Penataan Parkir Makassar Diperketat, Rekrutmen Jukir Wajib Ikuti SOP

- Jurnalis

Senin, 21 September 2026 - 15:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama Perumda Parkir Makassar, Adi Rasyid Ali

Direktur Utama Perumda Parkir Makassar, Adi Rasyid Ali

Makassar, allnatsar.id — Direktur Utama Perumda Parkir Makassar, Adi Rasyid Ali, menegaskan bahwa penataan perparkiran harus disertai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang jelas, termasuk dalam proses perekrutan juru parkir (jukir).

Pasalnya, setiap kantong parkir yang dibangun dan digunakan masyarakat harus bersifat resmi serta dikelola secara tertib. Perekrutan jukir baru juga harus melibatkan dan diketahui oleh pemerintah wilayah setempat.

“Harus ada kantong-kantong parkir yang dibangun dan resmi, tetapi dengan catatan harus tertib dan ada SOP. Untuk rekrutmen terbaru harus diketahui lurah dan camat,” kata Adi Rasyid Ali, Senin (21/9/2026).

Baca Juga :  Usai Bertamu Appi, Pertamina Janji Tingkatkan Pelayanan SPBU dan Urai Antrean Lewat Buffer Zone 24 Jam

Khusus di wilayah Kecamatan Mamajang, kata Adi, koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan kelurahan menjadi bagian penting dalam penataan parkir.

Selain itu, data para jukir yang bertugas nantinya akan dikoordinasikan dengan aparat kewilayahan dan kepolisian. Hal tersebut untuk memastikan identitas dan kontak jukir dapat diketahui apabila terjadi persoalan di lapangan.

Menurut dia, penataan parkir tidak dapat dilakukan hanya oleh Perumda Parkir. Dibutuhkan sinergi dengan berbagai pihak, termasuk kepolisian, pemerintah kecamatan, kelurahan dan Dinas Perhubungan.

Baca Juga :  Perumda Parkir Makassar Menerjunkan 20 Personel Amankan Parkir Konser di Kawasan TSM

“Ini tugas kami semua, bukan hanya tugas Perumda Parkir. Kami tidak bisa sendiri bekerja. Kami butuh dukungan dari teman-teman Polri, pihak kecamatan dan tentu Dinas Perhubungan yang berkaitan dengan rekayasa lalu lintas,” ujarnya.

Ia pun menekankan, penataan perparkiran merupakan bagian dari upaya bersama untuk menciptakan kondisi Kota Makassar yang aman, nyaman, tertib dan beretika.

Lebih jauh, ARA berharap koordinasi lintas sektor tersebut dapat menghasilkan sistem pengelolaan parkir yang lebih teratur sekaligus memberikan kepastian bagi masyarakat maupun juru parkir yang bertugas.

Berita Terkait

Bupati Jeneponto Hadiri Coffee Morning, Perkuat Koordinasi Perangkat Daerah
Usai Bertamu Appi, Pertamina Janji Tingkatkan Pelayanan SPBU dan Urai Antrean Lewat Buffer Zone 24 Jam
Barrier Gate Mulai Diterapkan di Anjungan Losari, Hj Umiyati Beri Apresiasi Perumda Parkir
Antisipasi Kelangkaan, Sekda Jeneponto Pantau 3 SPBU dan Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying BBM
Audiensi dengan HMI, PLN UID Sulselbar Janji Respon Cepat Aduan dan Klaim Kerusakan Elektronik
Resmikan Masjid Baitul Aqsha, Munafri Ajak Masyarakat Makmurkan Masjid dan Jaga Indeks Toleransi
Pemkab Jeneponto Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Usung Tema “Jeneponto Beribadah”
Kinerja Lurah Dievaluasi, Appi: Saya Mau Pastikan Mereka Benar-Benar Bekerja
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 15:42 WIB

Penataan Parkir Makassar Diperketat, Rekrutmen Jukir Wajib Ikuti SOP

Senin, 14 September 2026 - 10:14 WIB

Bupati Jeneponto Hadiri Coffee Morning, Perkuat Koordinasi Perangkat Daerah

Minggu, 13 September 2026 - 22:01 WIB

Usai Bertamu Appi, Pertamina Janji Tingkatkan Pelayanan SPBU dan Urai Antrean Lewat Buffer Zone 24 Jam

Jumat, 11 September 2026 - 21:26 WIB

Barrier Gate Mulai Diterapkan di Anjungan Losari, Hj Umiyati Beri Apresiasi Perumda Parkir

Jumat, 11 September 2026 - 09:47 WIB

Antisipasi Kelangkaan, Sekda Jeneponto Pantau 3 SPBU dan Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying BBM

Berita Terbaru