bangsa. Jangan mudah terpancing oleh isu-isu liar yang tidak jelas asal-usulnya. Saring sebelum sharing,” tegasnya.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling menjaga persatuan dan memperkuat rasa kebangsaan. Menurutnya, stabilitas Nasional merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga oleh seluruh komponen bangsa.
“Kita percayakan urusan Negara ini kepada kepemimpinan Prabowo-Gibran yang didukung oleh para kabinetnya. Mari kita fokus pada hal-hal produktif dan berkontribusi positif bagi pembangunan bangsa,” tambahnya.
Dalam penutupnya, Akhmad Kurnia menegaskan bahwa peran pemuda sangat strategis dalam menjaga keutuhan bangsa di tengah derasnya arus informasi. Ia berharap pemuda Indonesia dapat menjadi garda terdepan dalam merawat persatuan, menjaga ketahanan nasional serta menjadi agen perubahan yang membawa energi positif bagi masa depan Indonesia.
Seruan ini menjadi pengingat penting bahwa di tengah dinamika informasi yang cepat, sikap bijak, kritis, dan bertanggung jawab sangat dibutuhkan demi menjaga stabilitas dan keharmonisan kehidupan berbangsa dan bernegara.







