Demi Sawah Petani Tetap Hijau, Bupati Paris Yasir Turunkan Damkar dan Optimalkan Air Kareloe

- Jurnalis

Sabtu, 18 April 2026 - 20:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jeneponto, allnatsar.id – Pemerintah Kabupaten Jeneponto bergerak cepat menghadapi dampak musim kemarau panjang yang menyebabkan kekeringan di sejumlah wilayah pertanian. Demi menjaga sawah petani tetap produktif dan kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi, Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, SE., MM memimpin langsung langkah darurat dengan mengoptimalkan distribusi air irigasi Kelara kareloe serta menyiapkan bantuan air ke wilayah terdampak, Sabtu (18/4/2026).

Sebagai langkah awal, Bupati Jeneponto menggelar pertemuan koordinasi dengan mengundang Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang, perwakilan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sulawesi Selatan, Kepala Dinas PU Kabupaten Jeneponto beserta Kabid Pengairan, BPBD, Kasatpol PP, Camat Binamu, Camat Turatea, Camat Batang, Camat Tarowang, para kepala desa, lurah, petugas pengamat air Irigasi Kelara, GP3A, petugas pintu air, para juru air (mandor), serta sejumlah tokoh masyarakat.

Pertemuan tersebut membahas langkah cepat penanganan kekeringan sekaligus upaya jangka panjang dalam pembenahan sistem irigasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan petani.

Baca Juga :  Pemkab Jeneponto Perkuat Digitalisasi Transaksi Pemerintahan melalui Optimalisasi ETPD

Bupati Paris Yasir menegaskan bahwa salah satu fokus utama pemerintah daerah saat ini adalah penyamaan persepsi terkait luas area persawahan dan kapasitas debit air yang sudah tidak lagi seimbang.

Saat ini, kapasitas saluran induk Irigasi Kelara diperkirakan hanya mampu mengalirkan sekitar 6 meter kubik per detik untuk melayani area persawahan seluas 6.000 hingga 7.000 hektare. Sementara itu, luas lahan pertanian yang memanfaatkan aliran air saat ini diperkirakan telah mencapai 12.000 hektare.

Dengan kondisi tersebut, diperlukan langkah strategis berupa penambahan kapasitas melalui pelebaran dan perluasan saluran induk irigasi Kelara agar distribusi air dapat lebih optimal dan menjangkau seluruh area pertanian secara merata.

Selain langkah jangka panjang, pemerintah daerah juga menjalankan solusi jangka pendek melalui sistem penggiliran distribusi air bersama pihak terkait. Upaya ini mulai menunjukkan hasil, khususnya di wilayah sekunder irigasi Tarowang yang kini kembali teraliri hingga menjangkau kawasan yang sebelumnya mengalami keterbatasan pasokan air.

Baca Juga :  Pemkot Makassar Tunggu Kepastian Pusat Soal Proyek PSEL

“Alhamdulillah, wilayah yang sebelumnya belum terjangkau kini mulai menerima aliran air. Pemerintah akan terus berupaya menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat,” ujar Bupati Jeneponto.
Berdasarkan kesepakatan bersama, distribusi air dilakukan selama empat hari untuk wilayah Kecamatan Tarowang dan tiga hari untuk wilayah Kecamatan Turatea.

Sebagai bentuk penanganan darurat, Pemerintah Kabupaten Jeneponto juga menyiapkan bantuan air bersih melalui 2 unit mobil pemadam kebakaran serta 1 unit mobil tangki BPBD untuk membantu masyarakat dan lahan pertanian yang membutuhkan.

Armada tersebut disiagakan untuk bergerak cepat ke titik-titik terdampak tanpa mengganggu tugas utama pelayanan masing-masing instansi.

Pemerintah Kabupaten Jeneponto menegaskan komitmennya untuk terus hadir bersama masyarakat melalui kerja nyata, kolaborasi lintas sektor, dan solusi berkelanjutan demi menjaga sawah petani tetap hijau, ketahanan pangan tetap kuat, dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat.

Berita Terkait

Gelar Ngopi Bareng, Pemkab Jeneponto Salurkan 200 Unit Pompa Air untuk Petani
Semarak HUT ke-419 Makassar, Pemkot Siapkan Bedah 419 Rumah hingga Nikah Massal Gratis
Wali Kota Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia, Konstruksi Awal 2027 dan Rampung Akhir Tahun
Bupati Jeneponto Lantik Tiga Pejabat, Tekankan Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Publik
Bupati Paris Yasir Buka Kompetisi Inovasi Daerah 2026, Dorong OPD Hadirkan Terobosan Berdampak Nyata
Appi Tegaskan PSEL Makassar Tunggu Arahan Pusat, Aspirasi Warga Tamalanrea Jadi Pertimbangan
Temui Walikota, Direksi Perumda Parkir Paparkan Penataan Area Parkir Tiga Kawasan Strategis
Sekda Jeneponto Buka FGD I Penyusunan RDTR Kawasan Perkotaan Allu dan Tanetea
Berita ini 109 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Semarak HUT ke-419 Makassar, Pemkot Siapkan Bedah 419 Rumah hingga Nikah Massal Gratis

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Wali Kota Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia, Konstruksi Awal 2027 dan Rampung Akhir Tahun

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Bupati Jeneponto Lantik Tiga Pejabat, Tekankan Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Publik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:55 WIB

Bupati Paris Yasir Buka Kompetisi Inovasi Daerah 2026, Dorong OPD Hadirkan Terobosan Berdampak Nyata

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Appi Tegaskan PSEL Makassar Tunggu Arahan Pusat, Aspirasi Warga Tamalanrea Jadi Pertimbangan

Berita Terbaru