Pemkab Jeneponto Bergerak Cepat Tekan Anak Putus Sekolah, Data ATS dan Dapodik Dipadankan

- Jurnalis

Senin, 22 Juni 2026 - 16:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Alamsyah Jafar, bersama Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Jeneponto, Mustaufiq

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Alamsyah Jafar, bersama Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Jeneponto, Mustaufiq

Jeneponto, allnatsar.id —  Pemerintah Kabupaten Jeneponto terus memperkuat langkah percepatan penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) melalui pemadanan data berbasis kependudukan.

Upaya tersebut ditandai dengan penyerahan dan pencocokan data ATS dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang berlangsung di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jeneponto, Senin (22/6/2026).

Data ATS tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jeneponto, Alamsyah Jafar, kepada Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Jeneponto, Mustaufiq. Dalam kegiatan itu, Alamsyah didampingi Kepala Bidang PAUD Disdikbud Jeneponto, Asril, serta perwakilan pendamping dari Pattiro Jeka, Haerullah Lodji.

Kolaborasi lintas sektor ini dilakukan untuk menguji validitas data anak usia sekolah berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK). Langkah tersebut dinilai penting agar kebijakan dan intervensi pemerintah dalam mengembalikan anak ke bangku sekolah dapat dilakukan secara lebih cepat, tepat, dan terukur.

Baca Juga :  Jelang SPMB 2026, Disdik Makassar Minta Sekolah Sinkronisasi Data Siswa dan Pastikan NISN Valid

Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Jeneponto, Mustaufiq, mengatakan pemadanan data kependudukan menjadi salah satu kunci utama dalam memastikan seluruh anak usia sekolah teridentifikasi dengan baik.

“Kami ingin memastikan setiap anak di Jeneponto terdata secara valid dalam administrasi kependudukan. Dengan data yang bersih dan akurat, pemerintah daerah dapat memetakan secara tepat anak-anak yang benar-benar tidak bersekolah dan membutuhkan intervensi,” ujarnya.

Menurutnya, pencocokan data secara digital juga bertujuan untuk menghilangkan berbagai anomali data, seperti NIK ganda, kesalahan input, maupun ketidaksesuaian identitas pada sistem Dapodik.

Selain melibatkan Disdikbud dan Dukcapil, proses validasi data ini turut mendapat pendampingan dari Pattiro Jeka guna memastikan seluruh tahapan berjalan objektif dan transparan.

Di sisi lain, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jeneponto juga mengoptimalkan peran Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) sebagai ujung tombak dalam melakukan verifikasi dan validasi (verval) status keaktifan peserta didik di masing-masing satuan pendidikan.

Baca Juga :  Soroti Mekanisme Pembinaan Paskibraka 2026, PPI Jeneponto Minta Klarifikasi Kesbangpol Lewat RDP

Pemkab Jeneponto optimistis proses pemadanan dan validasi data ATS dapat segera dituntaskan. Optimisme tersebut didukung oleh pengalaman Disdukcapil Jeneponto yang sebelumnya berhasil melakukan pemadanan ribuan data Keluarga Risiko Stunting (KRS) dalam waktu relatif singkat.

Setelah proses pemadanan digital selesai, tim teknis gabungan dijadwalkan akan turun langsung ke lapangan untuk melakukan verifikasi faktual terhadap data yang masih dinilai anomali atau belum padan.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada satu pun anak di Kabupaten Jeneponto yang kehilangan hak memperoleh pendidikan hanya karena persoalan administrasi.

“Satu data yang valid adalah fondasi utama dalam mewujudkan hak pendidikan bagi seluruh anak di Kabupaten Jeneponto.”

Berita Terkait

Appi: Pendidikan Berkualitas Tak Hanya Soal Infrastruktur, SDM dan Adaptasi Jadi Kunci
Aliyah Mustika Ilham Buka Pembekalan Pra-CPMI, Tekankan Migrasi Aman dan Kompetensi Kerja
Membaca Ulang Pangadereng di Tengah Perubahan Zaman
HIPMI Sulsel Gandeng Coach Armala, Perkuat Kaderisasi Kepemimpinan Pengusaha Muda
Wali Kota Appi: Guru di Makassar Adaptif terhadap Zaman, Pendidikan Karakter dan Akhlak Siswa Tetap Diperkuat
IKA PNUP Perkuat Jejaring Alumni melalui Penerbitan Kartu Tanda Alumni
Pesan Munafri ke Wisudawan STIM-LPI Makassar: Ini Bukan Akhir Perjalanan, Tapi Awal untuk Memberi Manfaat
Kuliah Umum UCM: Appi Bongkar Rahasia Bangun Karier, Leadership, Networking dan Berani Ambil Peluang
Berita ini 114 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:45 WIB

Appi: Pendidikan Berkualitas Tak Hanya Soal Infrastruktur, SDM dan Adaptasi Jadi Kunci

Rabu, 30 September 2026 - 17:31 WIB

Aliyah Mustika Ilham Buka Pembekalan Pra-CPMI, Tekankan Migrasi Aman dan Kompetensi Kerja

Selasa, 29 September 2026 - 22:58 WIB

Membaca Ulang Pangadereng di Tengah Perubahan Zaman

Senin, 28 September 2026 - 20:29 WIB

HIPMI Sulsel Gandeng Coach Armala, Perkuat Kaderisasi Kepemimpinan Pengusaha Muda

Senin, 21 September 2026 - 13:29 WIB

Wali Kota Appi: Guru di Makassar Adaptif terhadap Zaman, Pendidikan Karakter dan Akhlak Siswa Tetap Diperkuat

Berita Terbaru