Komdigi Apresiasi Munafri, MCH Nabuka Nusantara Jadi Ruang Kreatif Anak Muda Makassar

- Jurnalis

Senin, 27 Juli 2026 - 08:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, allnatsar.id — Makassar Creative Hub (MCH) Nabuka Nusantara tak hanya disiapkan sebagai ruang berkumpul dan berekspresi bagi anak muda, tetapi juga diarahkan menjadi wadah pengembangan ekonomi kreatif dan technopreneurship di Kota Makassar.

Hal tersebut disampaikan Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Direktorat Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI, Rama Krisna Prasetya, saat menghadiri launching MCH kedua bertajuk “Nabuka Nusantara” di Jalan Nusantara, Kecamatan Wajo, Minggu (26/7/2026).

“Ini adalah ruang kreatif untuk anak muda di Kota Makassar, kita dorong anak muda Makassar belajar, tumbuh dan kembangkan bakat,” ujarnya.

Kehadiran “MCH Nabuka Nusantara” sendiri, menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam memperluas ruang kreatif bagi generasi muda.

Sebelumnya, MCH pertama telah hadir di kawasan Pantai Losari dan berkembang menjadi ruang berbagai kegiatan lokal, nasional, hingga internasional.

Lebih lanjut, Rama mengatakan, pengembangan MCH memiliki konteks yang erat dengan penguatan ekonomi kreatif.

Karena itu, pihaknya membuka peluang kolaborasi dengan komunitas dan pengelola MCH, khususnya dalam pengembangan sektor technopreneur.

Technopreneur adalah pengusaha yang menggabungkan keahlian bisnis dengan teknologi modern untuk menciptakan produk, layanan, atau solusi inovatif.

“Kalau diperkenankan, kami dari komunitas siap untuk berkolaborasi di MCH, tenti dari sisi technopreneur-nya,” ajakanya.

Saat ini, Pemerintah Kota Makassar, menargetkan tiga Creative Hub dapat hadir pada tahun ini. Kehadiran MCH kedua di Jalan Nusantara diharapkan semakin memperluas akses anak muda terhadap ruang belajar, ekspresi, kolaborasi, serta pengembangan ekonomi kreatif dan digital.

Menurut Rama, keberadaan ruang kreatif seperti MCH menjadi penting karena anak muda tidak hanya membutuhkan tempat untuk berkegiatan, tetapi juga ekosistem yang mampu mendukung mereka dalam mengembangkan potensi.

Baca Juga :  Pemkot Makassar Prioritaskan Warga Pulau, Hadirkan Sekolah Rakyat & Dua Kapal

Ia menilai, kebutuhan anak muda saat ini cukup beragam, mulai dari mentor, fasilitator, ruang ekspresi, rekomendasi, hingga akses untuk meningkatkan kemampuan dan mengembangkan ide menjadi sesuatu yang bernilai ekonomi.

“Kebutuhan anak-anak muda ini yang pertama dari segi mentor, fasilitator, ruang, ekspresi, rekomendasi, segala macam,” katanya.

Karena itu, ia menyambut baik kehadiran MCH Nabuka Nusantara yang dinilai dapat menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, komunitas, pelaku ekonomi kreatif, dan generasi muda.

Rama menyebut, kolaborasi tersebut nantinya dapat diarahkan pada berbagai program pengembangan kapasitas di bidang teknologi.

Salah satunya melalui kemungkinan menghadirkan program edukasi seperti sekolah coding maupun kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan startup.

“Makassar Creative Hub semangatnya ke ekonomi kreatif. Nanti kita siap untuk berkolaborasi untuk perkuat ekosistem kreatif,” tuturnya.

Dengan dukungan pemerintah, komunitas, dan jejaring sektor teknologi, MCH Nabuka Nusantara diharapkan tidak sekadar menjadi tempat berkumpul, tetapi mampu melahirkan talenta digital, pelaku usaha kreatif, hingga technopreneur baru dari Kota Makassar.

Dia menambahkan, pihaknya juga terbuka untuk mendukung berbagai inisiatif yang dapat meningkatkan kemampuan anak muda Makassar dalam bidang teknologi digital.

Rencana program ditawarkan, Sekolah Koding semacam situs web belajar pemrograman berbahasa Indonesia yang menawarkan materi gratis dan berbayar bagi pemula.

