Wajo, allnatsar.id – Jurusan Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makassar melaksanakan kegiatan penanaman bibit pohon di kawasan hutan wakaf Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Kamis (21/5/2026) sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan serta penguatan konsep wakaf produktif berbasis ekologi.
Kegiatan tersebut diikuti oleh dosen, mahasiswa, serta sejumlah pihak yang terlibat dalam pengembangan hutan wakaf.
Penanaman bibit dilakukan sebagai langkah nyata mendukung penghijauan kawasan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan melalui pendekatan ekonomi Islam yang berkelanjutan.
Dalam Hal ini Ketua Jurusan Ekonomi Islam Sirajuddin, S.EI., M.E. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata nilai-nilai ekonomi Islam yang tidak hanya berorientasi pada aspek ekonomi, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan kemaslahatan umat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kesadaran kepada mahasiswa bahwa ekonomi Islam memiliki peran besar dalam menjaga keseimbangan alam. Hutan wakaf menjadi salah satu bentuk wakaf produktif yang manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta menanam berbagai jenis bibit pohon produktif dan tanaman penghijauan yang diharapkan mampu memberikan manfaat ekologis dan ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari penguatan kolaborasi antara dunia akademik dan masyarakat dalam mendukung program pelestarian lingkungan.
Kabupaten Wajo sendiri mulai dikenal sebagai salah satu daerah yang mendorong pengembangan hutan wakaf sebagai bagian dari gerakan wakaf produktif di Indonesia.
Kehadiran mahasiswa Jurusan Ekonomi Islam diharapkan mampu memberikan kontribusi pemikiran serta aksi nyata dalam pengembangan program tersebut.
Melalui kegiatan penanaman bibit ini, Jurusan Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makassar berharap semangat menjaga lingkungan dan mengembangkan wakaf produktif dapat terus tumbuh di tengah masyarakat demi mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan bernilai maslahat bagi umat.









