BPBD Makassar Pasang Early Warning System Otomatis di Titik Rawan Banjir

- Jurnalis

Jumat, 31 Oktober 2025 - 16:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, allnatsar.id — Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir di musim penghujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar mulai memasang Early Warning System (EWS) Banjir di sejumlah titik rawan genangan dan aliran sungai utama.

Langkah ini merupakan bagian dari program mitigasi bencana berbasis teknologi, yang bertujuan memperkuat sistem deteksi dini serta mempercepat respon masyarakat terhadap potensi bencana banjir di wilayah perkotaan.

Perangkat EWS yang dipasang dilengkapi sensor otomatis real-time yang mampu mendeteksi ketinggian air sungai secara akurat. Ketika permukaan air mencapai batas waspada, sistem secara otomatis akan mengaktifkan sirine atau alarm sebagai tanda peringatan dini bagi masyarakat di sekitar lokasi.

Teknologi Sensor Otomatis untuk Deteksi Dini

Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, H. M. Fadli Tahar, menjelaskan bahwa EWS banjir yang dipasang kali ini merupakan perangkat modern dengan sistem pemantauan otomatis yang terintegrasi langsung dengan pusat informasi bencana BPBD.

“Sistem ini dirancang agar mampu memberikan peringatan cepat kepada warga. Begitu ketinggian air mencapai ambang batas, sirine akan berbunyi otomatis sehingga masyarakat bisa segera bersiap dan melakukan langkah evakuasi mandiri,” jelas Fadli, Jumat (31/10/2025).

Ia menambahkan bahwa teknologi ini diharapkan mampu memperkuat ketangguhan masyarakat di wilayah rawan banjir serta membantu pemerintah dalam mengurangi dampak sosial dan ekonomi akibat bencana.

“Dengan adanya sistem ini, warga diharapkan dapat lebih siaga menghadapi kondisi darurat. Waktu respon yang cepat sangat menentukan keselamatan warga dan harta benda,” tambahnya.

Wujud Kota Tangguh Bencana

Pemasangan EWS Banjir dilakukan di beberapa titik prioritas di wilayah Makassar yang kerap terdampak genangan saat curah hujan tinggi.
Selain memasang alat peringatan dini, BPBD juga melakukan sosialisasi dan pelatihan kepada masyarakat sekitar, agar mereka memahami fungsi sistem ini dan langkah-langkah yang harus diambil ketika alarm peringatan berbunyi.

Baca Juga :  Langkah Serius Wali Kota Munafri Tuntaskan Persoalan Sampah Kota Makassar

Menurut Fadli, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai instansi teknis menjadi kunci keberhasilan mitigasi bencana di daerah perkotaan.

“Kota Makassar berkomitmen menjadi kota tangguh bencana. Kehadiran teknologi seperti EWS ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah dalam melindungi warganya dari ancaman bencana alam,” ujarnya.

BPBD Kota Makassar berharap, dengan terpasangnya sistem peringatan dini otomatis ini, masyarakat akan semakin siaga, tanggap, dan tangguh menghadapi potensi banjir di musim penghujan mendatang.

Baca Juga :  Apel Siaga Bencana, Wali Kota Munafri: Tanggung Jawab Ini Milik Kita Semua

Program ini juga menjadi simbol kolaborasi antara inovasi teknologi dan kesiapsiagaan masyarakat dalam membangun Makassar yang aman dan berketahanan terhadap bencana. (*)

Berita Terkait

Pelayanan Makin Humanis, RSUD Daya Makassar Luncurkan Inovasi GELIAT Solusi Penahanan Pasien
Wakil Wali Kota Makassar Dukung Suksesnya Sensus Ekonomi 2026, Terima Audiensi BPS Kota Makassar
FORDES MATAPPA Dikukuhkan, Pemkab Luwu dan MDA Perkuat Ruang Dialog Masyarakat Lewat Program Jaga Desa
Gandeng 23 Kampus, BPBD Makassar Siapkan 23.000 Mahasiswa Tangguh Bencana
Jumlah Siswa Baru di Jeneponto Meningkat 10%, Kadis Dikbud Tegaskan MPLS Wajib Dilaksanakan
Ujian Hasil Doktor Sirajuddin: Kaji Islamic Economics Prosperity dan Ekologi Hutan Wakaf
Tabrak Hasil Pemilihan Senat, Abdul Saman, Dekan FIP UNM di Gugat, Plt Rektor Diminta Turun Tangan
Hari Pertama SPMB Jalur Domisili, Kadisdik Makassar Sidak Sekolah Pastikan Verifikasi Transparan
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:52 WIB

Pelayanan Makin Humanis, RSUD Daya Makassar Luncurkan Inovasi GELIAT Solusi Penahanan Pasien

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:34 WIB

Wakil Wali Kota Makassar Dukung Suksesnya Sensus Ekonomi 2026, Terima Audiensi BPS Kota Makassar

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:13 WIB

FORDES MATAPPA Dikukuhkan, Pemkab Luwu dan MDA Perkuat Ruang Dialog Masyarakat Lewat Program Jaga Desa

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:26 WIB

Gandeng 23 Kampus, BPBD Makassar Siapkan 23.000 Mahasiswa Tangguh Bencana

Senin, 13 Juli 2026 - 11:37 WIB

Jumlah Siswa Baru di Jeneponto Meningkat 10%, Kadis Dikbud Tegaskan MPLS Wajib Dilaksanakan

Berita Terbaru