Warga dapat mempelajari dasar pembuatan situs web, aplikasi seluler, hingga bahasa pemrograman backend.

“Kalau mungkin kita bisa bikin semacam sekolah coding, sekolah startup, kita siap untuk mendukung teman-teman MCH di Makassar dari sisi technopreneur-nya,” lanjut Rama.

Baca Juga :  Wujud Nyata Komitmen Appi-Aliyah: Creative Hub Jadi Motor Ekonomi Baru Makassar

Menurutnya, penguatan kapasitas teknologi menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif.

Anak muda tidak cukup hanya memiliki kreativitas dan ide, tetapi perlu mendapatkan pendampingan agar mampu mengembangkan ide tersebut menjadi produk, layanan, maupun usaha yang berkelanjutan.

Rama juga mengingatkan agar keberadaan MCH tidak berhenti pada pembangunan fisik atau sekadar menjadi tempat berkegiatan.

Fasilitas yang telah disediakan pemerintah daerah harus dimanfaatkan secara optimal oleh anak muda untuk mengembangkan kemampuan dan membangun jejaring.

Dia pun mengajak komunitas dan generasi muda yang akan menggunakan MCH Nabuka Nusantara agar aktif mengisi ruang tersebut dengan kegiatan positif.

“Harapan kita tim MCH ini harus benar-benar memanfaatkan ruang yang sudah difasilitasi oleh pemerintah Kota untuk saat ini,” imbuh dia.

Rama bahkan memberikan apresiasi kepada Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin yang dinilai telah memberikan ruang bagi generasi muda untuk berekspresi, berkolaborasi, dan mengembangkan potensinya.

Ia berharap dukungan pemerintah terhadap MCH dapat terus berjalan selama kegiatan yang dilakukan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

“Harus banyak terima kasih Pak Wali sudah memberikan ruang yang menurut saya ini keren banget untuk teman-teman di sini,” ucapnya.

Ia meyakini, pemerintah Kota Makassar masih akan memberikan dukungan terhadap berbagai aktivitas di MCH selama kegiatan tersebut bersifat positif dan mampu memberikan manfaat nyata.

“Saya yakin Pak Wali masih siap support selama kegiatan itu positif dan bisa memberikan manfaat buat generasi muda,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dirjen Keuda Kemendagri Dukung Program Prioritas Makassar, APBD Harus Berdampak Untuk Publik
Pemkab Jeneponto dan Dewan Profesor Unhas Bahas Solusi Ilmiah untuk Percepatan Pembangunan Daerah
SI-PAKATAU Diluncurkan, Bupati Paris Yasir Harap Inovasi Perlindungan Tenaga Kerja Maritim Benar-Benar Dirasakan Masyarakat
Awasi Tata Ruang dari Pesisir hingga Pulau, Distaru Makassar Hadirkan Inovasi Railing Besi
Wakil Wali Kota Makassar Hadiri Jamuan Resmi The 9th ASCN Annual Meeting dan BEC Awards 2026 di Banyuwangi
Pemkab Jeneponto Bahas Rencana Pembangunan Industri Pakan Ternak, Sambut Tim Verifikasi Lapangan SSIC 2026
Pemkot Makassar Hadirkan Sao Raja Tana Daeng Festival 2026, Aliyah Mustika Ilham: Budaya Adalah Amanah yang Harus Dijaga
Ketua KONI Makassar: Anggaran Hibah Lewat Mekanisme APBD di SKPD, Jangan Kaitkan Nama Wali Kota
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 08:06 WIB

Komdigi Apresiasi Munafri, MCH Nabuka Nusantara Jadi Ruang Kreatif Anak Muda Makassar

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:03 WIB

Dirjen Keuda Kemendagri Dukung Program Prioritas Makassar, APBD Harus Berdampak Untuk Publik

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:38 WIB

Pemkab Jeneponto dan Dewan Profesor Unhas Bahas Solusi Ilmiah untuk Percepatan Pembangunan Daerah

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:13 WIB

SI-PAKATAU Diluncurkan, Bupati Paris Yasir Harap Inovasi Perlindungan Tenaga Kerja Maritim Benar-Benar Dirasakan Masyarakat

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:45 WIB

Awasi Tata Ruang dari Pesisir hingga Pulau, Distaru Makassar Hadirkan Inovasi Railing Besi

Berita Terbaru