Ketua Fortanas Makassar: Jangan Terjebak Isu Liar, Percayakan Kepemimpinan Prabowo-Gibran

- Jurnalis

Selasa, 14 April 2026 - 16:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

H. Akhmad Kurnia, Ketua Forum Ketahanan Nasional (Fortanas) Kota Makassar

H. Akhmad Kurnia, Ketua Forum Ketahanan Nasional (Fortanas) Kota Makassar

Makassar, allnatsar.id – Ketua Forum Ketahanan Nasional (Fortanas) Kota Makassar, Akhmad Kurnia, mengajak seluruh elemen pemuda untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berkembang di tengah masyarakat, khususnya terkait wacana pemakzulan Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Akhmad Kurnia, isu tersebut dinilai tidak berdasar dan berpotensi menimbulkan kegaduhan di ruang publik. Ia menegaskan bahwa kondisi bangsa saat ini dalam keadaan stabil dan terkendali, sehingga masyarakat, khususnya generasi muda, diharapkan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Isu pemakzulan ini hanya akan membuat gaduh dan memecah konsentrasi masyarakat. Kita harus melihat kondisi bangsa secara objektif, dan saat ini Indonesia dalam keadaan baik-baik saja,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti kebijakan pemerintah yang dinilai pro-rakyat, salah satunya terkait kepastian harga BBM subsidi. Presiden Prabowo, melalui Menteri Keuangan, telah menegaskan bahwa BBM subsidi tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir tahun 2026. Hal ini, menurutnya, menjadi bukti bahwa pemerintah hadir menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Silaturahim atau Sinyal Politik? Membaca Kehadiran Anies di Cikeas

Akhmad, yang juga merupakan akademisi salah satu kampus swasta di Makassar mengingatkan pentingnya literasi digital di kalangan pemuda. Ia menekankan agar setiap informasi yang diperoleh dari berbagai platform digital harus disaring terlebih dahulu sebelum disebarluaskan, guna menghindari penyebaran hoaks yang dapat memperkeruh suasana.

“Sebagai generasi muda, kita memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga kondusivitas bangsa. Jangan mudah terpancing oleh isu-isu liar yang tidak jelas asal-usulnya. Saring sebelum sharing,” tegasnya.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling menjaga persatuan dan memperkuat rasa kebangsaan. Menurutnya, stabilitas Nasional merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga oleh seluruh komponen bangsa.

Baca Juga :  10 Hari Terakhir Ramadan, Lebih Penting Baju Baru atau Pribadi yang Baru?

“Kita percayakan urusan Negara ini kepada kepemimpinan Prabowo-Gibran yang didukung oleh para kabinetnya. Mari kita fokus pada hal-hal produktif dan berkontribusi positif bagi pembangunan bangsa,” tambahnya.

Dalam penutupnya, Akhmad Kurnia menegaskan bahwa peran pemuda sangat strategis dalam menjaga keutuhan bangsa di tengah derasnya arus informasi. Ia berharap pemuda Indonesia dapat menjadi garda terdepan dalam merawat persatuan, menjaga ketahanan nasional serta menjadi agen perubahan yang membawa energi positif bagi masa depan Indonesia.

Seruan ini menjadi pengingat penting bahwa di tengah dinamika informasi yang cepat, sikap bijak, kritis, dan bertanggung jawab sangat dibutuhkan demi menjaga stabilitas dan keharmonisan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Berita Terkait

Silaturahim atau Sinyal Politik? Membaca Kehadiran Anies di Cikeas
Soal Perbedaan Idulfitri, Pemuda Makassar Deng Joe Serukan Jaga Persatuan di Tengah Perbedaan
10 Hari Terakhir Ramadan, Lebih Penting Baju Baru atau Pribadi yang Baru?
Ramadhan dan Dignity: Saat Kehormatan Umat Islam Diuji oleh Kekuatan Politik dan Dominasi Militer
Dukungan Pemuda: PK KNPI Tamalate Puji Arah Pembangunan Kota di Bawah Kepemimpinan Walikota Munafri Arifuddin
Setahun Berjalan, Pemerintahan MULIA Tunjukkan Perubahan Nyata di Berbagai Sektor
Forum Ketahanan Nasional (FORTANAS) Kota Makassar Dukung Penuh Langkah Pemkot Makassar dan TNI-POLRI dalam Pencegahan Konflik Antar Kelompok
Diplomasi Strategis: Makna Kedatangan Macron dan Pertemuan dengan Prabowo
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 16:47 WIB

Ketua Fortanas Makassar: Jangan Terjebak Isu Liar, Percayakan Kepemimpinan Prabowo-Gibran

Sabtu, 28 Maret 2026 - 12:13 WIB

Silaturahim atau Sinyal Politik? Membaca Kehadiran Anies di Cikeas

Jumat, 20 Maret 2026 - 16:33 WIB

Soal Perbedaan Idulfitri, Pemuda Makassar Deng Joe Serukan Jaga Persatuan di Tengah Perbedaan

Jumat, 13 Maret 2026 - 15:22 WIB

10 Hari Terakhir Ramadan, Lebih Penting Baju Baru atau Pribadi yang Baru?

Selasa, 3 Maret 2026 - 08:53 WIB

Ramadhan dan Dignity: Saat Kehormatan Umat Islam Diuji oleh Kekuatan Politik dan Dominasi Militer

Berita Terbaru