Makassar, allnatsar.id – Stadion Lincoln Financial Field di Philadelphia menjadi saksi ketangguhan mental tim nasional Prancis dalam memburu kejayaan turnamen.
Dalam laga babak 16 besar yang berlangsung sengit pada Minggu (5/7/2026) waktu setempat, Les Bleus akhirnya memastikan tiket ke babak perempat final setelah menundukkan Paraguay dengan skor tipis 1-0.
Gol tunggal kemenangan Prancis lahir dari titik putih lewat eksekusi dingin sang megabintang, Kylian Mbappe, pada menit ke-70.
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, pertandingan berlangsung dengan tensi tinggi. Paraguay, yang tampil disiplin dengan blok pertahanan rendah, berhasil membuat lini serang Prancis frustrasi sepanjang 45 menit pertama.
La Albirroja bermain dengan organisasi yang rapat, mematikan ruang gerak gelandang kreatif Prancis dan memaksa mereka bermain melebar.
Prancis mendominasi penguasaan bola, namun Paraguay bukan tanpa perlawanan. Serangan balik cepat dari wakil Amerika Selatan tersebut beberapa kali memaksa lini pertahanan Prancis bekerja ekstra keras untuk menjaga kesucian gawang mereka.
Kebuntuan akhirnya pecah di babak kedua. Pada menit ke-68, sebuah penetrasi berbahaya di dalam kotak penalti Paraguay membuahkan pelanggaran terhadap pemain Prancis. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih.
Kylian Mbappe, yang maju sebagai eksekutor, menunjukkan ketenangan luar biasa. Meski di bawah tekanan puluhan ribu penonton di Philadelphia, Mbappe melepaskan sepakan terukur ke sudut kanan gawang yang tak mampu dijangkau oleh kiper Paraguay. Stadion pun bergemuruh menyambut gol yang memecah kebuntuan tersebut.
“Kami tahu ini tidak akan mudah. Paraguay bermain sangat bertahan dan disiplin. Namun, kami bersabar, terus menekan, dan akhirnya kami mendapatkan momen yang kami butuhkan,” ujar Mbappe pasca-pertandingan.
Setelah tertinggal, Paraguay berusaha keluar menyerang untuk menyamakan kedudukan, namun pertahanan Prancis yang dipimpin oleh kapten tim tetap berdiri kokoh hingga peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan 1-0 ini menjadi bukti kedewasaan Prancis dalam menghadapi lawan yang mengandalkan pertahanan gerendel. Hasil ini tidak hanya mengamankan posisi mereka di babak perempat final, tetapi juga mengirimkan sinyal kuat kepada para pesaing bahwa tim asuhan Didier Deschamps memiliki mental juara untuk menuntaskan pertandingan meski dalam situasi yang sulit.
Bagi Paraguay, hasil ini menjadi akhir dari perjalanan mereka, namun mereka pulang dengan kepala tegak setelah memberikan perlawanan heroik di panggung dunia.









