Soal Perbedaan Idulfitri, Pemuda Makassar Deng Joe Serukan Jaga Persatuan di Tengah Perbedaan

- Jurnalis

Jumat, 20 Maret 2026 - 16:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, allnatsar.id – Perbedaan penetapan Hari Raya Idulfitri 1447 H kembali terjadi di tengah masyarakat Indonesia. Menyikapi hal tersebut, salah satu pemuda Dikota Makassar yakni Jupriadi atau akrab disapa Deng Joe menyampaikan pandangannya dengan menekankan pentingnya menjaga persatuan dan saling menghormati antar sesama umat Muslim.

Deng Joe menilai bahwa perbedaan dalam penentuan awal bulan Syawal merupakan hal yang wajar, mengingat adanya metode yang berbeda dalam penetapan, seperti rukyat dan hisab. Mereka mengajak masyarakat untuk tidak menjadikan perbedaan ini sebagai sumber perpecahan, melainkan sebagai bentuk kekayaan dalam keberagaman umat.

“Perbedaan ini sudah sering terjadi dan seharusnya kita dewasa dalam menyikapinya. Yang terpenting adalah menjaga ukhuwah Islamiyah,” ujar Deng Joe dalam pernyataannya.

Dia juga mengingatkan pentingnya peran tokoh agama dan pemerintah dalam memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang dapat memecah belah. Selain itu, media sosial diharapkan dapat menjadi sarana penyebaran pesan damai dan toleransi.

Baca Juga :  Peringatan Hari Buruh, Sorotan Kondisi Pekerja di Morowali Mengemuka

Dalam momentum Idulfitri 1447 H, dia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan, saling memaafkan, serta mempererat tali silaturahmi, terlepas dari perbedaan waktu perayaan.

Baca Juga :  Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026

“Idulfitri adalah tentang kemenangan melawan hawa nafsu dan mempererat hubungan antar sesama. Jangan sampai perbedaan justru menghilangkan makna tersebut,” Ucap Deng Joe.

Dengan semangat persatuan, pemuda berharap masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan penuh kedamaian dan saling menghargai, sehingga nilai-nilai kebersamaan tetap terjaga di tengah keberagaman.

Berita Terkait

Menjelang Musda Golkar Sulawesi Selatan: Azimat Sakti Versus Diskresi Ketua Umum, Menakar Peluang IAS dan Appi dalam Perspektif Sosiologi Politik
80 Tahun Mengabdi: UU Baru dan Momentum POLRI Kembali ke Khittah Pengayom Masyarakat
Jeneponto Melesat, Angka Kemiskinan Ekstrem Turun Drastis di Bawah Kepemimpinan Paris Yasir
Menaklukkan Shadow Economy: Langkah Strategis RAPBN 2026 dan Urgensi Satgas Khusus di Bawah Presiden
Andi Gunaldi Ketua RW 5 Kel.Bangkala, Kec Manggala Jagokan Argentina di Piala Dunia 2026
Manifesto Keikhlasan di Tanah Turatea
Makassar Kota Dunia dan Jebakan Kriminal Geng Motor
KNPI Makassar Tegas Tolak Kedatangan Sutradara ‘Pesta Babi’, Ingatkan Potensi Perpecahan di Kalangan Pemuda
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:16 WIB

Menjelang Musda Golkar Sulawesi Selatan: Azimat Sakti Versus Diskresi Ketua Umum, Menakar Peluang IAS dan Appi dalam Perspektif Sosiologi Politik

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:08 WIB

80 Tahun Mengabdi: UU Baru dan Momentum POLRI Kembali ke Khittah Pengayom Masyarakat

Selasa, 30 Juni 2026 - 16:34 WIB

Jeneponto Melesat, Angka Kemiskinan Ekstrem Turun Drastis di Bawah Kepemimpinan Paris Yasir

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:05 WIB

Menaklukkan Shadow Economy: Langkah Strategis RAPBN 2026 dan Urgensi Satgas Khusus di Bawah Presiden

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:38 WIB

Andi Gunaldi Ketua RW 5 Kel.Bangkala, Kec Manggala Jagokan Argentina di Piala Dunia 2026

Berita Terbaru